bang boy

Mediabnr – Gelaran BnR Indonesia selalu menjadi tolak ukur didalam dunia perburungan saat ini lomba akbar tetap BnR. Tapi kendala dalam lomba BnR selalu terlihat lama setiap kelasnya dan permasalahan terletak pada meja perumus yang bisa memakan waktu lama. Lama BnR satoe mencoba menelaah apa penyebab lamanya perumusan nominasi dan bagaimana jalan keluarnya?

“ya setelah aku pelajari lama sekali dan aku teliti akhirnya aku memutuskan, Juri yang selama ini diberi kebebasan dalam mentoknya burung yang mana akhirnya. Merumuskan dengan sistem BnR memakan waktu karena membandingkan mana yang banyak mentoknya. Kedepan Juri hanya diberikan hanya boleh 5 burung saja yang mentok dengan begini Juri akan lebih teliti lagi, Dalam memutuskan untuk membuat mentok pada burung sudah pasti. Kinerja awal tengah dan akhirnya akan benar-benar dipantau oleh Juri sebelum berani memberikan pentokan. Selain itu juga sistem perumusan BnR akan menggunakan Laptop mempercepat perumusan nominasi”. kata Bang Boy menjelaskan.

Secara logika memang benar apa yang disampaikan BnR satoe ini kalau Juri dengan selektif memberikan mentokan hanya 5 burung yang terbaik. Dengan sangat mudah perumus akan melihat pentokan Juri dan juri juga nggak semerta-merta mementokan burung. “Sistem ini sudah diuji coba di Latberan BnR dan berhasil karena Juri benar-benar selektif memilih burung dan seperti yang aku harapkan. Burung yang juara di BnR benar-benar burung yang berkualitas”. kata BnR satoe menutup pembicaraan.

Baca Juga  Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan