Bogor (MediaBnR.Com) – Sabar, murai batu Tomy, dengan materi isian full dan tembakan cililin yang panjang berhasi mencuri perhatian kicaumania dan juri saat pertandingan burung berkicau di laapnagan Citayem Enterprise, depan Perumahan Atsiri Permai Pertanian Citayam atau dekat kolongan merpati, Selasa (2/6/2015). Sabar sudah jadi milik Cak Udin tanpa banyak pertanyaan kicaumania sejati langsung meminang Sabar dengan Rp 35.000.000 di tempat.

Sabar Dipinang dengan Harga Rp 35.000.000

Sabar Dipinang dengan Harga Rp 35.000.000

Sinabung milik Agus Dombret Dipo Team, guncang Arena

Sinabung milik Agus Dombret Dipo Team, guncang Arena

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sedangkan lawan terberat Sabar di kelas murai batu, Sinabung miliki Agus Dombret Dipo Team yang bertarung seperti pahlawan dengan amunisi isian komplit. “Sinabung telah membuktikan dia layak jadi jawara sejati didampingi Elcino murai milik Riano/Firman akan terus berjuang di event nasional berikutnya,” kata Agus Domberet Dipo Team.

Noisy Boy, cucak hijau milik Ipeng Sawangan BC, kekekanyan dahsyat hingga babak terakhir. Perdana hijrah ke daerah, Noisy Boy tetep jadi idola di kelas cucak hijau. Bersama Dewi Persik cucak jenggot terus menjalin silahturahmi kicaumania.

Noisy Boy Tampil Jadi Jawara

Noisy Boy Tampil Jadi Jawara

“Kentrong Carok dari CPPM Pamulang kecil ijo mungil tetap bertahan di jalur jawara pleci. Pleci masih jadi amunisi tangguh CPPM Pamulang jalin silahturahmi dengan plecimania,” kata Hariri.

Kentrong Carok, pleci milik Hariri CPPM Pamulang, silahturami ke Koloni Pleci Citayem

Kentrong Carok, pleci milik Hariri CPPM Pamulang, silahturami ke Koloni Pleci Citayem

Anas Yusuf dan Ryan atas nama panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi kicaumania bertanding di Citayem Enterprise tidak teriak dan tertib. Pekan depan Citayem Enterprise menggelar latber rutin setiap Selasa dan Jumat mulai pukul 13.00 WIB dengan tiket Rp30.000, Rp25.000, Rp20.000 dan Rp15.000. (Ahmadi)

Baca Juga  Jelang Special Valentine Day 13 Februari 2016