PIALA BUPATI BADUNG III (GIRI PRASTA)

Bali (mediabnr.com) –  Perhelatan tahunan yang digelar oleh pemerintah kabupaten Badung untuk memperingati hari jadi Kabupaten Badung  yang ke IX terbilang sukses, pasalnya perhelatan dengan bertajuk Giri Prasta itu mampu mendatangkan 2700 kontestan dari 52 kelas yang disajikan panitia dengan dua lapangan.

Gelaran yang begitu dinantikan oleh insan kicau mania di Bali Kususnya di hadiri para de Kicau mania dari pulau Jawa, Bali, Lombok dan Sumatra, tak pelak persaingan di masing masing kelas cukup membuat teganng para kontestan  dipinggir lapangan, meski begitu riuh dan ramai namun taka ada protes yang fatal  hingga mengganggu jalanya acara, gelaran yang diketuai Mr dendi dan dinahkodai oleh D’yan Samurai cukup kondusif dan tertib.menurut sang Nahkoda gelaran kali ini merupakan gelaran yang paling berat, selain harus memantau sendiri dilapangan, kontestan yang hadir pada gelaran kali ini cukup banyak dibanding tahun sebelumnya yakni 2200 kontestan dalam dua lap.

Selain membludaknya kontestan perhelatan kali ini juga di hadiri oleh burung burung jawara yang memang sudah punya nama besar,diantaranya Pemburu Racing milik Yogi Kuda Hitam, Sinden Aba Hudan 911 Surabaya, New Histeris milik sang legenda cucak ijo MR Agung Tatto, dan Grojokan Sewu milik Erick Sanders 77 yang pada event Bali Shanti menyapu bersih semua kelanya,namun pada laga kali ini Grojokan sewu hanya membawa pulang dua trophy utama ,Sedangkan Sinden cukup puas di podium dua.

Banyak orang memprediksi dikelas cucak ijo akan terjadi persaingan sengit antara Grojokan sewu dan Pemburu Racing,namun pada kenyataan dilapangan Grojokan Sewu hanya duduk dipodium utama dua kali, kandidat yang tak diprediksi datang dari amunisi The Legend Cucak ijo Mr Agung Tatto,New Histeris yang digadang gadang akan meneruskan jejak pendahulunya “Histeris” muncul dengan merebut tiga podium utama, Mr Agung Tatto yang namanya melekat dengan legenda Cucak ijo itu memang menyiapkan dari jauh hari untung membendung laju Pemburu Racing yang merebut empat podium utama sekaligus merebut predikat burung terbaik di Piala Bupati Badung III, saat ditemui diluar lapangan Mr Agung Tatto mengunggkapkan bahwa selama dia tidak muncul didunia perhelatan kelas cucak ijo bukanlah tidak mengikuti kerasnya persaingan sengit dikelas ini, akan tetapi saya fakum justru mencari/menseleksi amunisi yang cocok untuk menggantikan “Histeris”, meski tak sehebat Histeris setidaknya masih mampu berkompetisi dikelas ini ungkapnya dengan senyum khasnya.

Pada kelas murai batu,T O amunisi milik ARB Jalak Bali Team (JBT) tampil apik dikelas utama dengan merebut podium utama menyisihkan pesaing pesaingnya, T O merupakan burung ekor panjang yang memang disiapkan oleh sang Mpu Mr Ngurah JBT untuk mendulang point di event paling bergengsi di Pulau Bali selain Bali Shanti (PBI). menurut salah satu pemain ekor panjang dari Bali mengatakan bahwa T O merupakan deretan burung terbaik di pulau Dewata tak heran jika T O meraih podium utama dikelas ini,selain murai Batu JBT juga membawa Pangeran yang juga duduk dipodium utama dikelas kenari bebas dan kelas kabupaten, Rudy Oasis sang pemilik sungguh bangga raih doble podium utama,pasalnya Pangeran di besut mulai dari anakan dan ahirnya terbayar dengan sempurna di Bupati Badung III.

Selain deretan murai batu terbaik di Pulau Dewata yang juga masuk dalam lima besar yakni Rolex, amunisi milik Mr Agus Sapu Jagad juga cukup Puas meski hanya duduk dipodium lima dikelas utama, namun dikelas ring Sekda B Mr Agus Sapu jagad diberi kado untuk Jagger amunisinya dengan duduk dipodium utama bersama sang Banaspati yang raih podium utama dan dua dikleas Kacer.

Untuk kelas paruh bengkok pada event kali ini anak tangga kejuaraan didominasi oleh Bintang Matrix milik Aba Antok dan Marsha milik H David Kartini. dipenghujung waktu panitia memberikan penghargaan kepada burung terbaik dan juara Umum, pada kelas Cucak ijo gelar terbaik diberikan kepada Pemburu Racing dengan selisih beberapa poin mengungguli New Histeris,pada Murai Batu gelar terbaik diberikan kepada T O,sedang dikelas paruh bengkok diberikan kepada Bintang Metrix.

Untuk juara umum Single Fighter,Yogi Kuda Hitam dengan kokoh mempertahankan gelar juara umum yang direbut pada event sebelumnya (Piala bupati Badung II),untuk juara umum Bird Club/BC direbut oleh Duta Arowana Malang.tepat pukul 18.00 Wita gelaran Bupati Badung III yang dihadiri oleh  ketua PBI pusat Bapak Subagya dan wakil Bupati Badung beserta staf  mengucapkan terimakasih atas semuanya dan mohon maaf atassegala kekurangan dan sampai jumpa pada gelaran Bupati Badung Cup selanjutnya.

Daftar Juara Bupati Badung Cup 3 – Lapangan A (4/11/2018)

Daftar Juara Bupati Badung Cup 3 – Lapangan B (4/11/2018)