HANZO CUP 1

MediaBnR.com – Surabaya – Gelaran yang digagas oleh koko Teguh Hanzo di gantangan BnR Brawijaya Surabaya bertajuk Hanzo Cup 1 sukses menghabiskan seribuan lebih tiket di tengah tengah masa New Normal ini, Minggu 26/07.

Sebenarnya event yang satu ini harusnya di gelar pada tanggal 12 April 2020 lalu, namun dikarenakan kondisi di Indonesia khusunya di wilayah Surabaya juga terdampak pandemik Covid-19, akhirnya gelaran tersebut diundur sebanyak dua kali.

Pengunduran yang pertama, akan di gelar pada tanggal 28 Juni, namun karena dirasa belum meyakinkan untuk digelar pada tanggal tersebut, akhirnya diundur lagi hingga hari minggu kemaren 26 Juli 2020 digelar.

Koko Teguh Hanzo

Koko Teguh selaku penyelenggara mengaku memang kondisi ini sempat menjadi kendala beberapa bulan lalu, akan tetapi berkat kordinasi bersama pemlik gantangan yang sekaligus ketua BnR Jawa Timur, yakni Budi Robot, akhirnya diputuskanlah gelaran HANZO CUP 1 ini digelar kembali pada hari minggu 26 Juli 2020.

Bahkan kondisi tersebut juga terbilang diuntungkan oleh sejumlah kicau mania, sebab buat rekan rekan kicau mania yang sudah memesan tiket sejak bulan februari lalu jadi punya waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan jagoan jagoannya untuk berlaga di setiap kelas yang diikutinya.

pembagian doorprize setiap kelas

Dari format lomba pun tak ada yang berubah secara siknifikan, hanya saja ada penambahan kelas Gratis yang diperuntukkan para pecinta burung Anis Kembang, juga kelas Murai Batu APBN yang diperuntukkan paara pecinta ekor panjang yang mengguakan Ring APBN. Sedangkan kelas kelas yang lainpun juga tetap sama, termasuk dua kelas yang berhadiah 1 unit sepeda motor gres dari dealer resmi Yamaha, yaitu kelas Murai Batu dan Cucak Ijo.

peserta Anis Kembang tiket Gratis yang mendapat Doorprize Krodong sangkar

Selain hadiah yang istimewa, geralaran ini juga menyediakan banyak doorprize yang diundi di setiap kelas yang dimainkan per sesi. Mulai dari hadiah pakan burung, puluhan kaos suport dari Imortal, topi, perlengkapan burung, sangkar burung, alat2 elektronik rumah tangga, dan lain sebagainya. Alhasil gelaran berlangsung lancar dan kondusif.

Suasana kelas Murai Batu

Meski sempat terjadi sejumlah protes dari rekan rekan kicau mania, koko Teguh juga menanggapi denga bijak terkait hal tersebut. “mengenai protes dari peserta, saya rasa penilaian yang dilakukan oleh Juri BnR yang bertugas sudah sesuai dengan fakta lapangan, tapi jika kondisi ini tetap dianggap tak sesuai oleh teman teman kicau mania, saya menghargai itu, karena kejadian seperti ini sudah wajar terjadi disetiap lomba, ada yang puas dan ada yang tidak puas. Tapi saya pribadi mohon maaf yang sebesar besarnya, dan juga saya mengapresiasi sekali  teman teman kicau mania yang berani menyampaikan perhatiannya buat kami dengan cara yang santun dan tanpa anarkis ini, sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih untuk kritik dan sarannya pada kami, mari kita lanjutkan event ini sampai akhir” kata koko Teguh disela sela sibuknya ikut mengontrol panitia yang bertugas. *Den!

Baca Juga  Arek Cilik Pengendali Lawan, Rojo Koyo Membalas di Sesi Kedua, Membuka Latber Baru Setiap Selasa dan Jum'at