bang boy

Mediabnr – Menjadi pemain sejati didunia burung itu sulit sekali selalu ada kepentingan. Apapun bentuk ceritanya namanya lomba akan selalu merasa burungnya layak dan harus. Padahal kalau kita lihat dilomba ada juga beberapa orang pemain sejati dan berjiwa gantlemen. Dia lihat burungnya dia bandingkan dengan yang lain dan dia mengakui kalah. Apakah pemain itu selalu murni dalam lomba burung?.

“Kalau semua murni kayaknya ha..ha.. nggak lah, kan bisa kita lihat. Selama ini Juri yang dikambing hitamkan karena suatu kekalahan. Kalau Juri sudah kita benahi mereka kerja apa adanya, apakah tetap Juri yang akan disalahkan?.

Pasti tetap Juri yang disalahkan tapi kalau aku lihat selama ini didunia burung ini hanya beberapa pemain yang paham akan makna lomba burung. Bohonglah kalau pemain lihat burung lawan yang dilihat burung sendiri itu yang terjadi. Aku benahi Juri tapi pemain berbenah diri jangan egosi merasa burung nya paling bagus” kata BnR satoe.

Benar apa yang disampaikan oleh BnR satoe kita amati aja dilapangan. Ada pemain yang ikut masuk lapangan dengan gayanya mendekati pedok Juri. Ada pemain yang merasa burungnya kerja padahal dia tidak lihat disisi lain yang kerja. Tapi semua itu dilema dalam dunia burung terpenting seperti yang disampaikan oleh BnR satoe .”BnR akan benahi Juri, tapi pemain benahi diri masing-masing”.

Baca Juga  Rosullan Desa Mulusan Diawali Lomba Burung