Menguak Misteri Kacer Jawara Eksotis Laut Merah

| Dibaca 32,789 kali

 LAUT MERAH – ANGGA BASTYAN CSF

Om Angga Bastyan CSF sang pemilik  Kacer Laut Merah
Om Angga Bastyan CSF sang pemilik Kacer Laut Merah

Kacer Yang Populer dengan sebutan Kucica atau Haur sangat dikenal memiliki segudang misteri pola perawatan yang berbeda. Tidaklah mudah seorang pemilik untuk mencetak Kacer yang mampu bertahan stabil sebagai burung jawara hingga namanya popular dijagat perburungan, karakteristik fighter unik yang ditampilkannya serta pesona gaya Kacer itu sendiri ketika sedang bertarung menjadi salah satu alasan kuat Om Angga Bastyan dari Countener Single Fighter (CSF) mencintai burung tersebut.

Selain terkenal sebagai pengorbit Kacer jawara dilapangan, kicaumania muda yang satu ini juga terkenal sangat loyal dan bersahabat dengan sesama rekan-rekan kicaumania untuk berbagi Tips dan Triknya seputar Kacer agar dapat moncer diarena.

Kacer Laut Merah in Action
Kacer Laut Merah in Action

Memiliki postur tubuh yang  berkualitas yakni tegap dan proporsional, Kacer Laut Merah akhir-akhir ini menjadi pembicaraan hangat kalangan sobat kicaumania terutama para pecinta Kacer. Seringnya mendulang prestasi yang luar biasa disetiap gelaran nasional yang diikuti menempatkannya masuk kedalam jajaran elite Kacer jawara papan atas Ibukota.

Rawatan harian yang tidak neko-neko yakni non umbar dan hanya mandi malam sebanyak 2 kali dalam 1 minggu membuat Kacer yang memiliki gaya eksotis dengan buka ekor sensual, sayap getar-getar sembari meliuk-liuk saat digantangkan. Terlepas dari itu semua, selain memiliki volume tembusnya yang dahsyat dan tajam burung jawara yang hanya diberi asupan Jangkrik alam sebanyak 7 ekor dan Kroto setiap harinya ini dapat bekerja secara maksimal tanpa kendor sedikitpun performanya.

Kacer Laut Merah in Action
Kacer Laut Merah in Action

Lebih lanjut burung yang memiliki nama latin Magpies Robin ini juga terkenal faseh, dalam unjuk kemampuan irama ngeroll Gereja dengan langsung disambung tanpa jeda suara isian Lovebird, Cililin serta Jenggotan yang dilantunkan dengan indah lewat paruh tebalnya.

Dalam kurun waktu dari 2013 hingga 2016, eksistensi Laut Merah diranah perburungan cukup disegani hingga banyak menorehkan segudang prestasi yang diraihnya. Om Angga Bastyan sangat optimis bahwa Kacer merupakan masuk dalam Kelas bergengsi. Maka menjadi sebuah kebanggan apabila bisa mencetak Kacer sebagai sang juara hingga dapat stabil menjaga performanya sampai detik ini,” Pungkasnya. *Arie