KLX BF-Magelang

Rawatan Harian Indukan Cucak Rawa

Meidabnr – Hingar bingar lomba burung di Mojokerto Raya tak luput dari target KLX BF-Magelang untuk me’langgeng’kan usaha peternakannya. Bersama Dwi-Reog Mojokerto sebagai kolega dan teman kicaumania lainnya, juara umum di 2 event sekaligus berhasil direbut. Pertama di KMS (Kicau Mania Sport) Mojokerto dan yang ke-2 di galaran DS Aviary Cup-BnR Mojokerto 15 April 2018 yang lalu. Menurut Dwi-Reog hasil yang dicapai tersebut, paling tidak dapat melambungkan KLX BF-Magelang yang dimilik Kelix Murai asal Magelang ini. KLX BF-Magelang yang beralamatkan di Kudus RT 02/RW 01 desa Kadiluwih, kecamatan Salam, Magelang dengan HP 08156815885, mempunyai 13 petak kandang indukan Cucak Rawa, 9 petak kandang Murai Batu dan beberapa kandang Cucak Jenggot dan jenis burung lainnya. Produk ternak yang dihasilkan membidik para pelanggan baik untuk konsumsi lomba maupun untuk ocehan dirumah saja. Meski ‘kandang desa’ karena dikelola secara modern, hasil ternakannya pun sudah dinikmati oleh para pelanggan yang menyebar keseluruh wilayah Nusantara. Mulai dari kota di Jawa, Surabaya, Malang, Mojokerto, Bogor, Bandung, Jakarta. Lintas pulau kota-kota besar di Kalimantan, Sulawesi hingga pulau Dewata Bali. Derasnya permintaan yang tak seimbang dengan produk yang dihasilkan, menimbulkan deret antrian atau indent bagi para pelanggan. Baik untuk anakan Cucak Rawa mandiri yang dibandrol 10 juta rupiah sepasang, maupun anakan Murai jantan pilihan yang dibandrol 3-4 juta rupiah. Khusus indent Cucak Rawa sementara ditutup hingga akhir lebaran, setelah itu baru dibuka kembali. Untuk breeding Cucak Rawa, KLX BF-Magelang ini menyediakan ‘sarang burung ijuk’. Persarangnya ditarif 70-80 ribu rupiah.

Kelix Murai Dan Dwi-Reog

Juara Umum KLX BC Magelang Di DS Aviary Cup-BnR Mojokerto 15 April 2018

Selain dipasang CCTV di setiap kandang dan area-area strategis lainnya, didepan deret kandang Cucak Rawa dibangun kolam ikan. Berguna untuk menetralisir suhu panas didalam kandang. Begitu juga di setiap kandang Murai Batu disiapkan kran otomatis dan alat pengatur suhu, yang dapat dikontrol setiap saat. Khusus untuk Cucak Rawa, sejak telur sudah diambil dan ditetaskan dengan mesin penetas. Tapi untuk Murai Batu lain, seperti peternak pada umumnya umur 9-10 hari piyikan baru diangkat, masuk incubator dan diloloh sendiri.

Dipasang Kran Otomatis Untuk Mengatur Suhu

KLX-BF Magelang

Mengingat banyaknya pesanan, kedepan KLX BF-Magelang bakal memperluas atau menambah kandang indukan baik Cucak Rawa maupun Murai Batu. tentunya dengan indukkan yang berkualitas agar konsumen para pelanggannya dapat menikmati dengan rasa puas produk hasil ternakannya. *Sugeng

Juara Umum DI KMS Dan DS Aviary-BnR Mojokerto

Indukan Cucak Rawa Nyaman Dalam Kandang

Dipasang Kran Otomatis Untuk Mengatur Suhu

Deret Petak Kandang Cucak Rawa di lantai 1

CCTV Amati Kegitan dalam Kandang

Bowo Pengrajin Sarang Ijuk Cucak Rawa

Anakan Murai Batu Masuk Inkubator

Anakan Cucak Rawa Dan Murai Batu Usia 3 Mingguan

Telur Cucak Rawa Ditetaskan Lewat Mesin Penetas

Telur Cucak Rawa Ditetaskan Lewat Mesin Penetas

Asupan Pakan Anakan Dalam Inkubator

Sarang Burung Ijuk Untuk Cucak Rawa

Rawatan Harian Anakan Murai Siap Dipasarkan

Perawatan Harian Indukan Murai Batu

Pengamatan Dalam Kandang Secara Terpusat

Murai Jantan Pilihan 3-4 Juta Per Ekor

Kolam Ikan Menetralisir Suhu Kandang Cucak Rawa