Bupati CUP 2 Garut

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

MediaBnR – Suksesnya Lomba Bupati Cup 2 Garut, yang dihadiri lebih dari 1.300 peserta menjadi agenda tahunan yang memang selalu ditunggu kicaumania. Perburuan gelar juara di event ini, menjadi bidikan serta menjadi prioritas, dikarenakan acara ini mempunyai gengsi tersendiri. “Kota Jogya punya Piala Raja, kota Garut punya Bupati Cup,” ujar Oki, salah satu kenari mania dari Tarogong Garut. Trophy untuk sang juara, sengaja disediakan panitia eksklusif. Secara khusus di pesan hanya untuk event Bupati Cup 2.

Bupati Garut, Bapak H. Rudy Gunawan, SH.,M.H., MP

Bupati Garut, Bapak H. Rudy Gunawan, SH.,M.H., MP

Program dari OBI (Organisasi BnR Indonesia), menjadi acuan dalam penyelenggaraannya. Panitia mengikuti aturan yang diberlakukan sesuai dengan AD/ART. Untuk tiket diatas 500 ribu, peserta wajib menggunakan sangkar BnR. Untuk kelas dengan tiket nominal dibawah 500 ribu, sangkar yang digunakan bebas. Pada kelas murai batu dengan tiket 500 ribu, terjadi insiden. Adanya miskomunikasi antara peserta dengan pihak panitia. Sehingga terjadi kesalahan pengertian yang mengakibatkan respon yang berlawanan. Kejadian penyebabnya, menjadi melebar ketika media online lokal memberitakan secara ringkas tanpa menggali lebih dalam kabar yang sebenarnya.

Kronologis singkatnya, ketika peserta asal Majalengka menanyakan, “Bolehkah menggunakan sangkar lama.” Pihak panitia menyangka produk sangkar BnR lama, hingga memperbolehkan peserta tersebut ikut serta dalam kelas khusus tersebut. Sebelum sesi dimulai, ketua panitia Agustinus, mencoba menurunkan burung tersebut (uang tiket dikembalikan utuh), dikarenakan memang kelas tersebut wajib menggunakan sangkar BnR. Meski peserta tersebut menggunakan sangkar non merk, panitia tetap tidak akan menilainya. Tetapi sang empunya bersikeras untuk tetap mengikuti kelas tersebut. Hingga akhirnya terjadi insiden yang tidak diharapkan.

Secara persuasif dan kekeluargaan, persoalan sudah clear tanpa ada permasalahan lanjutan. Kedua belah pihak menyadari kesalahannya masing-masing. “Aturannya sudah seperti itu. Untuk kelas utama dengan tiket 500 ribu keatas, wajib sangkar BnR.” “Mohon maaf bilamana dalam pelaksanaan acara Bupati Cup 2, pihak panitia membuat kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Dengan kerendahan hati, saya selaku ketua panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya. Salam kicaumania,” ucap Agustinus. (Red)