KHAIR-ABY EMAS HITAM BINUANG KALSEL

H. Khair Saat Gelaran 6789 Cup 2020 (2012) Di Sungkai Kalsel

Mediabnr – Pulau terbesar di Indonesia yakni Kalimantan atau biasa disebut Borneo, memiliki satu jenis burung yang hanya terdapat di pulau ini. Jenis burung tersebut yakni Murai Borneo dengan ciri khas Dada Kembung jikalau diadu dan bawaannya setiap waktu akan manggut-manggut alias macul serta punya ekor pendek. Tak ayal pada setiap perlombaan kelas Murai Borneo selalu menghadirkan partai neraka alias partai bergengsi dikarenakan peserta full gantangan.

Adalah seorang H. Khair dari Aby Emas Hitam Binuang Kalsel, saat digelar Lomba awal tahun 2021, Kuliner Tanjung Berkicau (10/1) di Kota Tabalong Kalsel tidak sia-sia datang dari Kota Binuang. Bagaimana tidak, dari keikutsertaan mereka dipandu perawat setia Yudha Ahmad plus Helmi dengan membawa 2 amunisi jawara, Kacer anyar dan Murai Borneo Meteor berhasil membawa pulang prestasi membanggakan.

Perawat Setia Yudha Ahmad (Kanan) Dan Helmi Bersama MB Meteor

Untuk Kacer anyar sendiri main sebanyak 2 kali belum menunjukkan prestasi membanggakan alias belum tampil maksimal karena masih baru datang dari pulau seberang. Sementara itu lain halnya dengan MB Meteor dimana tampil sangat dahsyat dengan performa mewah sekaligus durasi kinerja awal tengah dan akhir bagus, power tembus serta muntahan lagu-lagu Celilin, Kenari, Kapas Tembak, Burcil dan Love Bird. Walaupun pada session pertama hanya menuai juara 4, akan tetapi sesudahnya pada session kedua sampai keempat tampil fenomenal dan mewah serta nyeri, dimana semua kelas dibabat habis oleh MB Meteor alias juara 1 sebanyak 3 kali. Tak pelak MB Meteor dinobatkan sebagai Murai Borneo terbaik Latber Kuliner Tanjung Bersinar dikawal kru Juri ABN (Asosiasi Burung Nusantara) dengan ketua Arif R.H serta menyabet prestasi hattrick alias terbaik dimana jago-jago papan atas Murai Borneo turun.

H. Khair-Aby Emas Hitam Binuang Kalsel

“ Sebelumnya saat masa mabung MB Meteor sudah kita take over dari pulau seberang, tepatnya kota Dingin,” ungkap H. Khair seraya mengatakan untuk angka atau mahar take over sendiri lumayan sambil tersenyum. Memang sebelum dipinang oleh H. Khair, MB Meteor dulunya bernama MB Jaguar dimana saat perhelatan Piala Raja Kediri bisa merebut juara 1 dan 3 serta menjadi buah bibir Kicaumania penghobby Murai Borneo kala itu tahun 2020. Tanpa berpikir panjang, MB Meteor langsung diangkut ke Kalimantan, tambah H. Khair lelaki low profile dengan usaha di bidang pertambangan juga memiliki 3 buah hati.

H. Khair Tampil Eksis dan Silaturahmi Antar Kicaumania

Tak hanya berkutat pada kelas Murai Borneo saja, akan tetapi H. Khair juga pencinta berat burung jenis Kacer. Ada Kacer bernama Rencong yang sering unjuk gigi dengan penampilan bagus dan stabil serta sering tampil menyandang predikat Kacer sebagai terbaik. H. Khair sendiri tak hanya punya hobby kicauan juga mempunyai hobby lain MotorCross lintas propinsi. Hal ini juga menular ke buah hati tercintanya yakni Aufar MX tergabung dalam Monster 337 Binuang.