Nikmatnya Kebersamaan Meminum Kopi

Foto: ist

MediaBnR.Com – “Siapa saya?”, Sebetulnya sebuah pertanyaan yang sangat aneh dan mengherankan, terutama bila usia kita sudah cukup berumur. Tetapi kalau mengingat kalau hidup kita sebenarnya singkat saja, seperti orang yang mampir minum kopi, begitu kata sebuah pepatah bijak, maka pertanyaan siapa saya menjadi sangat penting.

Apalagi dalam kehidupan kita sebagai kicaumania, kita sering berada di tengah-tengah euforia lomba, dimana berbagai peristiwa dan pengaruh psikologi massa bisa menyulut emosi tinggi, sehingga tanpa sadar, berbagai sifat negatif muncul seperti kesombongan, egoisme, atau kemarahan yang meluap dan meledak-ledak tanpa kendali merugikan diri sendiri dan orang lain

Lewat pepatah bijak bahwa hidup itu singkat seperti orang yang sekadar mampir untuk minum kopi, maka kita bisa introspeksi siapa sebenarnya saya ini? Lalu akhirnya kita menjadi mawas diri dan apakah akhirnya semua materi duniawi yang kita miliki sekarang ini akan kita bawa ketika kita mati? Jadi mengapa kita bisa meninggikan diri sendiri dan merendahkan harkat sesama manusia lain?

Kicaumania, mawas diri hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai pemikiran dewasa. Mereka akan lebih senang mengelus dada daripada  menepuk dada. Mereka akan lebih senang  tersenyum daripada membentak orang atau mengebrak meja. Hindarkan pengaruh perasaan atau emosional sesaat, karena hal ini seringkali akan menghasilkan keputusan-keputusan yang kurang bijaksana. Dengan mawas diri maka secara berangsur-angsur pada jiwa kita akan tertanam rasa solidaritas, toleransi, rendah diri, menghormati orang lain. Jayalah kicaumania Indonesia. (red)

Baca Juga  Even Akbar Memang BnR Yang Bisa