20TH PIALA RAJA

Sang Penyapu Ranjau Sien Rony Sf dengan mudah raih juara umum SF

Mediabnr – Event tahunan yang dihelat oleh PBI cabang Bantul memang sudah ditunggu tunggu oleh para kicau mania Nusantara, tak hanya para single fighter maupun Bird Community, semua hampir menyiapkan amunisinya dari jauh hari bahkan berbulan bulan.

Gelaran yang dipandu langsung oleh Master Seremonial/MC kondang Mr Samuri membuat semarak Piala Raja 20 semakin meriah, tak hanya itu,gelaran yang juga dibuka langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Pembayun seakan gelaran Piala Raja begitu sacral dan mempunyai nilai tersendiri bagi kicau mania yang hadir ditaman candi Prambanan.tak pelak gelaran Piala Raja selalu dinantikan oleh kicau mania Nusantara.

Seperti Piala Raja saat ini, 911 yang dimotori langsung oleh Aba Hudan Arjun Surabaya sengaja hadir dan menyiapkan amunisinya dari beberapa bulan lalu,dari 60 amunisi yang ada dimarkas 911 Surabaya hanya 10 amunisi yang terseleksi dengan rapi untuk dibawa dipanasnya persaingan kelas ekor panjang termasuk dikelas Ring Silver PBI yakni Kalimasada dari breeding pribadi 911 yang raih podium utama,menurut informasi yang dihimpun oleh pewarta BnR Surabaya 911 memang menyeleksi 60 amunisinya dengan hadir di berbagai event local maupun gelaran Nasional dari berbagai EO,seperti jejak pada event Cisadane, amunis 911 mampu bersaing diblok barat dengan memboyong trophy ticket utama di runerup bersama HellBoy,tak diragukan lagi amunisi 911 memang dicetak untuk merampok ticket utama,seperti halnya pada gelaran saat ini (Piala Raja 20TH),911 membuka sejarah baru dengan merampok ticket Maha Raja bersama GANAS.

Saat ditemui di sela waktu pasca kelas Maha Raja, orang nomor satu 911 dengan rendah hati mengatakan,ini bukanlah kesuksesan pribadi saya,akan tetapi ini merupakan kesuksesan team kecil kami,semangat,ketelatenan serta kesabaran untuk melatih dari kelas latber hingga masuk seleksi sebagai amunisi menuju piala raja,semoga hasil ini tidak membuat kami puas,akan tetapi membuat kami semakin berhati hati untuk merawat amunisi yang ada sebab semakin kedepan persaingan dikelas ekor panjang akan jauh lebih panas dan alot ungkap Aba Hudan dengan senyum akrabnya.

Tidak hanya 911 team yang sukses membawa trophy dikelas ekor panjang di gelaran Maha Dahsat /Piala Raja tahun 2019 ini, Mr Donik Junada dari Bali untuk pertama kalinya turun di gelaran Nasional mampu membawa dua trophy idaman mascot Piala Raja bersama amunisinya ROMANSAH dengan duduk dipodium tiga dikelas Ring sekar Kedaton C dan Prameswari C,ini merupakan sebuah anugrah bagi Mr Donik Junada,pasalnya gelaran ini merupakan paling dahsyat yang iya hadiri sejak bermain ekor panjang/murai batu,saya tidak akan bisa hadir dan bermain di Piala Raja 20TH jika tidak ada sang Maestro Agung Tatto Bali,dengan tangan dingin beliau kami bisa hadir disini, hadir bersama orang orang hebat bermain dalam satu event untuk menjadi yang terbaik ,dengan pengalaman beliau arahan dan bimbingannya menjadi sebuah motivasi untuk menjadi kicau mania sejati,yang artinya kwalitas adalah yang utama untuk meraih yang terbaik.

Sementara itu sang Legendaris burung Cucak ijo yang namanya sempat mewangi di gelaran Piala Raja beberapa tahun lalu Mr Agung Tatto Bali harus puas dengan amunisi barunya Millenium yang duduk di tiga besar,setelah hampir enam tahun fakum di dunia burung karena sibuk dengan pekerjaan, sepertinya rindu untuk membawa pulang Mahkota Raja,menurutnya amunisi cucak ijo yang hadir digelaran ini cukup dahsyat dahsyat, seperti Monster milik Mr Robert,GS Erik Sanders,Godong Mr Alex gresik,namun kami tidak kidder dengan nama besarnya,semua mempunyai kwalitas sendiri sendiri dan tergantung strategi serta kemampuan untuk memahami amunisinya untuk mendapatkan bendera merah.dan saya trmotifasi untuk itu semua,semoga dalam gelaran selanjutnya Millenium bisa tampil lebih baik dari hari ini untuk bisa bersanding nama nama diatas, ungkap sang legendaris cucak ijo Histeris dengan penuh keyakinan.

Baca Juga  Keyakinan Tim Menjadi Dasar 911 SF borong 16 Tropi Piala Raja

Dari blok yang sama, Jalak Bali Team juga mendapat keberuntungan saat mengawal TO (Target Oprasi) dan Fungky kopral,murai batu yang namanya cukup harum di blok sebrang laut/Bali tampil menawan dikelas Maha raja dan Pariwisata E,tak hanya dikelas murai batu,JBT yang dikomandani langsung oleh Mr Ngurah dan sang pengatur strategi H Coco Abas cukup merasa Puas,pasalnya amunisi yang di bawa ke yogya masih mampu bersaing dengan murai batu yang memang namnya lagi harum saat ini,akan tetapi kami cukup puas dengan hasil ini sebab yang hadir disini memang amunisi amunisi pilihan dan memang disiapkan betul apalagi dikelas maha raja.

Selain kelas cucak ijo dan murai batu,kelas yang mempu menyedot perhatian adalah kelas paruh bengkok,UTUN amunisi Maha Dewa Sumenep yang baru didapat beberapa bulan lalu dengan harga yang fantastis itu mampu pecahkan rekor enam kelas dengan bendera merah mutlak tanpa ada persaingan berat yang berarti,UTUN membuka sejarah dengan menyingkirkan KUsumo milik Mr Sigit WMP Klaten.

Gelaran yang mampu menyedot 7000 kontestan dengan 5 lapangan itu menyisahkan banyak kenangan, seperti Persebaya amunisi Milik Kaji Djambon Surabaya,menurutnya gelaran ini merupakan gelaran perdana untuk amunisinya,meski sudah melalui beberapa tes di berbagai event dan EO berbeda ,namun inilah untuk pertama kali Persebaya turun dengan para nama nama besar yang telah tersohor di dunia kicau mania,al hasil Persebaya masih kebagian podium ditiga besar dua kelas,,,menurutnya ini merupakan sebuah pelajaran besar bagi teamnya,semua perlu persiapan semua perlu keseriusan untuk hasil yang maxsimal,,kalo hanya sekedar mendapatkan trophy banyak cara untuk mendapatkanya,,akan tetapi berbicara kwalitas semua butuh waktu panjang dan fase tersendiri ungkapnya.

Tak hanya Kaji Jambon Surabaya yang mengalami fase perdana turun di gelaran kolosal Piala Raja,,Aba Zaky Surabaya pun juga mengalaminya,baru pertama turun di gelaran ini murai batu Kacong mania miliknya masih mampu duduk dipodium tiga dua kali,meski sedikit gerogi/nervous bertemu bintang youtube amunisinya mampu melewati dengan sempurna,ya.. semua butuh proses kilahnya sambil mengusap keringat di dahi.dan saya bersukur masih bisa hadir dipelataran candi prambanan dan membawa pulang mascot piala raja,sedang masih banyak rekan rekan dari jauh tidak bisa membawa pulang mascot ini.

dengan diahiri kelas lovebird bintang PBI H tepat pukul 17.30 panitia memutuskan Duta Chofifah I merebut juara umum BC/Bird Community,tidak bisa dipungkiri Duta Chofifah Cup I mampu menguningkan pelatran Candi Prambanan bersama sang ketua PBI Jatim Bapak Herri,tak pelak Trophy juara umumpun diboyong ke blok timur dengan mudah,dengan dikomadani Mr Ipunk arek jawa timur guyup kompak mengusung duta Chofifah I.

pada juara umum SF/Single Fighter,sang legendaris Mr Sien Rony Surabaya turun langsung memimpin pasukannya di Piala Raja 20TH ,Mr Sien Rony dengan kekuatan penuh juga mudah memboyong Trophy Sf bersama amunisnya Cucak ijo New Rimba Sakti,Monster dan lovebird Utun sebagai pengumpul point terbanyak.

crew 911 bersama sang komandan Aba Hudan rampok ticket utama bersama GANAS

Rindu akan mahkota Raja sang legenda cucak ijo Mr Agung Tatto sukses raih tiga besar bersama Millenium

PBC Team Gresik terus exsis di tiap gelaran Nasional

Mr Dody KOBER Team Malang masih mampu raup trophy

meski turun perdana digelaran Nasional Aba Zaqy Surabaya masih kebagian dua mahkota Raja bersama Kacong Mania dikelas murai batu??????????????????

Kaji Djambon PERSEBAYA..-semua butuh proses-

Jalak Bali Team masih bisa tersenyum dengan Fungky kopral dengan duduk dipodium tiga dikelas Maha Raja

Duta Piala Gubernur Chofifah Cup I bawa trophy juara Umum BC

dibawah tangan dingin Mr Agung Tatto,Donik Junada sukses bawa Mahkota Raja bersama Romansa dikelas murai batu