Suasana di Kelas Murai Batu di Bogor Enterprise

Suasana di Kelas Murai Batu di Bogor Enterprise

Bogor (MediaBnR.COM) – Penyebaran brosur event lomba dari setiap EO sudah pasti bertujuan agar informasi yang diberikan menjadi tepat sasaran dan tidak menutup kemungkinan kicaumania dari luar kota pun bersedia meluangkan waktunya untuk hadir dan mengikuti gelaran tersebut. Oleh karena itu jangan pernah EO menutup mata dan menganggap hal ini biasa saja karena kehadiran kicaumania yang datang jauh-jauh dari luar kota sudah pasti menjadi salah satu penghargaan khusus juga bentuk apresiasi dari adanya sebuah informasi.

08 SF Tampil Gemilang

08 SF Tampil Gemilang

Banyak faktor yang mendukung baik itu informasi tentang suatu kenyamanan tempat, penilaian atau bisa juga karena keramahan dari sang tuan rumah. Hal seperti ini sangat betul-betul diperhatikan oleh seorang Andi Suseno sebagai Owner BBF Enterprise.

Dalam setiap minggunya pasti ada saja kicaumania yang hadir dari luar kota Bogor. Kalau untuk kicaumania dari wilayah Kabupaten Bogor saja sudah tidak diragukan lagi. Bahkan banyak yang sudah layaknya seperti member tetap. Namun siapa sangka apabila kicaumania Depok, Tangerang hingga Bekasi rela datang untuk menggantang amunisi jagoan-jagoannya di gantangan BBF Enterprise yang berlokasi di Komplek Perumahan KRR ini. Bahkan kondisi seperti ini masih berlanjut dan ini menjadi salah satu prestasi yang luar biasa dari BBF Enterprise di dunia perburungan khususnya di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Bertepatan dengan gelaran lomba kali ini, Sabtu (17/12/2016), pasukan 08 SF mendominasi di tangga juara. Di bawah komando Said Nandy, amunisi love bird miliknya yang bernama Susy, berada di posisi runnerup bersanding dengan Mayang milik Fatih, rekan satu timnya, yang bertengger di posisi satu di Kelas Santun. Sementara amunisi love bird Xena milik Ferry yang juga masih besutan 08 SF, berada di posisi pertama di Kelas Gentayangan Ganas.

Antho dan Ayi Bogor

Antho dan Ayi Bogor

Keesokan harinya, Minggu (18/12/2016), Bogor Enterprise sukses menggelar latber spesial hingga menembus angka 700 lebih total gantangan. Sejak awal sebelum sesi lomba dimulai, tidak bosan-bosannya Anto selaku owner dari JIP memberikan penjelasan melalui pengeras suara perihal tata tertib yang harus ditaati oleh para peserta lomba dan hal ini tidak lain bertujuan untuk memperkecil tingkat kesalahan dalam penilaian. Secara teknis, saat lomba ini berlangsung semuanya dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Bahkan hampir tidak ada sama sekali kicaumania yang melakukan protes kepada sang pengadil lapangan. Kalaupun ada beberapa pemain yang bertanya perihal apa kekurangan dari amunisi miliknya, dapat dijawab dengan sangat baik dan jelas. Hal inilah yang membuat para kicaumania  merasa puas menggantangkan burung jagoannya di tempat ini.

Baca Juga  Algojo Terus Meroket, R Naufiq Sensional

Kalau kita cermati grafik dari kicaumania di Bogor Enterprise ini cenderung selalu ada peningkatan dan absensi kehadiran para peserta tidak pernah kurang dari 600 total gantangan dalam setiap minggunya.

Pada saat mengelar sebuah launching dimanapun itu tempatnya, sudah pasti gelaran tersebut seperti gula yang dikerubuti oleh semut. Tapi apakah manisnya tetap abadi? Tidak sedikit juga EO yang akhirnya gulung tikar karena ketidakjujurannya dalam penilaian burung. Hal seperti inilah yang selalu Anto jaga karena apabila melakukan kesalahan sekali saja bisa berakibat sangat fatal. Karna lidah kicaumania itu jauh lebih tajam dari sebilah pisau. (Rizky D)

BACA JUGA: