boy bnr

Dulu pertama aku turun kedunia burung awalnya aku menjadi seorang pemain burung yang biasa saja. Ikut lomba kadang melihat permainan Juri aku hanya diam saja ada Juri yang mendekati ku.

“Kalau pengen juara saya bisa atur paling kasih berapa aja pasti juara”. Tapi tidak pernah terbesit dihatiku untuk mengikuti permintaan salah seorang Juri tersebut. Beberapa kali lomba selalu aku lihat hal hal yang benar benar membuat aku kecewa dalam lomba burung. Aku masih ingat saat aku mengikuti lomba di Cibubur dibawah pohon aku termenung dalam benak ku bertanya.

“Terus kalau semua yang menguasai lapangan Juri juri seperti itu bagaimana burung yang lain. Yang tidak kenal dengan Juri bisa menang walaupun burung nya selayak apapun?”. Aku harus bergerak merubah ini semua kalau mau dunia burung ini maju.

Ditengah terpaan isu flu burung yang sangat gencar aku bergerak menghadapi semuanya sampai terlaksana BnR Cup 1. Saat itu menggunakan Juri dari PBI di Taman Wadatika Cibubur menuai sukses yang besar sekali.

Kemudian lanjut aku mengadakan lomba untuk pertama kali di Candi Prambanan Pesta Demokrasi kembali menuai sukses besar. Terpikir oleh ku untuk membuat team Juri dengan sistem yang lebih terbuka dan transparan. Mulai aku mendirikan Yayasan BnR Indonesia dimana disana dibantu oleh tokoh tokoh perburungan lama. Ada Rusli Bogor, Andi donk Jogja, Herry Ip dan Amiau bergerak BnR merubah semua tatanan dunia perburungan.

Setelah berjalan mulai BnR memperkuat divisi penjurian muncul H.Dodot ada pak Engkus ada Ahing Jogja mulai apa yang ada dikepalaku, Dituangkan kedalam sistem BnR dengan muncul bendera nominasi dan 10 nominiasi serta lomba non teriak.

Baca Juga  BICARA DUNIA BURUNG YA BnR

Kemudian mulai muncul Ujang Tisna, ada Kang Pian ikut melebur dalam Yayasan BnR Indonesia dan terjun setiap lomba lomba BnR. Setelah lama berlayar kapal BnR akhirnya Rusli Bogor mengundurkan diri dilanjut Andi donk kemudian Ahing dan Amiau membentuk Ronggolawe bersama Ujang Tisna dan Ebod.

Kemudian Kang Pian membentuk Rajawali dilanjut pak Engkus ke Oriq kemudian terakhir H.Dodot membentuk NZR. Kalau kita lihat perjalanan panjang BnR Indonesia ini adalah induk dari organisasi baru didunia burung ini.

Semua yang ada sekarang ini rata rata mereka adalah orang orang BnR yang mengembangkan dunia perburungan dengan membentuk organisasi baru. Jadi tidak ada dalam diriku merasa aku tersaingi atau mau menyaingi karena kita semua dulunya satu rumpun.

Jadi mari kita jaga kerukunan dalam dunia burung ini kenangan manis yang pernah kita lakukan bersama sama. Akan membuat hilang rasa iri dan dengki yang ada hanya tinggal kebersamaan membangun dunia burung ini.