Ramayana Team Tasikmalaya

Kru Ramayana Team Tasikmalaya pengorbit burung-burung jempolan.

MediaBnR,- Nama H. Agus Ramayana Team Tasikmalaya mungkin sedang naik daun seiring dengan aksi sensasional dua burungnya di lomba Liga nasional PMTI Vitarest 2018, lapak Cikurubuk Tasikmalaya pekan lalu. Dua aksi los dor Cubor dan Tomir yang langsung diganjar fulus 300 juta oleh team Panghegar Putra Bandung menjadi perbincangan hangat transaksi sensasional diawal tahun.

Bagaimana H. Agus Ramayana mengorbitkan Cubor dan Tomir?

Agus Ramaya adalah mania sejati merpati asal kota Tasikmalaya. Sebelum ramai trek tinggian, ia pernah main merpati balap. Beberapa tahun ia main merpati balap dan akhirnya pindah ke merpati tinggian. Nah, burung-burung trah balap itulah yang dijadikan indukan (bapak) Cubor dan Tomir.

Sementara indukan (ibu) adalah asli darah tinggian Jekichen, Walet, Nipon dan Ajib yang berasal dari ternakan Mang Alit yang kemudian dibeli Ramayana. Mang Alit berhasil menjadi breeder penghasil anakan mengcrosingkan darah Jekichen, Walet, Nipon dan Ajib. Keempat burung tersebut seperti kita tahu adalah jawara pada masanya, memiliki kualitas jempolan. Bahkan darahnya hingga kini melahirkan talenta-talenta joss. Crossing trah balap dengan tinggian inilah yang melahirkan dua burung sensasional Cubor dan Tomir.

“Tomir dan Cubor adalah saudara adik kakak. Indukan Tomir dan Cubor pun masih produktif. Kami terus melakukan crossing indukan agar menghasilkan anakan yang bagus. Namun untuk sementara indukan Cubor dan Tomir dimaksimalkan dulu karena hasilnya bagus-bagus semua,” ujar H. Agus Ramayana kepada media BnR usai lomba nasional PMTI Cikurubuk beberapa waktu lalu.

Puluhan piyikan hasil ternakan Ramayana Tasikmalaya siap diorbitkan.

Agus Ramayana merupakan salah satu peternak sejati. Lewat tangan dinginnya banyak melahirkan merpati-merpati jempolan. Ia melepas Cubor dan Tomir ke Panghegar dengan beberapa alasan. Pertama ia ingin memanjangkan tali silaturahmi dengan team Panghegar dan kedua karena ia masih memiliki pabrik Tomir dan Cubor. Bukan hanya itu, ada puluhan piyikan yang aat ini dilatih Ramayana Team saat ini yang siap orbit dengan kualitasnya yang sudah teruji.

“Kami sedang melatih puluhan piyik di lapangan Cimuncang. Ada beberapa yang joss, yang kualitasnya sudah terlihat. Kita tunggu saja beberapa giringan lagi,” ujar pemilik hotel Ramayana ini.

Lewat dua joki andalannya Ramayana siap kembali orbitkan merpati jempolan. Untuk sementara, Ramaya focus melatih piyiknya, mungkin kalau ada lomba nasional yang deket misalnya di Ciamis, Banjarsari atau Tasikmalaya, Ramayana siap kembali orbitkan burung-burung jossnya. (sae Milan)