HANZO CUP 1

MediaBnR.com – Surabaya – Tak hanya burung jagoa asal kota Surabaya saja yang mampu berhasil meraih juara dan membawa tropi kemenangan, bahkan dari kota dan kabupaten lain berhasil menjuarai setiap kelas yang disajikan gelaran Hanzo Cup 1 yang di gelar di lapangan BnR Brawijaya (Jl.Kesatrian Kodam V Brawijaya Surabaya), Minggu 26/07.

Ada kicau mania asal kota Pudak Gresik yang pada gelaran ini ia mengandalkan jagoan ekor panjang. Jika biasanya kita ketahui Mr. Alex ini selalu identik dengan gacoan Cucak Ijo, namun kali ini ia sengaja membawa amunisi Murai Batu untuk merubah suasan kemenangannya.

Superman BF sukses bawa pulang tropi murai batu terbaik dari hasil MB Grandong

Salah satunya ia mengandalkan murai batu Grandong, dimana sebenarnya murai batu yang memimiliki gaya sujud sujud saat tampil di atas gantangan ini terbilang baru ia miliki sejak sebelum masa pandemik covid-19  ini ia dapatkan dari rekan sejawatnya dari kota Surabaya. Namun Mr.Alex mengakui, bahwa Grandong memang jarang nampak di lapangan, sebab sejak baru ia take over, Grandong langsung memasuki masa mabung yang berbarengan dengan masa pandemik covid-19.

MB Grandong saat beraksi

Alhasil, sejak Grandong usai menyelesaikan masa mabungnya, ia mampu tampil edan di gantangan BnR Brawijaya ini sebanyak 3 kelas yang salah satunya ia nyaris membawa pulang satu unit sepeda motor saat main di kelas Utama. Dikarenakan ia hanya meraih bendera A 1 dan bendera B 2, Grandong harus puas dengan kemenangannya dan bertengger di podium juara 2.

Tapi, keyakinan Mr.Alex terhadap Grandong yang mengusung bendera Superman BF tak terhenti disitu saja. Berdasarkan pengetahuannya mengenali Grandong yang mampu bermain berapa kelas pun, akhirnya di sesi berikutnya Grandong kembali naik di kelas Murai Batu G16 dan Murai Batu G36. Dimana di dua kelas tersebut Grandong berhasil menguasai Juara pertamanya dengan raihan yang baik, sekaligus berbekal 3 kemenangannya, Grandong dinobatkan sebagai Murai Batu Terbaik oleh Panitia Hanzo Cup 1.

Tiara BF sukses hantar Hummer tempati posisi juara di kelas Murai Batu

Sedangkan tim tuan rumah asal Surabaya yakni Tiara BF yang dikomando oleh Mr.Mario turut serta menuai kemenangan di kelas ekor panjang. Meski hanya berhasil menempati posisi kedua kelas Murai Batu 36, murai batu yang bernama Hummer ini bisa dibilang sukses menunjukkan tajinya di kelas neraka gelaran ini.

Baca Juga  Gelaran Kedua New Normal Banyak Yang Baru, Sabrina Berjaya, Ngopi Team Borong Tropi

Diakui oleh sang mekanik Hammer yakni Mr.Fai, bahwa Hummer ini beberapa waktu kemaren memang belum bisa topform alias Tampil Maksimal. Dikarenakan si Hummer memang dalam masa pemulihan untuk bisa kembali tampil di lapangan, banyak proses yang harus dilalui Mr.Fai untuk mengembalikan performa Hummer di lapangan. “saya bilang cukup sulit ya, mengembalikan Hummer bisa tampil lagi, bekal saya cuma sabar, telaten, dan terus berusaha. Alhamdulillah hari inilah hasilnya” kata Mr.Fai. usai menerima Tropi juara Murai Batu G36.

Tiara BF Tetap eksis usai Hammer kembali topform dan bawa pulang tropi

Selain itu ada pula jagoan Murai batu yang lain milik Bunda Ira Tiara BF yang juga turut masuk dalam deretan para jawara Hanzo Cup 1 ini. Diantaranya ada Prabu dan Mat Pecok yang sukses menempati juara lima besar kelas Murai batu Brawijaya dan G42.

Sedangkan di kelas burung paruh bengkok berhasil dikuasai oleh lovebird asal Madura, yakni lovebird Jupan milik Andhika BJ SF Kamal.

berbekal 2 kemenangan juara 1, Jupan dinobatkan sebagai Lovebird terbaik

Lovebird yang satu ini memang patut diacungi jempol empat, sebab di dua kelas ia ikuti mampu ia libas juara pertamanya dengan aksi yang benar benar memukau. Sebab dimasa masa maraknya lovebird konslet, lovebird Jupan tetap mampu mempertahankan eksistensinya di kelas Lovebird Fighter. Durasi kekekannya yang diatas rata rata, berhasil membuat bangga sang pemiliknya (Mr.Andhika) yang sedang berada di atas laut sebagai salah satu ABK kapal nasional di Indonesia.

Penampilan pertama Jupan saat bermain di kelas Lovebird Fighter G36 A sukses berada di posisi pertama dengan hasil poin sebanyak 2.685. kemudian di penampilan kedua kelas Lovebird Fighter G36 B yang ketika itu jarak jadwal bermainnya cukup jauh dari sesi pertama, yakni sekitar 20 kelas berikutnya. Namun meski demikian performa Jupan terbilang stabil, sebab poin raihannya tetap bernilai dua ribuan dan tetap menempati posisi pertama. Sekaligus Jupan juga dinobatkan sebagai lovebird terbaik oleh panitia Hanzo Cup 1 diakhir gelaran. *Den!