cats

MediaBnR.Com – Yayasan BnR berdiri 13 Desember 8 tahun yang lalu dimana BnR berdiri untuk merubah tatanan perburungan nasional. Pendobrak dunia burung yang mana 8 tahun yang lalu hanya dikuasai oleh orang – orang yang punya kepentingan saja. Seperti kita lihat apa yang telah diberikan Yayasan BnR kepada dunia perburungan ini? Mungkin saja para pecinta burung yang baru berkecimpung akhir – akhir ini. Tidak merasakan dan melihat perjuangan Yayasan BnR menjadikan dunia burung seperti sekarang ini. Mereka hanya melihat lomba yang begitu banyak kios juga banyak yang berdiri di setiap daerah. Apakah BnR meminta upeti atau meminta suatu penghargaan apa yang telah BnR lakukan?

“Ha..ha.. siapa juga yang mau kasih penghargaan dan BnR juga tidak meminta penghargaan atau suatu pengakuan. Yang terpenting sekarang ini apa yang sudah berjalan mari kita nikmati bersama – sama. Kalau aku boleh bicara tidak ada yang perlu lagi didobrak dunia perburungan ini. Tidak perlu lagi satu proklamator di dalam dunia burung sekarang ini. Sekarang tinggal kita jaga saja satu dengan yang lain biar tidak terjadi senggolan. Yang mau jual burung silahkan yang mau jual produk silahkan manfaatkan saja sama – sama dunia burung ini,” pesan Bang Boy.

Ketua BnR Riau didampingi pengurus membagikan masker kepada pengguna jalan

Kegiatan Sosial BnR Riau – Pembagian Masker untuk Atasi Asap Pekanbaru

Bijaksana dan memang seorang bapak perburungan yang menjadi idola para kicaumania. Yayasan BnR kedepan banyak terjun kedalam dunia sosial dengan akan dibentuknya BnR Foundation, Koperasi Yayasan BnR sementara khusus untuk anggota BnR saja. Bukan hanya itu saja BnR mulai terjun ke dunia usaha konveksi. Tapi kembali motto BnR “Tidak Ada Penangkaran Tidak Ada Lomba” sudah menajdi harga mati. Yayasan BnR juga mulai melebarkan sayapnya ke daerah Sulawesi dan Kalimantan dan akan merambah Papua.

BnR Peduli Merapi

BnR Peduli Merapi

“Pada prinsipnya BnR tidak mau menganggu dan tidak akan ikut campur urusan di luar BnR. Walaupun kenyataannya secara jujur BnR yang selalu dianggap penghalang. Kemudian melakukan hal hal yang memang disengaja untuk memperlambat lajunya BnR. Perlu diingat bukan BnR tidak mampu untuk melakukan apa yang dilakukan terhadap BnR. Tapi banyak hal yang dipertimbangkan yang lebih utama yaitu kicaumania. Karena kalau BnR jadi ikut melakukan gerakan membabi buta jadi bingung kicaumanianya. Kalau BnR sudah menjadi payung kicaumania kalau payungnya aku tutup. Kasihan kicaumania pada kehujanan dan kepanasan kan kalau mereka sakit siapa yang susah? Tetap saja BnR yang akan susah kalau kicaumania menjadi sakit,” kata Bang Boy sambil tersenyum. (red)

Baca Juga  Diklat Juri BnR Indonesia 29 Juli 2016