LATBER RUTIN DFP AKAR RUMPUT MADIUN

MENJARING PEMULA KICAU, DAN MEMBERI RUANG LUAS, UNTUK NGULIK BURUNG YANG MASIH DALAM PROSES

MediaBnR.com- Berjalan sederhana dan penuh kedekatan, Latber rutin DFP (Dungus Forest Park) Akar Rumput, yang digelar ditamandikawasan hutan lindung milik Perhutani Kec. Wungu Kab. Madiun Minggu (19/5/2019) berjalan lancar.

Latber yang menjaring para pemula kicau, untuk nyeting burung dan juga ajang ngulik burung-burung baru atau debutan ini selalu memberi warna yang beda. Meski mengedepankan Akar Rumput, namun tak sedikit para kicau mania senior yang hadir setiap minggunya untuk memberi suport sekalian ngadem dikawasan ini, yang kebetulan nuansa alam dan udaranya masih alami.

Dibukanya kelas Losgan disetiap minggunya, dengan hanya membandrol tiket20 dan 10K, semakin memanjakan para kicau mania setempatuntuk menggantang burung, ditambah lagi hanya memakai dua lapis selot gantangan untuk satu juri memantau burung Love Bird, penilaian dikelas tersebut semakin transparan.

Penilaian tabel kusus Love Bird pun dibikin dengan simpel dan mudah dipahami para peserta. “Kita sengaja bikin simpel dan mudah dicerna, mengingat target kita memang untuk belajar dan memberi pembelajaran parapemula dan juga untuk cari setingan yang masih dalam proses, kita juga memberi durasi penilaian diatas rata-rata biar burung lebih tahan untuk event yang lebih besar kedepan, “ucap Mr. Peyek juri yang bertugas.

Hal senada juga dikatakan juri Iwan, yang biasa tugas dilatber tersebut, “sistem kita tidak kaku, bahkan selalu kita sarankan kicau mania yang mencari ide,lalu ajukan ketika, baru kita kaji, kita pelajari,terus kita kembalikan lagi untuk rekan-rekan dan kita terapkan dilatber selanjutnya, “ungkap Iwan.

Tampilan sederhana, dari mulai sarana dan lokasi masih menjadikan pekerjaan rumah sendiri bagi EO setempat. Kendati demikian semangat para kicau mania sangat bagus disetiap gelaranya. Mengedepankan kebersamaan dan saling shering permasalahan didunia burung antar pemain dan crew menjadikan DFP solid keberadaanya.

Selan kelas Love Bird, Cucak Hijau juga kenari yang cukup setabil,komunitas Sogon atau Sriganti Madiun,akir-akir ini juga terlihat sudah mulai berani tampil dilatber DFP, meski minoritas, namun semangat untuk terus berjuangdari komunitas Sogon Plat AE perlu diapresiasi.

Masih lanjut juri Iwan, “kita memang independen sejak awal, baik pembikinan sarananyamaupun lokasi taman wisatanya sendiri, tapi Alhamdulillah, akir-akir ini sudah mulai ada suport pemerintah, dari dinas Perikanan dan kelautan Kab. Madiun, do’a kansaja,semoga habis Lebaran sarana gantanganbisa mulai dipugar, biar lebih mantep, karena pihak Pariwisata Kab. Madiun kemarin juga sudah mulai turun tangan,menyangkut keberadaan kegiatan kita yang bukan semata-mata karena bisnis, “pungkasnya. (Toto Jr)


GALERY FOTO :

JAWARA KELAS SOGON

KLC SF. TURUT HADIR RAMAIKAN LATBER RUTIN DFP

KOMUNITAS SOGON PLAT AE EXTRA SOLID

LB ARJUNA. DEBUTAN PUTRA SENTUL RAIH JUARA 1

LB GENTA JAWARA KELAS LOVE BIRD A

MR. PANCA. LOHU SF HADIR PENUH SUPORT

SALAH SATU SUASANA KELAS LOVE BIRD LATBER DFP

SALING SHERING BERSAMA CREW DFP

SEMANGAT PARA AKAR RUMPUT

SUASANA SANTE PARA KONTESTAN

TEAM PUTRA SENTUL

WONOASRI BC TUNTASKAN KELAS LOSGAN DENGAN MANIS