Silaturahmi SMM

MediaBnR.com – Surabaya – Para pecinta burung Murai Batu lintas tim lintas wilayah yang tergabung dalam perkumpulan Seduluran Murai Mania atau disingkat sebagai SMM menggelar pertemuan dengan mengadakan Pameran dan Lomba burung berkicau dengan tajuk Silaturahmi SMM, minggu 13/09/2020.

Suasana lomba Seduluran Murai Mania 3

Gelaran kali ini adalah gelaran yang ketiga kali nya, dan langsung dikomando oleh Abah Hudan dan tim 911 SF sebagai Panitia gelaran.

Dalam kesempatan kali ini Abah Hudan 911 SF tak hanya sekedar memberika pelayanan terbaik buat para peserta dan anggota SMM, di sisi penilaian dan kedisplinan, ia benar benar fokus untuk diterapkan.

911 SF sebagai panitia SMM 3

Sebagai pengadil lapangan yang bertugas. Abah Hudan tak sekedar menunjuk Juri, melainkan melalui proses kelayakan menilai burung, kejujuran, dan tak mudah berubah pikiran alias tegas. Dan semu hal tersebut memang berdasar pengalaman Abah Hudan yang terbilang sudah sering malang melintang di dunia Lomba burung berkicau.

Maka tak heran jika untuk gelaran khusus para pecinta Murai Batu yang berbandrol tiket sebesar Satu Juta Rupiah itu membuat pesertanya enggan untuk berteriak. Selain penilaian yang jelas, para pesertanya memang memilih untuk tidak berteriak dan menikmati kicauan burung sendiri dan kicauan burung lawan nya.

Abah Chamto (kanan) bangga usai rai juara 3 dengan Gajah Mada

Seperti penuturan Abah Chamto Menteng Group yang sempat mnyampaikan komentarnya usai meraih juara 4 di kelas Murai Batu A.

Ia berkata “Lomba seperti inilah yang kita tunggu tunggu, non teriak, penilaian fairplay, Luar biasa. Jadi burung saya meski juara 4 tetap puas, tapi insyaallah nanti Gajah Mada bisa juara lagi” tutur abah Chamto yang bersiap akan menaikkan lagi Gajah Mada di sesi kedua kelas Murai Batu B.

Dan di sesi kedua nya Murai batu Gajah Mada tersebut, memang memiliki peningkatan kinerja, tembakan dan roll tajamnya mampu membuat Juri yang bertugas berhasil membuat Gajah Mada dipilih sebagai Juara ketiga.

Mr. Apang 139 team akhirnya naik podium lagi juara 1 dengan MB Todd Fere

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Mr.Apank 139 team yang untuk gelaran kali ini ia menurunkan Murai Batu Todd Fere sebagai peraih juara.

Baca Juga  7 Kemenangan di Dua Event Akbar yang Berbeda dalam Satu Hari

Di sesi pertama kelas Murai Batu A Todd Fere cukup puas berhasil meraih posisi ketiga, namun saat kembali naik lagi di sesi ketiga kelas Murai Batu C, Todd Fere berhasil menguasai lapangan dengan suara tajamnya dengan durasi kerja yang dominan serta gaya sujud sujudnya hingga berhasil menempati podium juara pertamanya dengan raihan 2 bendera A dan 2 bendera B.

Mr.Apank mengaku senang selain berkat kerja Todd Fere yang maksimal, disisi lain suasana lomba yang tanpa teriak juga mendukung kebahagiaannya.

Galaxy team sukses menempati podium 3 berkat jagoan baru MB Dona milik H. Dodik

Sedangkan Murai Batu Dona milik Abah Dodik Galaxy turut serta menambah kemeriahan gelaran, meski Dona yang mendapat podium juara 3 di kelas Murai Batu C tersebut, Abah Dodik mengaku senang, penilaian Juri yang fairplay berhasil mengunggulakn Dona yang terbilang baru ia miliki dan tropi kali ini adalah tropi yang ketiga kalinya selama Dona berada di tangannya.

Mr. Dani DenBagus berhasil bawa dua Tropi juara 1 dan 3 hasil dari MB Akpol

Mr. Dani DenBagus yang mengandalkan Murai Batu Akpol adalah pembuka keseruan para Juara di gelaran SMM ini, sebab dimana sesi pertama adalah salah satu kelas yang paling dikwatirkan para pecinta ekor panjang, dimana sesi pertama adalah sesi dimana menentukan burung jagoannya mampu tampil di sesi sesi berikutnya atau tidak.

Namun berbeda dengan Murai Batu Akpol. Disesi pertama inilah kesempatannya untuk menguasai suasana. Dengan materi Jalak Suren, Cililin, dan Kapas Tembak, yang biasa ia muntahkan memang mampu membuat Akpol sebagai pemegang paten juara Pertama dengan raihan bendera koncer A tiga buah dan bendera koncer B satu buah.

Abah HUdan 911 Bangga bisa menggelar Seduluran SMM

Diakhir gelaran Abah Hudan 911 SF mengaku bangga dan senang, sebab pada gelaran kali ini yang bisa dibilang kesempatan emas untuk membuat para pecinta ekor panjang ini senang dan bahagia di sebuah lomba burung. “Makanya, kita selaku panitia memang benar benar ketat, dari segi aturan lomba yang harus menggantang bareng dengan bantuan garis start, hingga terus mengingatkan juri untuk tetap konsisten Fairplay sampai lomba selesai, jadi kita tidak hanya sekedar ucapan saja, secara penerapan di lapangan harus kita realisasikan. Tapi saya yakin hari ini masih ada yang kurang, yang namanya manusia kan tidak sempurna, tapi kamipun tetap menerima masukan teman teman semua demi kenyamanan bersama, yang penting tujuan kami bersenang senang bersama, bahagia bersama, dengan nyaman dan fairplay” kata Abha Hudan 911 SF.  *Den!