BnR Bajing 22

MediaBnR.com – Bangkalan – BnR Bajing 22 kembali menggelar Latpres ditengah masa pandemik ini dan ketatnya penerapan Protokol kesehatan, Minggu 27/09/2020.

Juri, Panitia dan Pengurus BnR Bangkalan

Di gelaran kali ini, Gatot Dwiyono yang sebagai pemilik Gantangan BnR Bajing 22, selain tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan seperti tetap mengenakan masker, juga mengerahkan Juri yang mewakili setiap daerah masing masing yang meliputi daerah Pamekasan, Sampang, dan juga Bangkalan.

Begitupun dengan peserta yang hadir yang juga mencakup daerah Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Surabaya turut meramaikan gelaran di minggu terakhir bulan September ini di kota Bangkalan ini.

Meski tak membludak seperti biasanya untuk di kelas burung lovebird, namun tetap menjadi minat kekek mania untuk hadir dan bersaing di kelas Lovebird Fighter, Paud, m2, dan Bebas.

Kencono Lovebird dan Moro seneng milik tim Blega BC raih terbaik

Untuk di kelas Lovebird M2 yang dimainkan awal membuat Lovebird Kencono milik Yanto Kinclong berhasil meraih juara pertama dengan kekekan yang khas, yakni dengan mudahnya diatur durasi kekekannya hingga durasi yang diinginkan sang joki. Bahkan hingga bermain di dua kelas berikutnya, Kencono tetap berhasil meraih juara dan sekaligus dinobatkan sebagai Lovebird terbaik.

Jupan meski kondisi bawa telur masih raih juara lovebird terbaik

Sedangkan untuk penguasa kelas Lovebird Fighter masih dikuasai oleh lovebird asal Bangkalan yang juga sering meraih kemenangan tak luput pula meraih kemenangan di event kali ini, bahkan lovebird yang bernama Jupan milik Dika ini juga meraih tropi Lovebird fighter terbaik usai dua kali juara 1 lovebird fighter dalam kondisi membawa telur dalam kandungan nya.

tim asal Surabaya sukses bawa tropi terbaik berkat cendet RS milik Amiro

Kemudian di kelas Cendet yang meraih tropi terbaiknya di raih oleh Cendet asal kota Surabaya milik Amirio Pelet Biru yang bernama RS.

Baca Juga  Kicau Mania Bangkalan Antusias

Gaya angka satu di satu pangkringannya dengan tonjolan burung Greja, dan Kunti, memang mampu membuat para juri BnR yang bertugas menghadiahinya bendera koncer untuk duduk di podium juara 2 di sesi Cendet A dan juara 1 di Cendet B.

tim BBC moncer di sesi G36 dengan Murai Batu Vaksin 19 dan lovebird Sinchan

Murai batu yang dibawa oleh tim BBC asal Bangkalan yang dikomando oleh Mr. Samsul juga tak luput dari kemenangan juara 1.

Meski tropi juaranya akhirnya diboyong saat disesi akhir kelas ekor panjang, namun di kelas tersebut terbilang adalah kelas utama, yakni kelas G36 Murai Batu.

Murai Vaksin 19 milik Fattah BBC ini memang pantas untuk menjadi jawara kelas ekor panjang, sebab aksinya di sesi tersebut memang terlihat lebih menonjol dibandingkan jawara yang lain. Isian Lovebird terdengar dominan dilontarkan si Vaksin dengan durasi kerja yang rajin.

IP Man milik Mulyadi juara 1 kelas murai Batu A

Potre Koneng tempati posisi 1 Murai batu B

Super Sonic milik Faroz (Kaos putih) koncer posisi Runer up MUrai Batu B

Sedangkan untuk di kelas Murai batu A juara pertamanya diraih oleh IP man milik Mulyadi asal Surabaya. Kemudian di kelas Murai Batu B, berhasil dikuasai oleh Potre koneng milik Fifi Geger sebagai juara pertama, dan juara keduanya jagoan milik H.Faroz Arosbaya dengan murai batu Super Sonic. *Den!