Solar Cup I Pati

MediaBnR – Pati, Solar Cup 1 sukses berikan kesan positif bagi rekan kicau mania, gelaran event Minggu 26 Januari 2020 besutan H. Yulandang  H. Pincuk dari team Silobur mampu hadirkkan gelaran yang sangat spesial. Penuh dengan hadiah tambahan doorprize yang sangat menarik, menjadi salah satu magnet pemanis bagi rekan kicau mania.

Sesuai dengan kebiasan yang selalu dilakukan seperti event-event sebelumnya, gelaran dibuka dengan acara santunan bagi anak-anak yatim dan piatu disekitaran lokasi gantangan lomba yang berada dihalaman kecamatan Margoyoso kota Pati.

Pemberian santuanan kepada anak-anak yatim dan piatu

Dari kota kudus Mahameru masih menjadi ancaman serius selepas pasca mabungnya, jagoan dari Mr. Dimas Anto DMA Kudus kian hari menunjukkan kerja yang sangat menjanjikan. Dari 3 kelas yang diikutinya, Mahameru tampil trengginas dengan gaya happy, penuh dengan gelontoran tonjolan isian materi lagu yang istimewa. Podium juara 1,2 dan 3 menutup hari Mahameru dengan manis.

Mahameru Mr. Dimas Anto DMA Kudus tampil konsisten di 3 sesi

Disusul Murai Batu Petir milik Mr. Handis Legacy SF yang mampu merusak dominasi Mahameru. Gaco yang baru lepas masa mabung ini mampu tampil energik dikelas utama Murai Batu, tonjolan isian lagu yang istimewa berikan podium juara 1 dikelas utama. Mr. Handis akan mengistirahatkan Murai Batu Petir agar bisa tampil maksimal di piala Sweet Valentine nanti.

MB Petir curi point dikelas utama

Sniper milik Misbah SF  menerima dengan lapang dada keputusan pengadil dilapangan, bermain dengan sangat elegan harus diputuskan dengan koin perebutan juara 1 dan 2. Ini dikarenakan nilai bendera koncer Sniper sama dengan milik Mahameru, Namun Mr. Misbah tidak mempersoalkan itu. Bisa tampil on fire sudah sangat puas menurutnya. “Mungkin dievent selanjutnya perform Sniper bisa meningkat lagi dan dewi keburuntungan berada dipihak Sniper”. Ucap Mr. Misbah.

MB Sniper banggakan Misbah SF   

Sogo milik Mr. Ragil W Levita Jaya berhasil mencuri point dikelas pamungkas Murai Batu. Gaco yang sudah kenyang asam garam diatas pentas ini harus bekerja keras hingga sesi terakhir. Bersaing ditengah gaco-gaco terbaik dari berbagai kota di Jawa Tengah, membuat Mr. Ragil makin percaya diri untuk membawa Sogo ke ajang lomba bergengsi.

Levita jaya all crew

Ludiro gaco Murai Batu milik Mr. Antok NT BF diluar dugaan mampu menyodok di 3 besar daftar juara. Burung yang baru dicabut dari glodok langsung tancap gas untuk memburu tropi kejuaraan. Materi tonjolan yang mumpuni menjadi bekal mengarungi kerasnya kelas Murai Batu, hasil ini sudah cukup mengangkat Ludiro yang merupakan gaco lawas dari Mr. Antok NT BF.

Ludiro indukan breeding Antok NT BF Cabut glodog tancap gas

Dikelas Cucak Hijau Bonek jagoan dari Mr. Bagas SSL SF Pati, menjadi bintang dikelas Cucak Hijau dengan raihan double winner. Dengan gaya hiper ngetrok dengan tonjolan lagu yang dibawakan dengan panjang-panjang, membuat jalan Bonek untuk menjadi yang terbaik tidak mendapat halangan. Konsisten di 2 sesi membuat rasa penasaran Mr. Bagas untuk mencoba peruntungan dievent-event besar. Bonek dibeli Mr. Bagas dari trotolan dan bisa menjelma menjadi superstar diatas pentas berkat polesan tangan dingin Le Nasir yang dipercaya untuk memolesnya.

Cak Ijo Bonek nyeri

Nagasaki Kacer Mr. Danny Surya SF, berikan penampilan super energik. Dengan gaya kejer buka ekor, dibalut roll speed yang rapat dibumbui tonjolan kasar yang dimuntahkan nyaris meraih nyeri dikelas Kacer. Nagasaki merupakan pendatang baru yang mulai menebar ancaman dikelas Kacer. Kota Pati merupakan salah satu basis pencetak burung Kacer level nasional. “Semoga Nagasaki bisa bersaing dilevel nasional dan berprestasi dilevel tertinggi.” Ucap Mr. Danny.

Kacer Nagasaki nyaris double winner

Raja Rimba milik Mr. Andi MP Jepara, masih menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penantang serius dikelas Kacer. Gaco sarat pengalaman ini sangat kenyang dalam mengarungi ajang lomba, dengan senjata roll speed dan tonjolan kasarnya masih menjadi momok bagi para sang rival. Dibawah kawalan Mr. Parmin Raja Rimba sukses disesi kedua dengan merebut podium pertama.

Kacer Raja Rimba dikawal Mr. Parmin

Dikelas Cendet Dewa Sakti milik Mr. Agus Phetok P. Majapahit, tergelincir disesi pertama dengan menempati posisi ke 4. Performa bertambah mapan disesi ke 2, dengan roll speed tancap disatu titik berhasil mengamankan podium pertama.

Dewa Sakti besutan Mr. Agus Phetok

Dan diakhir acara HW Jepara menjadi yang terbaik untuk kategori the Best Bird Club dan untuk the Best Single Fighter direbut Alik Serapan SF. “Terimakasih untuk rekan kicau mania yang sudah ikut meramaikan gelaran Solar Cup I, mohon maaf bila masih ada kekurangan disana sini  kita akan terus berbenah untuk menjadi yang terbaik. Kita jumpa lagi dievent-event selanjutnya.” Ucap H. Pincuk bersama H. Yuladang.(kiky/aben)

HW Jepara raih juara umum Bird Club

Alik Serapan SF raih Juara Umum

Putu Saridin SF usung Saridin naik podium