Anniversary 3rd BnR Koblen

MediaBnR.com -, BnR Koblen yang ada di Kota Pahlawan Surabaya merayakan Anniversary nya yang ke 3 bersama kicau mania Surabaya dan sekitarnya pada hari Minggu, (01/12).

Suasana lomba kelas Murai Batu di Anniversari 3rd BnR Koblen

Gelaran tersebut berlangsung meriah dan terbilang ramai dihadiri kicau mania, bahkan gelaran yang memberikan tropi bermodel Naga dan Harimau 5 dimensi tersebut juga dihadiri oleh Adry (Pengawas BnR Indonesia). Selain itu pengurus pengurus BnR Regional Jatim pun turut serta menghadiri event ini

Yandik (Divisi Juri BnR Jatim), H. Yayat (Bendahara BnR Jatim), Budi Robot (Ketua BnR Jatim), Setiono (Ketua BnR Surabaya), Andry (Pengawas BnR Indonesia)

Kehadiran merekapun cukup memberikan warna yang berbeda di gelaran kali ini, sebab selain terbilang jarang para petinggi BnR ini bertemu dan berkumpul di satu event, merekapun banyak memberikan masukan buat para Juri Juri BnR yang bertugas di event kali ini.

Cucak Ijo Rudal saat menyabet posisi Runner Up Cucak ijo B

Tim 7371 asal Malang juga turut hadir meramaikan gelaran yang diracik oleh punggawa juri BnR Surabaya (Opick). Pada gelaran kali ini mereka kembali menuai sukses di kelas kelas yang diikuti, salah satunya yang paling menonjol saat bermain di kelas burung Cucak Ijo.

Setelah setiap minggu lalu ia juga selalu sukses menyabet posisi juara 1 di event event luar kota seperti di Probolinggo, Mojokerto dan beberapa kota lain Di kelas tersebut jagoan milik Mario yakni Rudal, lagi lagi mendapatkan posisi Juara. Bahkan di Event akbar ketiga BnR Koblen ini Rudal sukses menyabet gelar burung Cucak Ijo terbaik diakhir gelaran, kiprahnya saat bertanding memang patut diacungi jempol, kerja apik full jamtrok dengan tembakan rapat dari suara burung Greja dan Kapas tembak berhasil membuat Juri BnR untuk memposisikannya di podium juara 1 hingga dua kali alias nyeri.

Mario (kiri) trima tropi Cucak ijo terbaik untuk Rudal dari Stiono (Ketua BnR Surabaya)

Di kelas utama Cucak Ijo VIP, Rudal melibas lawannya dengan langsung bertengger diposisi atas, begitupun di kelas Cucak Ijo A, ia juga menempati posisi pertama. Dan dikelas terakhir Cucak Ijo B Rudal cukup menempati posisi runer up. Kemudian diakhir gelaran, tim 7371 yang mengusung Rudal ini akhirnya juga menyabet Tropi Juara umum BC.

tim 7371 sukses raih Juara Umum BC

Sedangkan untuk kelas Utama Murai Batu VIP, posisi juara pertamanya berhasil didapat oleh jagoan milik Anton BK. Murai Batu Skhoi miliknya ini memang tampil memukau diatas penilaian Juri, meski dikondisinya yang baru saja tuntas mengembalikan Bulu Bulu besarnya dengan sempurna, Sukhoi terbilang tangguh untuk tampil dan menyabet posisi Juara 1. Kemudian saat di sesi kedua yakni kelas Murai Batu Ring, Sukhoi cukup puas berada di tempat ketiga.

Murai Batu Sukhoi milik Anton BK berkuasa di kelas Utama

Di penampilan keduanya tersebut Anton BK merasa cukup untuk menyudahi pertarungan selanjutnya, sebab Anton BK merasa tetap ingin menjaga kondisi Sukhoi yang baru saja tuntas tumbuh bulu baru.”Kasihan lah sama Sukhoi, sebenarnya saya yakin dia masih bisa tampil, Cuma saya gak ingin memaksakan dia aja, daripada dampaknya nanti dia ngambek, malah ribet ntar ngurusnya, jadi kita tetap main slow saja dulu buat Sukhoi sampai dia nanti benar benar Topform” kata Anton BK sembari beranjak meninggalkan Lapangan BnR Koblen.

H. Said bersama tim dengan hasil tropi kemenangan 1, 2 Murai Batu Santana

Disisi lain kelas Murai Batu, jagoan milik kicau mania kawakan asal kota pudak Gresik yakni H. Said, kali ini juga menuai kemenangan berkat kerja murai batu anyarnya yang bernama Santana. Ia bersama timnya memang berniat membawa Santana untuk tampil di setiap event, alasannya supaya murai batu yang berasal dari Jawa Barat ini terbiasa di kelas kelas yang ramai di wilayah Jatim sebelum ia persiapkan tampil di event yang lebih spektakuler.

Baca Juga  DAFTAR JUARA LATBER BnR BRAWIJAYA (18/07/2019)

Santana tampil pertama di kelas Murai batu Ring, dikelas tersebut ia sukses menduduki posisi pertama dengan baik, namun saat kembali naik disesi kedua yakni kelas Murai Batu A, Santana cukup berada diposisi Runner Up. Selain karena kalah tos nomer gantangan dengan lawannya, kerja Santana memang beda dengan sesi awal. “dia ini memang karakternya cari lawan yang mau tarung, awalnya dia ketemu lawan yang mau tarung disampingnya, Cuma saat sesi mau habis, nah lawannya itu tiba tiba gak mau tarung lagi, akhirnya Santana udah kehabisan waktu untuk cari lawan lagi yang bisa mengimbanginya” kata H. Said.

H.Said dan Tim sebenarnya juga bersyukur dengan hasil Santana hari ini, sebab setidaknya Santana yang baru berganti Sangkar ini sempat juara 1 dan tetap mampu tampil maksimal meskipun dengan sangkar baru, dan diketahui dari salah satu timnya bahwa Santana berencana akan tandang di event Anjasmoro Cup 2 di Lamongan Jawa Timur.

Budi Bogem beserta istri usai menangkan sesi kedua dengan raihan Juara 1 lovebird Betet

Berbeda lagi dengan pemain kawakan yang satu ini, yaitu Budi Bogem si pemilik Lovebird Betet yang sempat Viral beberapa waktu lalu. Kiprahnya di dunia kekekan hingga kini tetap konsisten dan masih dengan jagoan lama pula, yaitu tetap si Betet.

Lovebird yang satu ini memang belum menyapu bersih setiap posisi juara pertama, namun tetap bisa diacungi jempol dengan konsistennya yang masih mampu tampil dengan gaya khasnya kekekan yang berdurasi menitan, bahkan dibeberapa kelaspun ia masih sempat menempati posisi Juara pertamanya. Salah satunya saat tampil di kelas Lovebird B, dimana saat itu Betet benar benar menampilkan gaya khasnya yakni ngekek panjang. Durasi kekekannya sempat terhitung oleh Juri dengan mendapatkan poin super sebanyak 12 kali di kantongnya. Alhasil dengan hitungan mutlak Betet layak untuk menempati posisi pertama.

Perjuangan Betet memanglah tak mudah, sebab di sesi sebelumnya ia hanya berada diposisi ketiga. Diakui oleh Budi Bogem, hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang terik turut serta mempengaruhi kinerja Betet diatas gantangan, “Tapi dia juga kerja bagus lo tadi, tapi gak tau kenapa poin nya jadi gak banyak. Tapi gak apa apa lah, mungkin poin lovebird yang lain juga lebih besar, yang penting saya sendiri sudah senang Betet di kelas selanjutnya juga bisa juara 1, smoga selanjutnya bisa masuk juara lagi” kata Budi Bogem disela sela istirahatnya. Dan memang benar, disesi berikutnya Betet juga kembali meraih juara meski diposisi Runner, hingga diakhir gelaran Betet lah yang meraih tropi Lovebird Terbaik.

Tim Gembel Elit SF sukses kuasai posisi Runner Up dengan Lovebird Udin Ngakak

Kemudian petarung kekekan yang lain yang bisa dibilang pendatang baru di dunia kekekan Jatim ada jagoan milik Rifky. Lovebird yang bernama Udin Ngakak ini juga berhasil tampil apik dengan bersaing bersama sang lovebird maestronya.

Udin Ngakak yang memiliki durasi kekekan hampir dua menitan tersebut sempat berhasil menempati posisi runer up dengan poin yang bisa dibilang tinggi, yakni sebesar 2.165 poin.

Saat bermain di kelas Lovebird Fighter A, Rifky tetap merasa puas meski Udin Ngakak berada di posisi juara ketiga. Diakuinya ia bersama Udin Ngakak merasa bangga dengan hasilnya, sebab selain memang lawan lawannya yang tak mudah untuk ditumbangkan, setidakanya Udin Ngakak tetap bisa bersanding di tangga Juara bersama Lovebird fenomeal saat ini yang memiliki durasi kekekan diatas rata rata, siapa lagi kalo bukan Lovebird Gadis Muda milik Bilal Ramadhan asal Modung Bangkalan Madura yang di kelas Lovebird Fighter A tersebut ia menempati posisi pertamanya.

Rifki pemilik LB Udin Ngakak (kiri) bersama Bilal pemilik LB Gadis Muda

Diakhir gelaran, setelah panitia merekap hasil kejuaraan di setiap kelasnya, akhirnya mengumumkan hasil kejuaran Umum BC dan Sf dan juga Hasil Kejuaraan burung burung yang berhasil menang berkali kali dengan penobatan burung terbaik di fersi gelaran Anniversary 3rd BnR Koblen ini. Sekaligus sang MC yang biasa disapa Emmak, juga menyampaikan rasa terima kasihnya mewakili seluruh Panitia BnR Koblen kepada seluruh peserta yang hadir dan juga kepada seluruh pengurus BnR Jatim dan Pusat yang turut serta hadir di gelaran ini. (Den!)

Mahadewa SF yang berhasil meraih juara Umum SF