juara kelas hanging

juara kelas hanging

Yogya (Mediabnr) – Road to Phoenix award kembali di gelar di yogyakarta tepatnya dikota bantu pasar seni gabusan, dari 4 blok yang disediakan panitia atau sekitar 175 kerekan, semuanya terisi penuh bahkan dikelas setengah tiang panitia sampai menolak peserta.

Ramainya peserta sendiri dikarenakan ini event perdana setelah sebulan tidak berlomba karena bulan ramadhan dan idul fitri, jadi wajar kalau kung mania dari yogya sekitar, solo, kebumen, magelang, semarang berebut tiket untuk ambil bagian,  menurut anang teratai turun dibantul ini juga dalam rangka menyiapkan jagoanya sebelum fight di Asean Cup pamekasan madura.

Jalannya lomba sendiri terbilang menarik dikelas dewasa senior Liberty yang digantang dikerekan no 66 terlihat berjibaku dengan lengang kencana no 76, kedua burung ini saling beradu mengeluarkan suara merdunya berusaha memikat juri yang bertugas pagi itu. Setelah 4 babak penilaian Liberty milik Sword BF solo dinyatakan tampil sebagai pemenang dan berhak tampil di Phoenix Award Jakarta akhir tahun 2017.

juara kelas piyik setengah

juara kelas piyik setengah

Dikelas dewasa yunior  jagoan mlik team perkutut rakyat semarang mendominasi penilaian, digantang dikerekan 113 fortuner tampil stabil babak demi babak dilalui fortuner dengan santai, meski sempat mengkoleksi koncer 3 warna namun jagoan milik Panji dari gunung kidul ini tidak mampu melampuai penilaian Fortuner, dengan dinobatkan sebagai juara kelas dewasa senior maka FORTUNER  jagoan milik mas ud dari semarang ini  berhak meraih tiket tampil di Phoenix Award TMII 2017.

Kelas piyik setengah tiang jagoan milik santosa salim sukses menelikung cahaya sukma milik Mas ud , sempat saling susul nilai namun burung produk batu ssangkar ini akhirnya lebih unggul  penilaian dan berhak meraih tropi pertama kelas piyik setengah tiang, dikelas piyik hanging  cendrawasih milik wawan widya unggul sejak awal babak, meski perolehan nilaianya sempat ditempet oleh predator dan produk Teen BF namun jagoan milik Wawan Widya lah yang berhak membawa pulang tropi phoenix cup.

Baca Juga  Janoko Jadi Raja, Team Perkutut Rakyat Semarang Dominasi Kejuaraan

Baca Juga : Daftar Juara Perkutut Bantul Phoenix Cup – Jogja (0/7/2017)

Usai perlombaan panitia sangat berterimakasih kepada seluruh peserta dan pakan perkutut PHOENIX selaku pihak sponsor utama, dan harapan dan panitia Phoenix bisa jadi peserta dievent event selanjutnya. Phoenix road to award sendiri dijadwalkan digelar secara bergantian di berbagai tempat dan rencananya untuk penyerahan penghargaan diakhir lomba  akan dibagi menjadi 2 tempat dijakarta dan jawa tengah adapun Jadwal Road to Phoenix Award selanjutnya rencana nya digelar dikebumen tanggal 23 juli 2017, ayo kung mania jateng sukseskan road to phoenix award dan jadikan momentum kebangkitan kung mania indonesia, harap anang teratai selaku pengagas road to phoenix award. @NEAR