KLX BF-Magelang

KLX BF-Magelang

Tingginya permintaan indil atau piyikan Cucak Rawa dewasa ini, menuntut KLX BF-Magelang untuk menentukan sikap. Baik dari sisi memacu hasil produk ke-13 pasang indukkan Cucak Rawa yang dikoleksi. Maupun dari sisi system pemasaran purna jual indil atau piyikan yang dihasilkan. Kelix Murai sang owner KLX BF bermaterikan 13 pasang indukan Cucak Rawa, 10 pasang indukan Murai Batu dan beberapa pasang indukan Cucak Jenggot dan jenis burung lainnya yang beralamatkan di Kudus RT 02/RW 01 desa Kadiluwih, kecamatan Salam, Magelang dengan HP 08156815885 ini mengatakan. Guna memacu hasil produk, khusus bagi indukan Cucak Rawa yang bermasalah, setelah bertelur, telur diambil dan ditetaskan dengan mesin penetas atau dengan bantuan jasa pengeraman indukan Murai Batu sekaligus sebagai baby sitter-nya. Kiat yang diupayakan Kelix Murai ini membuahkan hasil yang signifikan.

Kelix Murai Owner KLX BF Magelang

Pacu Produk Cucak Rawa Gunakan Mesin Penetas

Rawatan Harian Indil Cucak Rawa Dan Murai

Setiap bulannya KLX BF mampu menghasilkan 5 pasang indil atau piyikan Cucak Rawa. Dari sisi pemasaran purna jual indil atau piyikan Cucak Rawa yang dihasilkan, KLX BF menerapkan 2 system pilihan. Pertama dipasarkan sendiri setelah piyikan atau anakan Cucak Rawa sudah dapat makan sendiri. Dengan harga 10 juta per-pasangnya. Seperti lazimnya yang dilakukan oleh para peternak lainnya. Kedua dengan system ‘kontrak’ indil Cucak Rawa yang pada dasarnya menguntungkan bagi kedua belah pihak. Tentunya dengan meminimalisir resiko masing-masing yang bakal terjadi di kemudian hari. Konsumen pengepul/penjual Cucak Rawa langganan yang biasa lakukan transaksi seperti ini. KLX BF memperoleh dana cash full dimuka sesuai kesepakatan indil Cucak Rawa umur 6-7 hari, mereka hargai 6 juta per-pasang. Bagi konsumen pengontrak sendiri dapat memperoleh pasokan indil Cucak Rawa dari KLX BF secara periodik, kontinyu dan stabil. Dalam hal ini, antara KLX BF dengan konsumen pengontrak dari Klaten telah berjalan 4 periode dalam kurun waktu 1 tahunan. Tidak kurang dari 30 pasang indil Cucak Rawa berhasil mengiringi transaksi yang mereka realisasikan.

Angkat Dari Kandang Siap Masuk Inkubator

Masih kata pria berkacamata ayah dari putri Kahyla ini. Untuk memperoleh indil Cucak Rawa dipasaran sangat sulit. Jarang peternak yang melepas indil dipasaran. Lebih memilih meloloh sendiri dan dijual ketika piyikan Cucak Rawa mandiri, lantaran selisih harga terpaut lumayan banyak. Apalagi harga indil atau piyikan Cucak Rawa dipasaran stabil bahkan cenderung meningkat. Sehingga KLX BF mematok harga relatif mahal, agar konsumen dapat menikmati indil Cucak Rawa hasil produknya. Pemasaran  system kontrak indil Cucak Rawa ini sifatnya temporer hanya di saat-saat tertentu saja. Mungkin ini yang membedakan cara pemasarannya dengan peternak pada umumnya.

Sarang Ijuk Siap Dipasarkan

Perawatan Indil Murai Gunakan Inkubator

Siap Kirim Ke Konsumen Pemesan

Selain itu, KLX BF-Magelang ini  juga menyediakan ‘sarang ijuk’ khusus untuk ternakan Cucak Rawa. Persarangnya dibanderol 70-80 ribu rupiah. Sarang terbuat dari bahan ijuk yang dirajut dengan bahan rotan. Berukuran standard 5-6 cm dan lebar atau diameter 15-16 cm dilengkapi dengan pot sebagai penopang sarangnya. Khusus untuk produk sarang, KLX BF mempekerjakan 3 orang dipelopori oleh Bowo sebagai ahlinya. Meski sehari selama 8 jam kerja dengan hasil 6 pcs sarang ijuk, namun KLX BF selama 3 tahun lebih telah mengedarkan 4000 pcs lebih ke para penangkar. Baik yang berdomisili di  kota di Jawa seperti, Surabaya, Malang, Mojokerto, Bogor, Bandung, Jakarta. Lintas pulau kota-kota besar di Kalimantan, Sulawesi hingga pulau Dewata Bali pun banyak yang menikmati produk-produk KLX BF. Khusus untuk pemesanan sarang tidak ada batasan. Berapaun jumlah semua akan dilayani. *Sugeng

Piyikan Cucak Rawa Siap Dipasarkan

Piyikan Cucak Rawa Nyaman Dalam Inkubator

Piyikan Cucak Rawa Dibesarkan Sendiri

Nyaman Mengerami Pakai Sarang Ijuk

Kondisi Kandang Nyaman Dongkrak Produksi

Kontrol Kandang Cucak Rawa Sambil Timang Kahyla putri kesayangan

Tumbuh Sehat Dalam Inkubator

Cucak Rawa Mandiri Sepasang 10 Juta