BANDUNG LAUTAN API CUP 3

Bang Boy, H. Mungin dan Erik Phoenix

Mediabnr – Event kolosal Bandung Lautan Api Cup 3 di Pusdikku, Jl. Sindang Sirna, Bandung, Minggu (29/9), memang mempunyai nilai historis yang berbeda di dunia kicauan. Tercatat 3.372 peserta hadir meramaikan gelran kolosal tersebut. Peserta terjauh datang dari Makassar dan Medan, mereka datang bukan sekedar untuk bertanding, tetapi juga ingin merasakan atmosfir perjuangan burung-burung hebat bersaing adu kicauan. Lomba yang diprakarsai H. Mungin ini, memang sudah menjadi destinasi pilihan, danagenda rutin penggemar ocehan untuk menghadirinya.

Erik dari pakan Phoenix yang menjadi pendukung utama lomba ini, datang langsung memantau jalannya lomba. Phoenix pakan terbaik yang saat ini sedang naik daun, dan sudah teruji kualitasnya puluhan tahun, memang tepat menjadi sponsorship lomba Bandung Lautan Api Cup 3. Selain lomba ini berkelas nasional, juga menjadi trending topic terpopuler.

Hendy dan Kiki Ares Kolaborasi DSK Duta Khofifah Cup Juara BC

Kiki Ares dan Hendy berkolaborasi dengan bendera DSK Duta Khofifah Cup, dan berhasil memboyong juara BC di event kolosal ini. Pemenang juara SF diraih Ivan Syam Royal Sakura SF. Ivan Syam berhasil mempertahankan kedigjayaan kota kembang, mempertahankan supremasi kemenangan. Moncernya skuad Royal Sakura, memberikan sinyal kekuatannya semakin mapan dan komplet.

Semar Sakti Pulang Bawa Mobil

Di kelas murai batu utama, Semar Sakti, milik Mr. Olix, menjadi sang pemenang di kelas BOB 36 gantangan Tanda Mata, dan berhak mendapatkan satu unit mobil. Turun satu kali hanya di kelas utama, Semar Sakti, berhasil tunjukan pesona terbaiknya. Persiapan yang matang serta toalitas Mr. Olix dan tim yang solid, menjadikannya pemain tangguh dengan amunisi yang mewah. Tengil, masih murai batu gacoan Mr. Olix juga berhasil rebut jawara satu di kelas BnR. Bersaing ketat dengan murai batu terbaik nasional, tak membuatnya gentar dan tetap tampil berkelas.

Lorenzo Runner Up Terbaik

Posisi runner up ditorehkan, Lorenzo, gacoan Tias dari Lampung. Kalah koncer satu merah dari sang pemenang, menunjukan kinerja, Lorenzo, memang aduhai pada kelas bergengsi. Kedepannya, Lorenzo, punya peluar besar untuk berbicara banyak, mengingat materi yang dimilikinya terbilang komplet. Di kelas anis merah, Rajawali, gacoan Isan Tasikmalaya memang sedang on fire. Pasca double winner di Piala Raja, kembali siang ini, Rajawali, rebut jawara 1 & 2. Makin matang dan mapan saja aksi, Rajawali, yang selalu tebar pesona indahnya. Sebagai anis merah papan atas layak sudah, Rajawali, disebut sebagai merah paling stabil saat ini.

Asterix Memang Hebat

Asterix, juga gaet posisi runner up terbaik di kelas murai batu BnR. Murai batu milik dr. Riki dari Panjalu Ciamis, langsung dikawal mekanik terbaiknya Andry. Setelah mencuri perhatian di lomba Gubernur Jabar Cup, kali ini aksi, Asterix, kembali tampil hebat. Leonard, murai batu ekor hitam gacoan H. Dian Eot lagi-lagi bikin ulah lewat obral isian dan durasi kerja ajibnya. Dikawal A. Tia, Leonard, makin cemerlang saja aksinya. Layak jawara satu digaetnya lewat kemenangan yang meyakinkan. Davit di kelas Hwa Mei membawa amunisi terbaiknya bernama, Srigala, yang berhasil cetak double winner. Pasca menjawara di Piala Kapolda Jabar, kembali aksi heroik, Srigala, tak terbendung ukir kemenangan. Pantas sudah, Srigala, dinobatkan sebagai hwa mei terbaik saat ini, yang selalu menjadi pemenang di kelasnya. (Tim)

Rajawali Tangguh dan Berkelas

Leonard Rayakan Kemenangan

Isan (Kanan) Pemilik Anis Merah Rajawali

H. Mungin (Tengah) Ketua Panitia

Bang Boy dan Sopyan Juandi

Srigala Double Winner di Hwa Mei

Royal Sakura Juara SF

Baca Juga  Manny Pacquiao Embatama Masih Bernyali