DANDIM 0816 CUP SIDOARJO FEAT DEWA 99

Untuk pertama kali gelaran lomba burung bersekala Nasional di helat dikota Sidoarjo,pasca darurat covid 19 yang berjalan hampir triwulan itu membuat gelaran cukup ramai dihadiri oleh para kicau mania dari berbagai blok Jawa Timur.

Meski cuaca begitu terik namun gelaran yang bertajuk Dandim 0816 Cup bersam Dewa 99 begitu tertib dan lancer hingga ahir kelas terahir,dari berbagai kelas yang disajikan oleh panitia satu kelas yang begitu menarik perhatian seluruh kontestan,kelas yag disajikan diurutan pertama dengan tiket satu juta itu direbut oleh Mr Alex Gresik dengan amunisinya Slamet,pada urutan kedua amunisi milik Mr Dhany dengan sebutan Akpol disusul oleh Robinson amunisi milik Mr Apank 136, namun sayang Selamet bersama crew Superman Bf tidak bisa melanjutkan kelas selanjutnya dikarenakan tidak mendapatkan tiket akibat begitu banyaknya para pendaftar dikelas ekor panjang.

Mr Alex Chow kembali sukss hantar Slamet kepodium utama dikelas slaturrahmi

Disesi selanjutnya dikelas murai batu hampir ludes disapu oleh Pitung amunisi milik Mr Andi Bolang Ngawi dan sekaligus nobatkan diri sebagai burung terbaik,tak kalah dikelas murai batu,kelas cucak ijjo juga hampir penuh, ditiket utama kelas ini disapu oleh Wiro Sableng besutan Mr Wasis Surabaya,disusul oleh Brembo amunsi milik BKN Sf Sidoarjo.

Mr Andi Bolang hantar Pitung bawa pulang gelar terbaik di kelas Murai batu

Akan tetapi pada kelas selanjutnya Brembo memburu dengan kekuatan penuh menuju puncak podium utama dikelas cucak ijo B dan C,sekaligus Brembo kembali atur posisi untuk menjadi yang terbaik dievent perdana pasca pandemi covid 19 di kota sidoarjo.

Brembo ccucak ijo milik BKN Sf rebut dua podium utama skaligus nobatkan diri jadi yang terbaik

Event yang dihelat pada minggu 2 Agustus 2020 di pelataran markas Kodim 0816 Lingkar timur Sidoarjo itu juga menyediakan tiga kelas cendet,pada kelas ini RR amunisi milik markas besar PBC Gresik yang digadang gadang bakal memboyong gelar terbaik di tahun 2020 harus membuang mimpinya,pasalnya pada kelas ini amunsi amunisi burung kanibal ini juga hadir dari blok timur jawa timur yang notabene sebagai sarang cendet Nasional,seperti Muke Gile amunisi milik Mr Farid kolektor cendet Probolinggo sekaligus sebagi Duta Walikota Probolinggo,pada kelas ini podium utama harus rela dibagi yakni RR (Rawa Rontek) harus puas duduk di podium satu di kelas A dan podium tiga di kelas B dan C,disusul oleh Muke Gile juga mendapatkan podium utama dikelas C dan urutan tiga dikelas B dan dikelas B duduk dipodium runer Up yang sekaligus menjadi yang terbaik.

Mr Farid Kolektor Cendet Probolinggo sukses hantar Muke Gile raih predikat terbaik

terpental dikelas C,Rawa Rontek amunisi milik Aba Wien Pbc gagal bawa gelar cendet terbaik..

Peraih nominasi burung terbaik selain cucak ijo murai dan cendet, Dewa99 sebagai panitia pelaksanaan lomba juga memberikan anugrah burung terbaik kepada Raja Damai amunisi milik Mr Yudi,Raja Damai yang masih stabil dalam beberapa gelaran itu menyapu podium utama dikelas A dan B,amunisi besutan Mr yudhi ini diakui oleh para kontestan yang berada diluar pagar pembatas sangat atraktif dan full buka paruh tak pelak para dewan juri harus memberikan bendera merah dengan mutlak.

Mr Yudhi St 912 sukses bawa Raja damai rebut gelar terbaik dikelas Kacer

Wawan Britama bersama rekan masih mampu bawa pulang trophy Dandim 0816 Cup sidoarjo

Diahir acara panitia juga memberikan gelar juara Single Fighter kepada H Saifudin Mahkota Sf Surabaya,sedangkan gelar juara umum direbut oleh Duta Piala Gubernur Chofifah Cup II.

H Saifudin bersama crew sukses bawa Mahkota Sf rebut juara umum

Baca Juga  Mengenang Sang Pejuang Anis Kembang, Casper Memey Unjuk Kekuatan