2018 om Ahmad beserta istrinya Tante Susanti mulai membangun farmnya

mediaBnR.com – Lampung. Bagi sebagian kalangan tertentu mungkin nama redsiskin masih terbilang asing, redsiskin atau siskin merah adalah burung endemik Amerika Selatan tropis seperti Venezuela dan Colombia.

Simungil cantik dengan dominasi merah ini keberadaannya sudah langka sehingga pemerintah setempat melindungi burung ini dan harus dengan izin khusus untuk memilikinya.

Berawal dari 3 pasang saat ini R2L sudah memiliki 20 pasang indukan redsiskin

Ditangan pasangan suami istri ada Lampung ini red siskin berhasil dikembangkan biakan, berawal dari iseng mereka mulai mencoba breding red siskin dengan tiga pasang indukan hadiah dari sang adik. Dari tiga pasang indukan itu mereka berhasil membesarkan sepuluh anakan red siskin dan dalam waktu tiga hari semua laku terjual seharga tujuh belas juta.

Melihat peluang yang besar akhirnya pasangan om Ahmad dan Tante Susanti lebih konsen untuk breding burung dengan nama latin carduelis cucullata. Selama setahun mereka menargetkan agar bisa memiliki dua puluh pasang indukan, berkat ketekunan saat ini R2L sudah memiliki 20 pasang indukan dan lebih dari 50 anakan red siskin yang siap untuk dijual.

Saat ini lebih dari 50 anakan redsiskin

Di Rumah Redsiskin Lampung atau R2L farm milik om Ahmad ada tiga jenis red siskin yang dikembangkan. Red siskin clasic red siskin dilute dan red siskin double dilute. Untuk harga jenis dilute dan double dilute menjadi yang paling mahal. Karna memiliki warna yang unik dan cantik serta suara yang merdu burung ini sekarang mulai diburu para kolektor.

Om ahmad pun dengan senang hati mau berbagi ilmu cara berternak murai, siapa saja yang ingin mencari indukan red siskin dan ingin belajar bisa hubungi wa saya di 081272004573 untuk janjian datang kerumah kita ngopi bareng sambil sharing tentang red siskin dan bisa pilih-pilih burung untuk jadi indukannya ucap om Ahmad.(Adietcahya)

Indukan redsiskin sedang mengerami telurnya

Anakan redsiskin usia 1 minggu