Arena full dipenuhi peserta

Mediabnr – Minggu (11/3). Lomba burung berkicau TWISTER CUP HAVINDO kawalan BEST Independent yang dikomando oleh Baret, Eti & Solikin terselenggara dengan lancar hingga meraih sukses di halaman Perhutani, Jl. Dr. Cipto no. 99 – Semarang. Tak hanya kicaumania akar rumput kota Semarang saja yang memeriahkan gelaran bergengsi ini, tapi juga halnya dengan rekan-rekan kicaumania dari berbagai kota sekitar yang hadir untuk turut menjalin erat tali silaturahmi.

Pleci Mania kembali bergejolak memeriahkan gelaran

Kelas utama murai batu Havindo sebagai salah satu partai neraka di gelaran ini berhasil ditaklukkan oleh amunisi andalan Mr. Irwan-Ungaran lewat aksi hebat yang ditampilkan Gundala untuk memperoleh point tertinggi diantara gaco-gaco papan atas lain yang juga turun dikelas ini. Gaya ngeplay happy dipertontonkan dengan apiknya sembari ngedur memuntahkan materi roll lagu bervariasi diselingi tembakan-tembakan pamungkas dipenghujung aksinya dengan durasi kerja yang stabil sejak start digantang hingga penjurian terkunci.

Dikelas berikutnya, Gundala juga tetap tangguh untuk mengeksplor seluruh kemampuannya hingga nyaris kembali finish terbaik dengan menduduki peringkat ketiga. “ Gundala masih onfire ketika turun disesi kedua kelas Twister dan juga layak koncer, tapi apa mau dikata… kalah hoky ketika tos tadi,” jelas pengusaha sukses asal Cirebon yang saat ini sedang mengembangkan usaha barunya di kota Ungaran-Semarang. Disusul duet solidnya dikelas cucak hijau dengan nama Pindad milik Mr. Hendy Josh yang juga selalu stabil menempati tangga juara diberbagai event bergengsi, siang ini kembali finish membanggakan diposisi ketiga sesi utama cucak hijau Havindo.

Mr. Josua-Cakrawala SF andalkan Gladiator turun di event akbar berikutnya

Menjadi runner up sesi utama murai batu Havindo adalah Gladiator, amunisi lawas besutan Mr. Josua-Cakrawala SF yang pada penampilannya siang hari ini merupakan laga perdananya pasca mabung. Performanya sudah mendekati sempurna dan nyaris kembali topform seperti sebelumnya dengan gaya khasnya bersujud sembari memuntahkan roll lagu isian bervariasi yang kemudian dilanjut dengan tembakan-tembakan kasar untuk menutup aksinya saat berbalik dongak keatas. Berbagai prestasi regional dan nasional sudah cukup banyak ditorehkannya sebelum mabung, dan saat ini adalah kesempatannya untuk kembali menyempurnakan dengan jubah barunya ini. “ Perform perdana yang cukup memuaskan, tinggal mengeringkan bulu dan mengkondisikan fisiknya sedikit lagi, Gladiator siap melawat ke event besar manapun dan EO apapun,” ungkap pengusaha sukses yang low profile ini kepada media.

Duet Gundala-Pindad kembali melesat ke puncak tahta

Bos Kain sukses kawal Siliwangi & Taliban

Dipartai neraka khas jambul ngentrok berhasil dirajai oleh Siliwangi milik Bos Kain-Semarang lewat aksi dahsyat Siliwangi yang notabene salah satu cucak hijau papan atas asal kota Lumpia yang tak diragukan lagi kualitas dengan segudang raihan prestasinya nan stabil. Power tembus kala melontarkan roll lagu dan tembakannya menjadi point penentu Siliwangi untuk membungkam aksi rival hingga harus tunduk mengakuinya. Kemenangan Siliwangi disempurnakan oleh Taliban, gaco lain Bos Kain dikelas murai batu yang dengan fasihnya mengolah materi lagu serta variasi tembakan seperti kenari, cililin, kapas tembak juga isian burung kecil-kecil untuk mematahkan aksi lawannya disesi Twister. “ Kemenangan hari ini menambah pundi-pundi prestasi keduanya untuk lebih matang turun di Piala Ketua DPRD Semarang pekan depan serta Candi Borobudur Cup I 8 April mendatang,” pungkas Deny sang punggawa bersama Gintung Lamper sang mekanik.

Emy Sriwijaya SF, Venus lagi-lagi sabet double winner

Bintang lapangan yang begitu bersinar prestasinya siang ini tertuju pada penampilan Venus milik Emy-Sriwijaya SF yang sukses menyapu bersih predikat jawara dikelas kenari dengan raihan akhir double winner. Kenari berwarna panda dengan perawakan kecil ini memiliki kualitas dan potensi besar saat bertarung di arena. Lagu panjang yang dilantunkannya dengan volume keras serta gayanya yang melengkung bak ular cobra yang sedang mengincar mangsanya menjadi aksi pamungkas Venus untuk membunuh mental lawan disekitarnya. Durasi kerjanya juga stabil, seakan tak menghiraukan situasi sekitar, ia terus buka tutup paruh untuk asyik menyanyikan lagu andalannya ini. “ Mumpung off tugas, saya manfaatkan berkumpul dengan rekan-rekan kicaumania lainnya di sini, sambil manasin Venus yang cukup lama tidak saya turunkan,” jelas Emy yang notabene adalah Juri Ronggolawe Nusantara ini.

Jendral milik Mr. Wahyu 8055 SF stabil dijalur juara

Selalu bersaing ketat dengan Venus untuk menduduki posisi puncak, ada nama Jendral yang ternyata adalah salah satu amunisi koleksi Mr. Wahyu 8055 SF. Performa dan kualitas yang sepadan membuat tim juri cukup komplikatet untuk menentukan yang terbaik, karena masing-masing jagoan ini memiliki kelebihan yang nyaris sempurna untuk kandidat jawara. Tak heran apabila saat penancapan bendera koncer, keduanya juga sama-sama mendapatkan koncer A, namun berbeda point totalnya. “ Alhamdulillah, kestabilan Jendral tetap terbukti sejak awal dulu turun hingga event siang ini. Semoga terus seperti itu untuk kedepannya,” papar sang mekanik.

Dunia Kartun BC menang banyak di amunisi dan hoky doorprize

Vicky Aji beserta rekan-rekannya kembali memantabkan namanya sebagai salah satu crew pencetak lovebird-lovebird prospek berprestasi. Mengusung nama besar Dunia Kartun BC sekaligus untuk mengharumkan Duta Piala DPRD Cup I, mereka dinyatakan sukses lewat aksi ketiga nama squad andalan yang diturunkannya. Yakni Bule, Sex dan Flower yang selalu sukses menempati puncak tahta dimasing-masing kelasnya. Tak hanya itu saja, dewi fortuna juga memihak kepadanya lewat hadiah doorprize yang berhasil didapat termasuk hadiah utamanya 1 ekor kambing. “ Ini kambing keempat yang kami dapatkan berturut-turut dari event-event sebelumnya,” canda riang crew Dunia Kartun BC yang selalu tampak happy disetiap lawatannya ini.

Bos Kain sukses kawal Siliwangi & Taliban

Campuran import adalah kelas burung yang saat ini mulai menggeliat kembali pecintanya, terbukti di gelaran ini oleh kehadiran komunitasnya yang cukup banyak. Dan satu nama yang selalu stabil bertengger di tahta juara yaitu James jebolan kandang Taman 78 sebagai salah satu basecamp penangkaran finch yang cukup ternama di kota Semarang ini. Roll lagunya panjang dengan cengkok-cengkok dalam yang menyejukkan pendengarnya seiring durasi kerjanya yang begitu aktif sebagai senjata andalannya untuk selalu tampil dominan. “ Banyak sekali yang ingin meminang James, tapi saya yang belum boleh karena dia adalah ikon kami (penangkaran Taman 78), dan sebagai alternative lain saya arahkan untuk meminang adik-adiknya dengan trah yang sama juga kualitasnya yang tak jauh beda,” ujar Bowo sang punggawa.

Silaturahmi Andi MP sosialisasikan event Piala Bupati Jepara-22 April 2018

Penyerahan doorprize utama 1 ekor kambing

Kemeriahan gelaran semakin kental terasa dimana senior-senior kicaumania juga turut hadir bersilaturahmi baik dari dalam maupun luar kota Semarang. Diantaranya adalah Mr. Andi MP yang hadir dari kota Jepara membawa misi penting dalam mensosialisasikan gelaran tahunan yang rutin diselenggarakan di kota Ukir ini dengan tajuk PIALA BUPATI JEPARA pada tanggal 22 April 2018 mendatang di lokasi wisata Pantai Bandengan-Jepara. “ Monggo teman-teman kicaumania kami tunggu kehadirannya di gelaran akbar kota Jepara yang selalu berhadiah full Tanpa Potongan serta mewahnya hadiah doorprize khas kota Ukir kami,” ungkap beliau. (kiky)

Baca Juga : Daftar Juara Twister Cup Havindo – Semarang (11/3/2018)

Makan bersama panitia & kicaumania usai gelaran

Listrik milik Gunawan-Mr. Loper finish terbaik di cendet

Komunitas Finch memeriahkan gelaran

Jawara dikelas lovebird

James milik Taman 78 stabil rajai camp. import

Eddy Mahessa-Bukit Setan SF sukses kawal Iblis Kedip

Siliwangi & Taliban andalan crew Bos Kain-Semarang

San-San, kacer mania & pedagang di area Perhutani-SMG