Wulandary Cup 2 Batang

Panitia Wulandary Cup 2 Blado-Batang

MediaBnR-Batang, Minggu (24/10/2021), Lomba Wulandary Cup 2 di Halaman Komplek Ruko Rest Area Perhutani Blado-Batang menjadi awal gelaran panitia komando Buyut Fery Wisnu yang selanjutnya bakal mengagendakan lomba-lomba akbar dengan tajuk yang lebih prestise di lokasi tersebut. Sebuah permulaan yang cukup sukses dimana gelaran hari itu banyak sekali mendapatkan perhatian dari kicaumania lintas kota di sekitaran blok Tengah meskipun berbarengan dengan event-event besar lainnya.

Fery(hitam tengah) bersama Tokoh-Tokoh kicaumania

“ Alhamdulillah antusias kicaumania untuk menghadiri gelaran kami hari ini sangatlah luar biasa. Tentu kami selaku panitia merasa bangga dan sangat berterimakasih atas perhatian dan dukungannya. InsyaAllah, sesuai agenda setelah ini sudah menanti event-event besar selanjutnya yang tentunya akan kami persiapkan lebih baik dan matang lagi. Tunggu saja tanggal mainnya, segera akan kami rilis brosur lomba-lomba tersebut,” tukas Buyut Fery Wisnu kepada mediabnr.com.

Shiva banggakan H. Wawan-Passhop Team

Tampil memukau diantara para jawara yang turun di laga hari ini diantaranya adalah Shiva besutan H. Wawan-Passhop Team yang sukses mencuri kemenangan mutlak dikelas cucak hijau Blado. Gelontoran variasi lagu isian tembakannya begitu fasih terdengar dengan durasi rapat yang didominasi gaya tarung jamtrok full awal-akhir. Layak kiranya apabila salah satu amunisi cucak hijau terbaik asal kota Pekalongan ini dinobatkan sebagai juara karena memang faktor kualitas performanya benar-benar di atas rata-rata. “ InsyaAllah, Shiva minggu depan bakal kita turunkan lagi ke helatan akbar PBI bertajuk The Premiere Of Java di Candi Borobudur-Magelang, sekalian refreshing sama anak-anak,” ujar H. Wawan disambut gembira oleh crew Passhop Team.

Duet Taktikal & Welat Racing banggakan Fursal BF

Fatoni punggawa 030 Team hari ini mengusung duet amunisi andalannya, yaitu Taktikal dan Welat Racing. Hadir disertai dukungan keluarga dan tim solidnya, owner penangkaran murai batu Fursal Bird Farm di bilangan wilayah Bawen-Semarang ini sukses menghantarkan kedua gacoannya tersebut ke puncak tahta juara. Kualitas Welat Racing tak terbantahkan dikelas A Ring APBN dan masih konsisten menempati podium juara 4 disesi utama murai batu Wulandary 24G, disusul aksi dahsyat Taktikal yang juga tak mampu dibendung oleh lawan-lawannya dikelas murai batu Blado. “ Alhamdulillah, amunisi calon-calon indukan Fursal BF tampil membanggakan, semoga bisa selalu stabil di event-event selanjutnya sebelum berlabuh ke pelaminan untuk mencetak junior-junior berkualitas sebagai penerus,” ungkapnya.

Petir milik Rian RBF nyaris rah double winner

Petir, salah satu amunisi jawara murai batu dari penangkaran RBF kepemilikan Rian Bird Farm kembali sukses mengibarkan nama besarnya. Setelah berkali-kali menebar ancaman di event-event sebelumnya, aksi Petir hari ini nyaris tak terbendung lewat torehan nyaris double winner. Diantaranya ketika berlaga dikelas utama murai batu Wulandary 24G, Petir harus berbesar hati tergeser ke podium runner up gegara kalah tos nomor gantangan terkecil saja sementara raihan koncer benderanya sama.

Pandan Wangi SF usung kualitas Bagong & Darpo

Sementara crew solid Pandan Wangi SF pimpinan H. Oyong yang hari ini menurunkan duet amunisinya dikelas murai batu juga tak mau ketinggalan mendulang kemenangan, yaitu lewat aksi Bagong yang sukses menyabet predikat juara nyeri runner up disesi Blado dan Perhutani, disusul aksi Darpo yang mencuri perhatian tim juri untuk mengganjarnya dengan predikat kemenangan sebagai juara 3 disesi Jayamahe.

Ankara pasca mabung sabet podium terbaik

Kacer Ankara milik H. Wawan – Kaliwungu yang sudah cukup lama bertapa untuk mengganti jubah, di masa pasca mabungnya kali ini langsung kembali tampil ngecune untuk merebut tahta juaranya di sesi Blado. “ Sebenarnya sudah dua kali uji lapangannya selalu menyabet kemenangan, jadi langsung mantab untuk kembali menurunkannya ke event besar, dan Alhamdulillah tetap stabil,” jelas sang punggawa.

Begal nyaris raih double winner

Dikelas lovebird nama besar Begal kembali membuktikan eksistensi prestasinya sampai detik ini. Sempat menepi karena kesibukan sang empunya dan siang inipun kehadirannya hanya dikawal oleh sang joki, Begal milik Neyra 0721 Srikaton tetap menjadi pusat perhatian dan nyaris menyabet podium double winner.

Eksistensi Helium milik Firman tak terbantahkan

Nama yang sudah tidak asing lagi ditelinga lovebird lover’s, gaco lovebird milik Firman pengusung bendera Senja Team Pekalongan yang seakan tak pernah bosan mendulang pundi-pundi prestasi lewat paparan materinya yang memang berkualitas. Turun dikelas Hepy 500 R, aksinya begitu memukau dan layak dinobatkan sebagai yang terbaik.

Dwi Pras ABC SF andalkan kualitas Azka

Disusul aksi Azka besutan Dwi Pras dari ABC SF Semarang penampilannya juga tak kalah hebat dengan mengandalkan durasi tembak panjang nyaris tanpa jedanya. Alhasil, raihan point yang sama harus memaksanya bergeser ke podium runner up dikarenakan kalah tos nomor gantangan terkecil.

Gudang kenari Ombak Banyu PKL borong juara

Ombak Banyu Team komando Raden Baros sebagai salah satu kandidat ternama pengorbit amunisi-amunisi kenari jawara asal kota Pekalongan, di gelaran siang hari ini kembali membuktikan kualitas debutannya. Diantaranya adalah Helloween yang pada event sebelumnya di gelaran Piala Banteng-Cilacap menorehkan prestasi runner up dan juga dinobatkan sebagai kenari terbaik BOB di gelaran Sangga Buana-Pekalongan, hari ini nyaris kembali menorehkan kemenangan double winner. Kemudian Baku Hantam yang pada gelaran Road To Piala Pariwisata-Magelang lalu nyaris menang nyeri, siang ini juga dinobatkan sebagai yang terbaik disesi std kecil Hepy, disusul Champion yang juga mengukir juara runner up disesi Perhutani. “ Next kita full tim melawat gelaran akbar Piala Pariwisata-Magelang 7 November besok,” ungkap R. Baros mewakili tim yang bermaskas di D 07 Pekalongan yang juga menangkar burung kenari berkualitas dengan Ring RDM Canary ini.

Jawara dikelas murai batu support Jayamahe

Diakhir gelaran segenap jajaran panitia menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam menjamu kicaumania. (kiky)