AGUNG BUDIMAN JOGJAKARTA

Beberapa koleksi sangkar cungkok ori

Mediabnr – Dalam dunia burung, tak hanya lomba dan penangkaran, namun ada juga collector burung antik (albino) serta collector sangkar cungkok lawas/ori. Salah satunya adalah Agung Budiman Jogja atau biasa disapa Hehek. Saat awak media menyambangi di kediamannya, puluhan sangkar cungkok berjejer rapi menghiasi ruang tamunya. Ada salah satu sangkar antic terbuat dari kayu Hung Swan bertemakan pavilion burung Phoenix. Perlu diketahui kayu Hung- Swan Zhi adalah kayu yang sangat langka di Cina sehingga harganyapun mahal.

Ada pula sangkar pleci terbuat dari kulit kerang inlay dan kulit penyu dengan tema panen seafood laut, yang unik sangkar tersebut dibuat di 3 negara, body dibuat di Vietnam, ruji berikut acecories dibuat di Cina dan finishing di Singapore. Juga sangkar Whamei klasik/original bertemakan Huang Lou Meng buatan tahun 1987 dengan pengukir asli master Hoo Kok Nien (sudah meninggal).

Ada juga sangkar unik yang semuanya terbuat dari acrylic. Saat ditanya tentang asal usul sangkar tersebut, Agung menjelaskan “Sangkar tersebut sudah jatuh/dikoleksi oleh kolektor Thailand. Jadi untuk mendapatkannya tidak mudah harus merayu dan bolak-balik Indonesia – Thailand. Puji Tuhan akhirnya mau melepas.”

Awak media kembali menyisir di kediaman rumah belakang. Wow.. ternyata burung-burung antik dan albino berjejer, diantaranya Murai Albino, Pleci Albino, Kacer Albino dan masih banyak lagi yang kesemuanya sudah gacor bahkan ada yang pernah diturunkan di Latpres di seputaran Jogja dan meraih prestasi. (TOBIL/TYCKA)

Sangkar pleci cungkok dengan tema Panen seeafood laut bahan kulit kerang inlay, jeruji kulit penyu

Sangkar full acrylic dari Thailand

Sangkar cungkok pleci dan wha mei

Sangkar cungkok dengan tema pavilion burung Phonix berbahan kayu Hung Swan Zhi

Sangkar Whamei tema Hung Lou Meng buatan tahun 1987 pengukir Master Hoo Kok Nien

Sangkar Pleci dengan tema Romansa Kamar Barat atau Xi Xiang Chi