MediaBnR – Event dadakan yang dipersiapkan hanya dalam waktu 5 hari saja namun mampu meraup sukses lewat dukungan yang mengalir deras serta kehadiran seluruh lapisan kicaumania dari berbagai penjuru kota sekitaran Pekalongan, yaitu Road To AB Galeh Cup 1 yang diselenggarakan pada hari Senin (13/1) di Halaman Stadion Hoegeng Kraton kemasan Team Work AB Galeh komando langsung Mr. Bambang AB Galeh.

“ Saya mewakili Team Work AB Galeh beserta seluruh kepanitiaan event Road To AB Galeh Cup 1 mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan sedulur kicaumania semua yang telah mendukung dan mensukseskan gelaran hari ini, tak lupa juga kepada produk pakan Twister yang telah all out mensupport. Luar biasa sekali antusiasnya, kami tidak menyangka akan semeriah ini karena tanpa persiapan dan dilaksanakan bukan dihari libur, semoga ini bisa menjadi inspirasi sekaligus pendongkrak gairah menggantang kicaumania khususnya Pekalongan, sekali lagi terimakasih,” ungkap owner penangkaran murai batu ring AB Galeh BF dan PBI Silver ini.

Bambang AB Galeh terjun langsung mengawasi gelaran

Full gantangan nyaris tampak disetiap kelas yang ada dimana gacoan-gacoan handal kicaumania bersaing memperebutkan prestasi di ajang bergengsi kawalan MC cantik Mimi Yeni ini. Bintang-Bintang baru pun bermunculan ditengah ketatnya kompetisi, diantaranya adalah squad amunisi Buah Raya pimpinan Mr. Baba yang cukup banyak menorehkan kemenangan dikelas kenari dan lovebird.

Arena Road To AB Galeh Cup I full peserta

Raja Tega, Excellent, Gali Gongli dan Baby Alien adalah nama-nama bintang tersebut yang mampu mencuri perhatian dikelas kenari. Nyaris memiliki tipikal kualitas yang sama dengan balutan gaya tarung indah ditopang durasi panjang lagu aktif membawa masing-masing bintang baru tersebut ke tangga podium. Disusul Octagon yang tak mau ketinggalan mencicipi panasnya kompetisi di lovebird fighter dengan hasil akhir runner up sesi Happy.

Octagon mempersolid squad amunisi Baba-Buah Raya

Penanganan tepat Kecut Arsene and friends selaku mekanik patut diacungi jempol dimana squad amunisi Buah Raya setiap pekannya sukses menggapai prestasi disetiap laga silaturahminya di berbagai gelaran, seperti halnya pekan lalu pada gelaran 10 G di kota Cirebon. “ Alhamdulillah, kualitas gacoan Buah Raya semakin diperhitungkan disetiap gelaran, semoga untuk seterusnya kami dapat lebih baik lagi mempertahankan prestasi ini,” ungkap Mr. Baba sang Nahkoda.

Buah Raya komando Baba borong juara di kenari dan lovebird

Belum lama terjun menekuni karier di ajang tarung kualitas murai batu papan atas, salah satu debutan baru hasil breeding sendiri dengan ring D’Rioz bernama AK-47 milik Inoenk ini patut diwaspadai. Sebelum turun di laga ini, Jumat lalu namanya sudah bertengger sebagai peraih double winner di latpresan sekitar. Dan Senin ini kualitas wahidnya yang berbalut materi sempurna juga kembali diakui untuk menyabet predikat yang sama, double winner untuk menyapu bersih kelas murai batu. Penawaran demi penawaran dari rekan kicaumania untuk meminang AK-47 pun cukup banyak mengalir, namun sang empunya belum berniat untuk melepas.

D’Rioz SF Bandar orbitkan AK 47 hasil breeding sendiri sabet double winner

Diantara kicaumania tersebut terlihat Rian RBF salah satu penangkar tersohor kota Kendal yang juga langsung menempel ketat usai melihat paparan kualitas AK-47 di arena. “ Silaturahmi pastinya menghadiri gelaran dulur kita Om Bambang Galeh, ya iseng-iseng bawa bahan baru sekalian mantau aja siapa tau ada yang cocok,” ujarnya.

Silaturahmi Rian RBF (tengah) pantau kualitas murai batu

Kehadiran Panglima, salah satu kacer papan atas yang sudah matang mencicipi asam garam event hingga nasional milik H. Doel Baset ini juga ikut memeriahkan gelaran. Tampil dengan jubah barunya, Panglima terlihat semakin berkharisma untuk memperlihatkan kualitas stabilnya di lapangan. Hasil nyaris double winner dengan selisih tipis bendera koncer menjadi awal yang baik untuk langkah Panglima selanjutnya menghadapi event-event kolosal di depan.

Konsistensi Panglima tetap diakui dikelas kacer

“ Sebenarnya turun perdana kita paksakan langsung turun di BnR Award kemarin, tapi sepertinya belum maksimal karena bulunya masih terlalu basah. Di sana kita dapat sample pakan Twister Anti Strees Honey & Egg dan kebetulan langsung kita coba setibanya dirumah untuk mengganti voer hariannya. Perubahan kondisi Panglima berangsur cepat membaik dan terlihat semakin nyaman mengenakan jubah barunya pasca mabung ini. Settingan extra foodingnya pun tidak extreme seperti sebelumnya karena asupan yang diterima Panglima lewat voer Twister ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhannya, oleh karena itu saat ini dia lebih terlihat on fire di arena dan terbukti hasilnya hari ini nyaris nyeri,” jelas sang mekanik.

Diakhir acara segenap panitia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan maupun kekuarangan dalam menyuguhkan gelaran hari ini. “ Jikalau ada salah dan kurangnya dalam penjurian maupun dalam kepanitiaan, saya mewakili Team Work AB Galeh memohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga dari banyaknya kekurangan ini bisa menjadi motivasi kami untuk berbenah dan membangun lebih baik lagi di event selanjutnya hingga puncak gelaran AB Galeh Cup 1 nanti. Mohon doa, dukungan, dan partisipasinya,” tutup Mr. Bambang Galeh. (kiky)

Support penuh produk pakan Twister

Tiketing diserbu kicaumania dari berbagai penjuru kota

Samson milik Anton PKL terbaik di cucak hijau utama Raja Tega

Alif ABF andalkan kualitas Veteran sabet nyeri

Kecut Arsene sukses kawal Buah Raya Squad dikelas kenari