Mediabnr – Lomba bergengsi RSND CUP I di lokasi Stadion UNDIP Tembalang-Semarang menyuguhkan kemasan yang cukup memanjakan kicaumania dengan dibukanya 2 lapangan serta harga tiket yang komplit baik dari yang termahal Rp 500rb sampai yang termurah Rp 50rb. Maka secara otomatis gelaran ini banyak mendapat perhatian seluruh lapisan kicaumania dari berbagai kota yang berbondong-bondong hadir memeriahkan gelaran yang juga disupport oleh produk pakan burung juara Maxxx Power ini.

“ Kami segenap panitia menyampaikan terimakasih atas partisipasi dari rekan-rekan kicaumania yang sangat luar biasa ini. Semoga gelaran RSND CUP bisa menjadi event tahunan di kota Semarang,” ungkap Rizki Setiawan selaku Ketua Pelaksana.

Kelas murai batu menjadi ajang pembuktian kualitas nama-nama besar gacoan yang turun, namun hal ini tak menyurutkan mental para pendatang baru untuk ikut unjuk gigi. Diantaranya adalah Dewi Lanjar jebolan kandang tangkaran Danies Team Pekalongan, dimana aksi dahsyatnya mampu mendominasi pertarungan untuk menyabet predikat double winner termasuk dikelas utama RSND.

Kemudian ada juga Sensitif yang namanya memang sedang naik daun untuk kembali membuktikan kestabilan prestasinya berlaga di event-event nasional sekitaran Blok Tengah. Sempat menolak tawaran seharga 2 unit mobil di event Semarang Vaganza, gaco milik Dewo Mahessa SF Weleri ini kembali tampil tangguh untuk berbagi koncer bendera A dan kalah tos nomor gantangan disesi A Dirut sebagai juara III.

Salah satu gaco lawas yang masih konsisten bersanding di tahta juara diantaranya adalah Anak Lanang besutan Agus Pak Man Sukorejo. Siang ini namanya pun kembali mewarnai kejuaraan untuk bersanding kualitas di podium III sesi utama murai batu RSND & IV sesi B Dirut. “ Hokinya baru segitu hari ini, tetap bersyukur dan tetap semangat untuk event-event selanjutnya,” ujarnya.

Iwan Cahaya Perdana meski beberapa jagoannya kurang hoki namun tetap yakin terus mengikuti gelaran yang akhirnya membuahkan hasil manis dimana kelas Love bird Kasie Ali Topan mampu bertengger diposisi runner up. Dikelas lain yakni kacer, Pujangga debutannya juga menempati posisi yang sama dikelas Manager. Hadir juga Dyas Sajuta SF juga berhasil menempati posisi runner up dikelas Direktur dengan cuatkan gaco barunya Bandit.

Kelas lovebird paud dimeriahkan keikut sertaan Ferguso milik Mr. Jajak yang berhasil mencuri perhatian tim juri juga penonton lewat aksi menawan yang ditampilkan saat berlaga disesi B Manager. Fasih dalam memuntahkan tembakan-tembakan panjang menjadi senjata pamungkasnya untuk mendulang point penuh sebagai yang terbaik dikelas tersebut. “ Semoga terus stabil prestasinya sampai dewasa nanti,” cetus salah satu crew.

Begal masih menjadi salah satu kuda hitam dikelas cucak hijau papan atas dimana namanya selalu eksis menghuni tahta kejuaraan. Turun 2 sesi siang ini, gaco polesan tangan Mr. Kim punggawa Kim Sangkar SF Jepara ini cukup merepotkan rival untuk berhasil finish juara I disesi A Direktur dan juara III B Direktur. Disusul penampilan stabil Mbah Granat besutan Fauzi AC yang pasca bertaji di gelaran Kapolda Jateng dan Semarang Vaganza, siang ini kembali membuktikan kualitasnya bersanding di podium juara III sesi A Direktur.

Sukses mencuri point mutlak dikelas ini yakni disesi B Dirut adalah Paku Alam milik GF Parfum Bolomanuk BC yang begitu mencolok aksi tarung dengan balutan materi mumpuninya. “ Hari ini test drive Prabu yang keempat pasca mabung dan cideranya, Alhamdulillah menunjukkan peningkatan dimana bisa terus masuk 5 besar baik sebelumnya di Mahkota Cup, APBN, dan Semarang Vaganza. Demikian juga dengan Paku Alam yang Alhamdulillah juga tetap stabil sampai detik ini dipercaya menempati podium I,” papar Ghufron sang empunya.

Beberapa kandidat juara dikelas jamtrok ini menyatakan siap mengusung gacoannya bertandang ke Piala Jogja Istimewa pekan depan. Diantaranya adalah Nunu 1945 SF Pati yang sukses menghantarkan Gambang Suling ke podium juara III sesi B Dirut sebagai laga warming up nya untuk dapat menyumbangkan point dalam mengibarkan bendera Dt. Karfeed. “ Kita geber lagi GS di Jogja Istimewa, semoga ada hoki di sana,” ujarnya.

Kemudian Han Semarang yang mengandalkan Soimah untuk nyeri juara III disesi utama cucak hijau RSND dan A Dirut berduet maut bersama gaco Hwa Mei nya bernama Mei Wha yang juga sukses menorehkan prestasi sebagai runner up disesi Manager. “ Puji Tuhan kestabilan keduanya terus terbukti disetiap event, seperti edisi sebelumnya di Semarang Vaganza Soimah dan Mei Wha koncer di podium I dan II. Untuk selanjutnya kita agendakan melawat event kolosal Piala Jogja Istimewa pekan depan, semoga lebih membanggakan lagi,” ungkapnya.

Kingkong cendet yang berhasil menempati posisi runner up dikelas Manager milik Fahri Demak merupakan suatu kebanggaan tersendiri baginya bias bersanding dengan burung – burung papan atas, dengan modal materi dan volume yang dahsyat kingkong jagoannya berhasil menunjukkan kwalitasnya diajang bergengsi ini. Selain itu dikelas kenari juga berhasil diraupnya yakni dikelas Manager dengan tunjukkan Tiramitsu dijuara tiga besar. Sama halnya di alami oleh Rosyid dari Pandanaran SF Semarang dengan bekal percaya diri dan yakin atas kwalitas jagoannya berhasil tampilkan Galaxy dikelas Manager meski harus kalah tos gantangan sehingga ga bias masuk point 3 besar.

Andri Kubite SF Semarang berhasil buktikan kwalitas Jemblung jagoannya dikelas terakhir yakni kelas Gokil meski perjuangan harus dilalui dikelas sebelumnya meski kerja maksimal namun dewi fortuna belum berpihak kepadanya. “Saya kejar terus ditiap kelas karena saya melihat kerja jemblung sangat istimewa namun hanya kurang pantauan dari para juri, Alhamdulillah dikelas gokil Jemblung terlihat paling menonjol dan bendera koncer a akhirnya menancap digantangannya,” Ucap Andri yang merasa puas dengan pencapaian gacoannya ini.

Dt. 8055 Cup II yang salah satunya diusung oleh Topik Semarang berkibar lewat prestasi yang ditorehkan gaco debutan barunya bernama Kuda Hitam dikelas kacer. Sebagai pengorbit kacer papan atas, Topik cukup konsisten lewat produk-produk jebolan tangan dinginnya. Seperti halnya Kuda Hitam yang memiliki kualitas wahid dengan karakter tarung istimewa ini langsung menggebrak di event RSND Cup I untuk menyabet predikat nyeri runner up.

Siapa yang tidak mendengar kedigdayaan kacer bernama Ankara milik Foead Alaina asal wilayah Kaliwungu-Kendal, sudah pasti kebanyakan kacer mania mengetahuinya lewat segudang prestasi membanggakan yang terus stabil ditorehkan disetiap laga silaturahminya. Siang ini namanya lagi-lagi menghebohkan untuk tampil nyaris nyeri runner up bersanding dengan kacer-kacer nasional lainnya.

Sebagai pemilik tangan dingin yang selalu eksis mengorbitkan kenari-kenari jawara dibuktikan oleh Bewe Cirebon yang siang ini kembali sukses mengawal penampilan Abu Dhabi besutan Agus APB Cirebon untuk nyaris menyabet predikat hattrick. Durasi lagu pembawaannya panjang-panjang ditopang volume serta gaya tarung gela-gelo merupakan ciri identik Abu Dhabi dalam beraksi, hal inilah yang menjadi point plus performanya untuk dapat mencuri perhatian tim juri yang bertugas sesuai dengan kualitasnya. “ Silaturahmi ke Semarang bawa Abu Dhabi ditemenin ponakan saya Daffa dan Hafid, Alhamdulillah hasilnya cukup optimal,” jelasnya.

Hadir juga bapak  H. Asnawi yang masih dinas di Polda Jateng yang mempunyai koleksi  burung-burung jawara diantaranya Murai batu Lidah Api, Dealova, Sumowono dan Jaguar, Cucak ijo listrik,  Cendet maestro, Love bird maestro, Murai borneo coki-coki dan jemblung, Kenari m150. Dimana dieven ini dengan mengibarkan bendera Nusantara SF berhasil menampilkan Jaguar Dikelas Murai batu dan Jemblung dikelas Borneo.

Paparazi anis merah debutan Mr. Iwan Duta dengan kawalan Kenyot berhasil menjajaki 3 kelas yang disuguhkan digelaran ini, berhasil di posisi puncak dikelas manager sedangkan di kelas Kasie & Gokil mampu bertahan di posisi runner up. Sementara dikelas ciblek tim CMC 1000 Patean komando Mr. Kirnoe Sukorejo sukses mendaratkan duo amunisi ciblek andalannya bernama Gladiator dan Bintang Timur untuk masing-masing bertengger di podium runner up. “ Silaturahmi tanpa batas, kapanpun dan dimanapun CMC 1000 siap hadir menjalin persaudaraan,” ungkap Mr. Kirnoe.

Dipenghujung gelaran panitia mengumumkan peraih juara umum Single Fighter oleh H. Jay JPMRT78 SF asal kota Banjarmasin-Kalimantan. “ Kebetulan ada pantauan Borneo di sini dan sudah deal untuk Sangkakala kita mahar Rp 40jt, semoga bisa lebih membanggakan lagi nantinya. Alhamdulillah amunisi yang kita bawa juga moncer dengan point penuh, jadi dapet bonus hari ini bisa juara umum,” jelas salah satu crew mewakili H. Jay. Kemudian sebagai juara Bird Club dinobatkan kepada Dt. Karfeed.

“ Terimakasih atas supportnya hari ini, kami memohon maaf kepada seluruh rekan-rekan kicaumania atas segala kekurangan maupun kesalahan yang terjadi dalam kami menyuguhkan gelaran lomba hari ini,” tutup Ketua Pelaksana. *team

Daftar Juara RSNC UNDIP – Semarang (10/2/2019)

 

Dt, Karfeed raih juara Bird Club

Dyas Sajuta BC kembali cetak LB Dewasa lgs masuk podium2 cuatkan Bandit

Ferguso besutan Mr. Jajak curi point dikelas Lb Paud

Fauzi AC, Mbah Granat stabil moncer di event bergengsi

Galaxy mampu bersanding dengan cendet papan atas milik Royid Pandanaran SF

GF Parfume, Prabu & Paku Alam stabil

H. Asnawi selalu kibarkan Nusantara SF

H. Jay JPMRT78 SF raih juara Single Fighter

Han Semarang siap usung amunisi ke Jogja Istimewa

Juara Runner up masih berpihak di sosok Mr Iwan Cahaya Perdana dikelas Love bird & Kacer

Kingkong dikelas cendet dan Tiramitsu dikelas kenari Bbs A berhasil masuk 3 besar

Kubite SF yg dimotori oleh Andri masih eksis dikelas borneo andalkan Jemblung memimpin dikelas Gokil

Kuda Hitam besutan Topik kibarkan bendera Dt. 8055 Cup 2

Maxxx Power support gelaran

Mr. Cecep

Nunu 1945 SF, Gambang Suling prepare Jogja Istimewa

Paparazi debutan Mr. Iwan sikat 3 kelas dikawal Kenyot

Rizki Setiawan selaku Ketua Pelaksana

Sensitif milik Dewo Mahessa SF Weleri

Abu Dhabi milik Agus APB Cirebon nyaris hattrick

Anak Lanang konsisten bersaing di event akbar

Ankara milik Foead Alaina nyaris nyeri runner up

Begal banggakan Kim Sangkar Jepara

Bewe Cirebon pengorbit kenari papan atas

CMC 1000 kawalan Kirnoe bertaji dikelas ciblek

Dewi Lanjar jebolan Danies Team PKL sabet double winner