Bilaporah Berkicau BBC feat BnR

Mr.Jabrix berhasil membawa Paud Predator raih Tropi Lovebird Paud Terbaik

MediaBnR.com, Bangkalan, Madura – Tim burung berkicau BBC (Bilaporah Bird Club) memang tak memiliki jadwal untuk menggelar Latber (Latihan Bersama) rutin. Namun dengan ada jadwal bulanan yang selalu dimanfaatkan tim asal desa Bilaporah ini, bisa dibilang mereka adalah salah satu tim yang turut serta berkontribusi dalam perkembangan Kicau Mania, Minggu (07/10).

Gelaran masih peduli Gempa dan tsunami Palu dan Donggala

Razak Wardi (Ketua Pelaksana)

Sekaligus pada gelaran kali ini tim BBC yang juga memperhatikan nasib saudara saudara yang tertimpa musibah gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, mereka berinisiatif untuk mengumpulkan dana donasi dari para kicau mania yang hadir di gelaran Bilaporah Berkicau ini. Tujuannya pun tak lain hanya untuk meringankan beban para warga yang tertimpa musibah gempa dan tsunami di Palu dan Fonggala.

H.Faros yang sukses mengawal Rudal Balistik hingga raih Cendet Terbaik

Selain itu, Pada gelaran yang kesekian kalinya ini, memang banyak hal yang selalu mereka perhatikan demi suksesnya gelaran dan demi sajian terbaik untuk para pemburu kemenagan burung berkicau ini, meski terkadang mereka harus menelan pil pahit, tak dapatkan laba sedikit pun, bahkan hingga kerugian yang harus mereka dapatkan. Penyelenggara yang satu ini tak pernah kapok menggelar lomba yang didasarkan hobby.

Mr.Ian Lean tetap mampu kendalikan Kenari Morphenese dengan raihan runner up

Mulai dari persiapan gelaran, bagaimana cara kordinasi dengan Juri BnR untuk tetap tidak kecewakan peserta, pemberian hadiah yang tak merugikan kicau mania, bahkan penambahan juara demi menghargai kicau mania sudah sering mereka lakukan. Namun pada kenyataannya, terkadang seglintir peserta yang mengabaikan etika berlomba, dapat berakibat buruk bagi panitia, bahkan kontestan lain pada gelaran kali ini.

Satu kalimat yang lebih sering terdengar dari Ketua Pelaksananya (Razak Wardi) saat ditanya bagaimana kondisi gelarannya.”Kami hanya ingin mereka (kicau mania) tidak kecewa saja, entah itu yang menang ataupun yang kalah, kalah dan menang itu biasa, tapi mohon santunlah dalam berlomba”. Katanya di sela sela ia menceritakan suasana gelaran. Dan hal inilah yang membuat kebijakan kebijakan baru panitia untuk para pesertanya saat di lapangan

Berlomba Itu Untuk Menang dan Kalah

Murai Batu Bon Jovi raih Murai Batu Terbaik

H.Faros Good Father SF menurunkan amunisi anyarnya di kelas Cendet. Main di dua kelas Cendet A dan B, sukses menunjukkan bahwa ia kembali mampu mencetak amunisi jawara.

Kicau Mania Pantura Madura berhasil raih burung terbaik dari Hasil Cucak Ijo Pandawa dan Lovebird Krisna

Cendet yang diberi nama Ruda Balistik itu mampu tampilkan performa apik saat naik di gantangan. Sesi kelas Cendet A mampu ia libas juara pertamanya dengan sukses kumpulkan Bendera koncer A3 dan B2. Saat sesi kelas Cendet B Rudal Balistik kembali berulah dengan gempuran suara kekekan lovebird yang dikombinasi suara greja tarung dan tengkek. Alhasil, ia kembali lagi mengandaskan para rivalnya dengan duduk dipodium juara 1 kelas Cendet B.

H.Azis SF and Family cukup puas dengan raihan Lovebird Bandel

Dan berkat 2 kali kemenagngan Rudal Balistik tersebut, pada akhirnya ia dan H.Faros berhasil boyong tropi kemenangan sebagai burung Cendet terbaik pada gelaran yang dimotori oleh Samsul dan Razak BBC ini.

Tim BAT BC borong Juara

Senada dengan Lovebird Paud Predator asal Surabaya milik H.Ahmad yang dikawal langsung oleh Mr.Jabrik Arif. Sesi awal kelas lovebird A, Predator tak naik gantangan, namun saat sesi kedua, Predator naik di gantangan terakhir yakni di nomor 60. Di kelas Lovebird Paud tersebut Predator mampu tampil lebih dominan. Kekekan nya yang bisa dibilang lebih receh mampu hasilkan poin sebanyak 448, yang pada akhirnya duduk di podium pertama. Disesi ketiga, di kelas Lovebird Paud C, Predator kembali memenangi sesi kelas lovebird muda itu di posisi tertinggi sebagai juara pertama. Tak heran jika pada akhirnya Predator dinobatkan sebagai Lovebird Paud Terbaik oleh panitia setelah seharian mengikuti lomba.

Begal SF yang turut serta raih juara.

Deretan nama nama sang jawara mulai muncul di catatan daftar juara panitia. Nama Lovebird Bandel milik H.Azis, yang kali ini juga hadir bersama keluarganya, nampak cukup mampu menghasilkan juara pula “walaupun gak juara 1, daper juara 2,4,5 sudah cukup, namanya juga lomba, bisa menang, bisa kalah” katanya legowo.

Tim Abang Adek kembali sukses raih kemenangan berkat Gatot Koco, Bajul Ijo, dan Bon Jovi

Bat BC yang mengusung amunisi lovebird, murai batu, kacer, dan cendet. Kesemuanya sukses menghasilkan juara. Diantaranya Reva Jr., Monela, Soimah, Kanjeng, Omas, Mesin Jahit, Rasta, Jaya Mahe. Namun dari kesemuanya gaco yang sukses raih kemenangan, hanya Jaya Mahe, Kanjeng, dan Soimah yang berhasil bertengger di tiga besar, termasuk yang paling tertinggi posisinya yakni Cendet Jayamahe yang memang tampil apik. Tonjolan roll tembaknya mampu membuat juri BnR mengganjarnya dengan 2 bendera A dan 2 bendera B sebagai juara kedua Cendet B.

suasana sekitar Lomba

Sedangkan lovebird Kanjeng milik Mr.Yuda Energic ini juga turut memenangkan podium kedua dengan tampilan yang berhasil meraih poin sebanyak 488 saat naik di kelas lovebird B. Kemudian saat di kelas lovebird C, kembali dikawal lg oleh amunisi tim BAT. Kali ini giliran lovebird Mesin Jahit. Tampilan istimewanya yang berhasil menembus Poin sebanyak 1.039, juga turut menyumbang tropi kemenangan bagi tim BAT BC asal kota Sampang Madura ini.

Seluruh Panitia Bilaporah Berkicau

Penampilan apik juga hadir dari amunisi tim Abang Adek SF. Tim yang di asuh langsung oleh H.Edo dan H.Eno itu untuk gelaran BBC ini menurunkan beberapa jago jago handalnya. Termasuk Murai Batu Bon Jovi yang memang sempat beberapa kali raih kemenangan di event event nasional luar Madura. Kali ini Bonjovi yang menonjolkan suara tengkek dan dominasi cililin berhasil memenangkan 2 kali kemenangan juara pertamanya alias nyeri. Sekaligus usai memenangkan podium juara 1 yang terakhir di kelas Murai Batu C, Bon Jovi juga dinobatkan sebagai Murai Batu terbaik. Namun berbeda denga Bajul Ijo. Gacoan Cucak Ijo milik Abang Adek ini cukup mampu sekali bertengger di podium kesatunya berkat suara kekekan lovebird dan suara greja tarung yang menjadi tonjolan Bajul Ijo di kelas Cucak Ijo A.

Di kelas burung Cucak ijo tersebut yang mampu meraih kemenangan sebagai Cucak Ijo terbaik, berhasil diraih oleh Cucak ijo Pandawa milik Ahmad Top Ten BC. Meski sejak sesi awal Cucak Ijo A Pandawa hanya bertengger diposisi 3, namun pada akhirnya ia gencar tembakkan suara tengkek dan gereja tarung juga saat di kelas Cucak ijo C. (Den!)