PBI Sragen-Road To Bolali 2

Begal nyaris hattrick buktikan kualitas lintas EO

MediaBnR-Sragen, Kicaumania lintas blok memadati gelaran lomba burung berkicau bertajuk Road To Bolali #2 kemasan panitia PBI Sragen yang terselenggara pada Minggu (2/5/21) di lokasi halaman SMA 1 PGRI Sragen. Maka tak heran apabila kompetisi yang tersaji disetiap kelasnya selalu menyuguhkan ketatnya persaingan dan melahirkan jawara sejati yang memang kompeten, bahkan beberapa diantaranya berhasil memborong banyak kemenangan.

Diantaranya adalah Begal, lovebird besutan Neyra 0721 Srikaton-Semarang yang tampil menghebohkan arena lewat kucuran kualitasnya yang memang di atas rata-rata (durasi tembak panjang, jeda rapat, volume keras, nagen satu titik) hingga aksinya nyaris tak terbendung diketiga kelas lovebird umum yang ada dengan hasil akhir prestasi nyaris hattrick. “ Alhamdulillah kualitas tidak mengkhianati hasil, Begal selalu memberikan penampilan terbaiknya untuk terus menorehkan prestasi membanggakan disemua gelaran lintas EO. Semoga akan terus stabil di event-event selanjutnya,” ungkap sang punggawa.

Duet Superman & Slamet milik Alex Gresik sukses borong juara

Sudah tidak asing lagi ditelinga kicaumania Nusantara nama murai batu Superman dan Slamet jebolan markas besar Superman Bird Farm dari kota Gresik pimpinan Alex Tjio. Ya, nama besar keduanya yang telah banyak menorehkan tinta emas disetiap lomba akbar yang ada, siang ini kembali sukses memborong juara. Superman, lewat aksi tarung happy ngeroll tembaknya dengan balutan lagu seperti kaset kusut ini nyaris berhasil finish hattrick, kemudian disempurnakan oleh Slamet yang memang diakui kualitas mumpuninya untuk juga nyaris hattrick disesi yang berbeda. “ Terimakasih tim juri yang bertugas,” ungkapnya santun.

The Rock milik Bambang Honda Bojonegoro nyaris cetak hattrick

Demikian juga dengan The Rock, kacer fenomenal milik Bambang Honda-Bojonegoro dengan kestabilan prestasi wahid di event-event kolosan Nusantara ini juga tak mau ketinggalan memboyong banyak podium juara. Meski baru saja beres mabung, jubah barunya langsung mampu mensupport kualitas materi dahsyat The Rock yang siang ini nyaris mencetak kemenangan hattrick. Tak hanya tuntas di situ saja, Wawan sang mekanik juga menurunkan amunisi dikelas murai batu Twister SPI yang aksinya sukses mencuri perhatian tim juri untuk menghadiahinya bendera koncer dengan hasil akhir nyaris double winner.

Kutang Hitam persolid squad amunisi H. Wahid Palangkaraya

Membayangi ketat kualitas sang jawara dikelas kacer ini terlahir nama Kutang Hitam debutan H. Wahid Yusuf-Palangkaraya yang turun perdana di event ini usai di take over. Podium runner up menjadi awal langkah yang cukup baik untuk meniti karier prestasi selanjutnya menghadapi laga akbar di depan mata mengandalkan modal materi istimewanya, roll rapat dengan bongkaran materi lagu kasar-kasar, volume dominan, serta gaya tarung kekinian yang nagen sembari buka ekor getar sayap.

DK milik Topan Garda Jepara comeback pasca mabung

Hal senada juga dipertontonkan oleh DK besutan Topan-Garda Jepara SF yang pada laga perdananya pasca mabung siang ini langsung sukses menorehkan prestasi runner up dikelas kacer Konservasi dan juara 4 disesi kacer PBI. Meskipun belum maksimal di podium teratas, amunisi sarat prestasi ini langsung mendapat perhatian dari para kolektor yang hadir siang itu untuk mengajukan penawaran take over. Bahkan salah satu diantaranya langsung bergegas merapat ke paddock Garda Jepara SF untuk negosiasi mahar, namun menurut keterangan yang didapat mediabnr.com antara keduanya belum tercapai kata deal. “ Perjalanan DK masih panjang, bulunya juga masih belum kering betul. Insya Allah, sebentar lagi bisa on top performnya,” ungkap Topan ditemani sang mekanik.

Matahari Sakti orbitan Sigit KM siap ramaikan kompetisi

Aksi borong juara juga sukses disemat oleh Kedung Mulyo Single Fighter asal kota Klaten komando Sigit KM. Meskipun sang punggawa berhalangan hadir dikarenakan ada acara keluarga, duet amunisi yang diturunkan siang itu cukup mampu bersaing di tahta kejuaraan. Nama yang sama dikelas murai batu dan lovebird, yakni Matahari Sakti sukses membuktikan kualitas serta kestabilan prestasinya. Berlaga disesi lovebird  A dan B PBI, Matahari Sakti yang merupakan debutan anyar di markas Kedung Mulyo SF berhasil finish di podium juara 1 dan 3. Disusul kedahsyatan aksi murai batu Matahari Sakti yang juga tetap terlihat konsisten untuk sukses menyabet podium nyeri juara 3 meskipun track ngedur bertarung setiap pekannya.

Laba-Laba milik Is Nugroho cetak double winner

Setelah beberapa pekan lalu Is Nugroho-Kunci Mas Solo sukses menghantarkan salah satu cucak hijau andalannya yang bernama Arema moncer di gelaran akbar Piala Jateng 2 Klaten, siang ini giliran menurunkan nama besar cucak hijau Laba-Laba yang dengan jubah barunya langsung kembali stabil untuk menorehkan tinta emas. Volume tembus, bongkaran materi lagu isian tembakannya bervariasi, gaya tarungnya keren berbalut aksi jamtrok ekstrem, Laba-Laba sukses menyabet podium kemenangan double winner. (kiky)