LOUNCHING KHI KLATEN

Pemotongn tumpeng oleh Ketua KHI Klaten

MediaBnR-Klaten, Dalam suasana New Normal Covid’19, KHI (KonservasiHebat Indonesia) langsung melebarkan sayap di kota Klaten dengan mengadakan gelaran lomba burung berkicau yang bertajuk “Lounching KHI Klaten” dengan Ketua Bp. Bambang Wicaksono. Lokasi menempati pasar hewan Kuntulan, Wedi Klaten dengan gantangan permanen dan ruangan semi indoor.

Walaupun akses menuju lokasi agak jauh dari jalan raya, namun event ini bisa dibilang sangat ramai/sukses, terbukti pemain dari luar kota seperti Solo, Boyolali, Salatiga, Semarang, Jogyakarta, bahkan Surabaya hadir. Beberapa kelas full peserta diantaranya Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer, Anis Merah. Tak ketinggalan Komunitas Anis Merah Solo Raya yang dipimpin Om Bakuh dan komunitas Anis Merah Jogja yang diketuai Om Priyanto full team ikut meramaikan gelaran tersebut.

Tepat pukul 17.30 WIB gelaran berakhir, Bp. Bambang Wicaksono Ketua KHI Klaten didampingi Om Sapta Ketua Umum KHI menyampaikan banyak terima kasih kepada para peserta yang telah meluangkan waktu ikut hadir dan meramaikan gelaran kami. Mohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan.

Ketua KHI Klaten Bp Bambang Wicaksono – Saat pelepasan burung

Di sesi Murai Batu, Jayabaya milik WW Angga Surabaya yang dinahkodai Ari Krupuk Jogja tampil ganas nyaris tak terbendung lawannya. Materi irama lagu mewah serta tonjolan tembakan dasyat dilontarkan silih berganti di dua kelas yang diikutinya hingga meraih Double Winner. Dua minggu sebelumnya juga meraih kemenangan nyeri di Latpres D’Niten Jogja. Saat ditemui awak media Ari Krupuk menuturkan “Jayabaya bukan Joyoboyo lho. Ini gaco baru pelapis Joyoboyo, sedang Joyoboyo posisi sekarang lagi mabung” pengin lihat aksi Jayabaya, tonton di Youtube TOBIL Chanel.

Team WW Angga Surabaya – Sukses antarkan Murai Jayabaya raih Double Winner

Semetara di sesi Kacer, Pak Gino Jogja tak tertandingi dengan jago handalannya yang diberi nama Pangeran berhasil membungkam lawan-lawannya di dua kelas yang diikutinya. Tipikal Pangeran saat digantangkan tampil nagen satu titik dengan lagu ngerol yang dibawakan dengan durasi panjang. Minggu yang lalu Pangeran juga merebut Podium Utama di dua tempat yang berbeda. Saat ditanya tentang pola perawatannya, Pak Gino menyebutkan: “Pangeran yang rawat istri mulai darij emur, mandi, hingga masuk umbaran. Untuk jangrik gak ada stelannya asal kenyang pasti jalan. Pokoknya rawatan simple tidak neko-neko” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Pak Gino Jogja dan crew – Kacer Pangeran tak terbendung menang nyeri

Petarungan di kelas Anis Merah juga tak kalah seru dengan Murai Batu. Burung-burung terbaik Aniser Jogja dan Aniser Solo Raya serta Aniser Salatiga bertempur untuk memperebutkan burung terbaik versi Anis Merah Mania, yang menarik pertarungan awal kelas Anis Merah antara Jordan besutan H 2 BR Salatiga yang dikawal Bardi dengan Tombo Ati milik Om Priyanto Jogja. Keduanya sama-sama memiliki gaya rebah serta buang kanan kiri lebar nyaris sejajar dengan tangkringan dan power/volume keduanya hampir imbang, namun di akhir penilaian Tombo Ati hanya kalah 1 bendera koncer B hingga harus legowo menempati posisi Juara 2.

Om Priyanto Ketua Aniser Jogja – Tombo Ati menempati Runner Up

Di kelas Cendet, Abakura gaco syarat prestasi milik Ade Irawan kembali menorehkan prestasi gemilang. Tampil satu titik dengan irama kasar, speed rapat serta tembakan-tembakan dasyat berhasil menempati Podium Utama di dua kelas yang diikutinya. Sedangkan RC jagoan Akbar Prambanan menguntit di belakangnya dengan merebut Juara 2 dua kali. (TOBIL/TYCKA)

Akbar Prambanan – Cendet RC Runner Up 2 kali

Ketua Umum KHI Om Sapta ikut memantau jalannya lomba

KHI Klaten resmi dibuka

Ipung, Wahyudi – Duet MC kawal jalannya lomba

Team Bayonet Merah Putih – Keamanan Lomba

Segenap Juri KHI yang bertugas

Suasana gantangan semi indoor