MediaBnR – Dalam rangka New Normal kota Yogyakarta, lomba dan kontes burung berkicau kembali
digelar. Kali ini Rajawali Indonesia menggandeng gantangan Penny Jaya dengan tajuk:
“Launching gantangan Rajawali Indonesia Feat Penny Jaya”. Lokasi yang berada di seputaran
Kota Gede Yogyakarta ini berlangsung meriah dan tertib. Beberapa kelas Murai Batu, Cucak
Hijau, Branjangan full peserta. Pesertapun juga mematuhi protocol Covid’19 dengan memakai
masker, cuci tangan sebelum masuk lokasi dan jaga jarak. Saat akan menggantang petugas
keamanan juga mengharuskan peserta cuci tangan dan masker harus dipakai.
Komunitas Anis Merah Yogyakarta yang dikomandani om Priyanto juga turut
berpartisipasi hingga panitia membuka 3 kelas, 2 diantaranya nyaris full peserta. Kestabilan Anis
Merah Starling milik Royal Merapi Klaten patut diacungi jempol. Betapa tidak, setiap minggunya
turun gantangan, bukannya drop malah semakin stabil, terbukti kali ini menggaet Juara 1 dan 2.
Minggu sebelumnya di Klaten Vaganza. Starling menempati 4 besar. Neo sang mekanik
berencana menghadiri kembali di Event Robert Pantau Peduli Covid’19 di kota Magelang
minggu depan.
Sementara di sesi Murai Batu, Sujud Syukur gaco andalan Sidik HG dari Bantul kembali
mengumpulkan pundi-pundi Juara. Walaupun tidak dikawal langsung oleh pemiliknya mampu
tampil apik dengan memutahkan lagu-lagu kasar sesekali diselingi tembakau panjang hingga
finish akhir merebut Juara di kelas utama. Sesi berikutnya penampilannya kurang begitu
maksimal hanya menduduki posisis 4 besar. Pesertanya juga tidak diragukan lagi diantaranya
Juara 1,2 di Kopdar kicaumania Tlogorejo Yogyakarta. Juara 1 dan 2 di gantangan Pradana
Klaten. Juara 1 di Prakista Jogja. Juara 1 di Latpres Singosaren Jogja. Juara 4 di Launching KHI
Klaten. Juara 4 di Pekalongan Vaganza.
Sementara di sesi Cucak Hijau, Pro Hyper besutan R Yoga Solo penampilannya top-form
nyaris tak terbendung lawannya. Irama lagu mewah dinyanyikan dengan panjang-panjang
tentunya didukung gaya khas Cucak Hijau yaitu jambul ngentrok di 2 sesi yang diikutinya hingga
menorehkan Juara 1 sebanyak 2x.
Setelah sekian lama fakum, kembali lagi berlaga di jalur yg sama seperti Transbird yang masih
konsisten dijalur Lovebird, itulah Lovebird Simon yang mengawali lagi dijalur kejuaraan Fighter
yang masih mendarah daging yg dimiliki oleh Arif Transbird Jogja
Reza MH Kecil Boyolali yang mempercayakan Betet untuk mengawal Kenari bernama
C.D. Kenari AF warna kuning polos dengan lagu cengkok standart berdurasi panjang serta
volume tembus iniberhasil menempati podium puncak di kelas standart kecil utama. Di Klaten

Baca Juga  Daftar Juara Selapanan Peny Jaya (18/10/2015)

Vaganza beberapa minggu yang lalu CD juga bertengger di posisi Juara 1 kelas standart kecil
utama.
Yang menarik di event kali ni adalah penampilan Lovebird Baron milik Rully Ochie dari
Tidar SF Magelang. Lovebird betina warna hijau kepala hitam ini konslet dengan durasi panjang
dan jeda sangat rapat serta gaya ekstrime. Turun di kelas lovebird umum dengan menyapu
bersih Juara 1 sebanyak 3x atau Hattrick.
Robert Pantau yang minggu besuk akan punya gawe di kota Magelang juga ikut
bersilaturahmi dengsn membawa 1 amunisi Anis Merah yang diberi nama Ra Penting yang
menempati posisi 3 besar.
Di akhir acara Om Peny didampingi Anang Sandex selaku IP Rajawali Indonesia
mengucapkan banyak terimakasih pada para peserta yang telah hadir dan ikut meramaikan
gelaran kami. Mohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan. Sampai bertemu
kembali di acara RI berikutnya. (TOBIL/SoKLe)