Author: Redaksi BnR

Cara Ekstrim Menjinakkan Burung

Di pasaran banyak dijual burung (jenis apa saja) bakalan. Masih liar, selalu terbang, kadang menabrak sangkar. Berikut cara menjinakkan secara ekstrem, berdasarkan pengalaman Robby, kicaumania dari Kediri, Jatim. Burung bakalan hasil tangkapan dari alam, tidak bisa langsung beradaptasi dengan sangkar. Dan mau tak mau anda harus merawatnya lebih intensif supaya burung dapat jinak, atau setidaknnya sedikit mengurangi keliarannya. Dalam prosesnya secara alami, menjinakkan burung perlu waktu yang relatif lama. Tapi ada cara ekstrem agar burung cepat jinak. Menurut Robby, ada 3 kunci yaitu; penempatan sangkar, pemberian makan, dan cara memandikan. Paksa di Tempat Ramai Ketika membeli burung kicauan liar...

Read More

Al Asoy Team Borong Jawara di KKC Ciluar-Bogor

Bogor (MediaBnR.Com) – Even Latpres burung berkicau bertajuk ngabuburit di lapangan KKC Ciluar Asri, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/7/2014) berlangsung sukses . Al Asoy Team bersama pasukannya ketika itu berhasil menyerang lawan dengan sempurna di arena pertandingan dengan bukti segudang prestasi yang dituju. “ Ini membuktikan kekuatan Al Asoy Team semakin solid, menciptakan gacoan baru yang siap tampil jadi jawara sejati di arena pertandingan. Lihat saja tadi, penampilan duet maut Srikandi dan Susi di Kelas Lovebird. Tarikan panjang aktif volum tembus duduk manis, jadi ciri khas mereka pertahankan gelara jawara di arena pertandingan,” jelas Al Asoy Team. Bukan...

Read More

Dari Kenek Menjadi Pedagang Burung

Jamari kini pedagang burung di Pasar Burung Kartini, Semarang. Dulu ia pekerja kasar. Ia pernah menjadi kenek, membuat kue, lantas menjadi perawat burung di Semarang. Akhirnya ia menjadi pedagang. Di Pasar Kartini, Jamari dikenal sebagai spesialis Cucakrawa, sebab ia menjual jenis burung tersebut. Selain berdagang cucak rawa juga menyediakan sangkar dari yang harian hingga sangkar lomba. Harga pun sangat relatif dari 150 ribu -3 juta. Keberhasilannya dalam mengembangkan usahanya, tidak lain berkat keuletan dan keteletanan dalam berdagang. Kemudian seringnya mengikuti even lomba dari berbagai daerah menjadikan pengalaman yang tak terlupakan. Jamari mengaku penghasilanya dalam menekuni usahanya  perbulan berkisar 5...

Read More

Mengenal Cucakrawa Asal Kalimantan, Badan Mini Suara Maksi

Burung berkicau ini dari famili Pycnonotidae. Orang Jawa menyebutnya Cucakrawa, orang Sunda menyebutnya cangkurawah, orang Melayu menamakan barau-barau. Dalam bahasa Inggris disebut strawheaded bulbul, mengacu pada warna kepalanya yang kuning jerami pucat. Burung ini berasal dari Asia Tenggara. Daerah penyebarannya di dataran rendah dan perbukitan di Semenanjung Malaya, Sumatera (termasuk Nias), Kalimantan, dan Jawa bagian barat. Di Jawa Barat, cucak rawa terdapat sampai ketinggian 1.000 m dpl, tetapi kini sudah sangat jarang ditemui di alam bebas akibat perburuan. Cucakrawa yang bagus berasal dari Kalimantan. Badannya kecil, tetapi suaranya lantang dan nyaring. Jenis lain yang berasal dari Medan dan Lampung....

Read More

Hwa Mei, Burung Penyanyi yang Mulai Terlupakan

Hwa mei atau sering disebut Wam Bie merupakan burung ocehan asal Cina, khususnya dari daerah Huang Co. Penyebarannya meliputi Pulau Jawa, Bali, Lombok dan Irian. Burung ini hidup di hutan bambu dan semak belukar dekat aliran sungai yang sejuk. Dulu sangat popular, kini tenggelam dan nyaris terlupakan. Pada awalnya, burung ini dijadikan burung aduan di Cina. Seperti ayam bangkok, burung ini diadu ketangguhannya dan dijadikan taruhan. Burung yang mati dianggap kalah. Namun, beberapa tahun belakangan burung ini bukan hanya diadu kegarangannya, tetapi juga dilombakan keindahan suaranya. hwa mei memang dikenal sebagai burung yang bersuara emas, sehingga layak untuk dilombakan....

Read More

Tia Achmad Makeup

Upcoming Events

  1. Pancasila Sakti – Sleman

    September 22 @ 09:00 - 17:00

Recent Tweets

Recent Videos

Loading...