Danzoo, Panadol Tampil Perkasa dan Cendet Doa Ibu Nyeri…

| Dibaca 5,949 kali

Piala Samber Nyawa 413 Bremoro

Kendati hujan peserta masih ramai
Kendati hujan peserta masih ramai

Mediabnr – Ngentrok jambul dengan isian kenari ngebrem ciblek menjadikan cucak hijau Danzoo milik Adit Bowo K2K SF tampil sebagai juara 2 di kelas cucak hijau RM Said, di gelaran Piala Samber Nyawa, Minggu 11 Februari 2018 di 413 Bremoro, Palur –  Mojolaban – Sukoharjo. Event dalam rangka HUT KOSTRAD ke 57 tahun tersebut, juga di hadiri Mayor Infanteri Krisna Pribudi Danyonif Raider 413 Bremoro, dan berkenan memberikan trophy juara pertama di kelas lovebird paud A Brotherhood.

Paud Panadol punyaan Ajik PRJ Koplak team kembali exsis
Paud Panadol punyaan Ajik PRJ Koplak team kembali exsis

Ajik PRJ Koplak Team berhasil juara ke-2 di kelas lovebird balibu A, melalui aksi gacoan lovebird Panadol. “ Lovebird ku ini, baru turun di kontes 2 kali, yang pertama nyeri juara satu dan kali ini sukses raih juara 2. Bagi para lovebird loves, saya juga menyediakan lovebird materi lomba, dari hasil breeding kami, “ ungkap Ajik, ketika menolak penawaran lovebird Panadol Rp 3,5 juta.

Doa Ibu nyeri
Doa Ibu nyeri

Ramainya lomba tidak hanya di awal-awal lomba, di sesi-sesi terakhir pun kendati hujan turun , peserta masih antusias mengikuti lomba. Agung BP selaku ketua panitia yang di temani Fangky Hakim selaku ketua pelaksana, mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta yang hadir dan selamat bagi para juara.

Cucak hijau Danzoo milik Adit Bowo K2 K SF tampil juara 2 setelah ngebrem
Cucak hijau Danzoo milik Adit Bowo K2 K SF tampil juara 2 setelah ngebrem
Mayor Infanteri Krisna Pribudi Danyonif Mekanis Raider 413 Bremoro menyerahkan trophy
Mayor Infanteri Krisna Pribudi Danyonif Mekanis Raider 413 Bremoro menyerahkan trophy

Di kesempatan ini pula, Sukoharjo Bersatu berhasil raih juara umum BC dan Gredek SF dari Jombang sukses raih juara umum SF. Selain pemberian hadiah bagi para juara, panitia juga menyerahkan doorpres dari sponsor, berupa lovebird paud, sangkar, obat, dan lain – lain, menjadikan Piala Samber Nyawa lebih semarak.

Sutrisno Kesit bersama Sadam silaturahmi ke even Piala Samber Nyawa, dengan menurunkan cendet Doa Ibu. Cendet yang punya gaya duduk angka satu, sambil roll isian komplit tersebut, berhasil raih nyeri juara 1. “  Ini merupakan obat kerinduan ku terhadap lomba burung, yang sekian lama saya tinggal ke Qatar melatih atlit badminton , ucap Kesit. ( agus farrel)

Baca Juga : Daftar Juara Piala Samber Nyawa – Sukoharjo (11/2/2018)

Kumpulan Berita :