Maleo Cup 2 Semarang

MediaBnR – Semarang, Bertepatan dengan hari libur nasional memperingati hari raya Imlek panitia arena gantangan MKS feat BnR yang berlokasi di Lapangan Gendong Mangunharjo RT.6 RW.3 Semarang mempersembahkan sebuah gelaran lomba burung berkicau dengan tajuk Maleo Cup 2, Sabtu (25/1). Seperti kesuksesan laga Maleo Cup 1 tahun lalu, gelaran kedua siang hari ini pun ramai dipadati kicaumania.

Animo kicaumania cukup tinggi untuk menguji kualitas serta mentalitas gacoannya meskipun hujan turun mengiringi jalannya lomba, rekan-rekan kicaumania yang hadir dari berbagai penjuru wilayah sekitaran tetap terlihat bersemangat mengikuti ajang kawalan Juri BnR Indonesia ini. Penerapan lomba non teriak yang tetap terealisasi meski peserta berada di dalam pagar pembatas mempermudah tim juri untuk menilai dan memutuskan burung yang layak menjadi juara dimana aksi hebatnya disaksikan langsung oleh peserta.

Maleo Cup 2 sukses & meriah dibawah kawalan JBI

Persaingan yang ketat dan saling mengumbar tembakan terjadi dikelas murai batu, dimana Kopi Hitam dan Djarum bersanding gantangan. Kopi Hitam milik Martin Semarang yang di arsiteki oleh Bokir tampil apik dengan gaya ngeplay happy melantunkan roll isian suara burung-burung master serta semburan tembakan-tembakan panjang bervariasi secara berulang menutup durasi full kerjanya. Perform berkualitas mumpuni inilah yang kemudian sukses membawanya dua kali ke puncak podium untuk meraih predikat double winner.

MB Kopi Hitam milik Mr. Martin sabet double winner

Hal senada juga fasih dipertontonkan oleh Djarum besutan Mas Pur punggawa MP 2 SF Semarang dengan kualitas yang tak jauh beda, roll rapat bongkar volume serta isian senjata pamungkas yang begitu jelas terpapar di dalam arena paling bergengsi ini. Kendati harus puas dua kali menempati podium runner up, ini sudah cukup membuktikan kestabilan prestasinya mengikuti ajang-ajang nasional seperti pada laga pekan lalu dimana namanya tercatat di daftar juara Piala Jateng 2020. “ Bangga pastinya, di usianya yang masih belia Djarum sudah mampu bersanding tahta  di event-event besar. Ini bukti bukan janji, semoga seterusnya Djarum tetap stabil,” pungkas Mas Pur.

Djarum debutan Mas Pur MP2SF raih nyeri runner up

Sementara Bala Kumala milik Jie Jefri VJ dari MH 1 Team mencuri point mutlak di sesi murai batu BnR. Aksi heroiknya yang berbalut kualitas di atas rata-rata mampu memaksa rival-rival tangguh lain dikelas ini mengakui dan memuluskan langkahnya ke garis finish. “ Disesi awal tadi memang sedikit kurang top perform karena awal cuaca panas namun di pertengahan turun hujan, jadi harus sedikit menyesuaikan dan rela tergeser di podium 4. Namun disesi ini nampaknya dia sudah bisa enjoy untuk all out menuntaskan aksi terbaiknya,”  jelas Jie Jefri VJ.

Jie Jefri Vj-MH1 team andalkan kualitas Bala Kumala

Aksi borong juara sukses disemat oleh Teddy Bun-Pandanaran SF dikelas cendet. Namanya memang bukan kaleng-kaleng sebagai salah satu actor pengorbit burung seribu isian ini, dan tak heran di event ini pun ia kembali membuktikan kualitas tangan dinginnya lewat ketiga amunisi yang tercatat jelas di tangga juara. Diantaranya lewat aksi dahsyat Sugali yang memimpin disesi cendet Mangunharjo disusul Super Bejo membayangi ketat di podium runner up. Demikian juga dengan Suro yang tipis berbagi bendera koncer untuk legowo menempati podium juara 3 sesi cendet Semarang. “ Roll speed tembak, volume tembus, gaya tarung ngeyel, serta durasi kerja full awal akhir itu wajib,” cetus sang mekanik.

Teddy Bun punggawa Pandanaran SF borong juara Cendet

Beberapa pekan lalu nama SX-Platinum tercatat sebagai salah satu amunisi lolos uji di gelaran Tribute To Bp. Joko Bonita Boyolali dimana aksi ciamik gaco milik Iwan Platinum KHI ini sukses merebut podium runner up. Hari ini pun namanya kembali diakui untuk stabil mempertahankan prestasi tersebut ketika bersanding ketat dengan jago-jago jamtrok Pantura.

SX-Platinum milik Iwan Platinum KHI Stabil naik tahta juara

Moment sakral pasca mabung dimana rekondisinya bisa cukup lama memakan waktu mungkin menjadi salah satu momok yang ditakuti kebanyakan gacoan khususnya dikelas kenari. Namun hal ini tak berlaku bagi Hellboy milik Paul Intan-Royal Merapi, laga perdana dengan jubah barunya kali ini langsung membuahkan hasil cukup optimal untuk menuai podium runner up.

Pasca mabung Hellboy milik Paul Intan-Royal Merapi langsung tancap gas

Tampil di dua kelas cucak hijau, Hacker debutan anyar Pungky benar-benar menarik perhatian, turun disesi pertama BOB 36G Hacker sudah cukup membuat onar lewat balutan sempurna jamtrok bongkar isiannya untuk menempati podium juara 3, dan kembali tampil lebih sadis disesi kedua Maleo untuk kemudian mutlak ditetapkan sebagai sang jawara.

Ditemani sederet prestasi squad amunisi lainnya, Hacker sukses mengibarkan bendera Dt. Nabil Cup 2 komando Mr. Galuh 33 yang akan menggelar lomba akbar tersebut di lokasi Asrama Arhanud 15 Jangli Perbalan-Semarang (Gantangan Semarang 33) pada tanggal 16 Februari 2020 mendatang. “ Semua kelas loss gant, banjir doorprice, dan kejutan-kejutan seru pastinya, monggo rekan-rekan kicaumania Nusantara kami tunggu dukungan serta partisipasinya,” papar sang punggawa didampingi crew.

Hacker besutan Pungky banggakan Dt. Nabil Cup 2

Diakhir gelaran segenap jajaran panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah turut serta mensukseskan lomba hari ini. “ Tak lupa kami memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Sukses selalu kicaumania, salam satu hati satu hobi,” tutup Sukma Titut. (kiky)

Support Kuby diwakili Danang Alita

Agung SQ-23 Canary Farm menerima penghargaan

Komunitas Konin memeriahkan gelaran

Penghargaan diberikan kepada P. Sus Langit Bird Farm