Venus BC raih juara umum Bird Club

Venus BC raih juara umum Bird Club

Kudus (MediaBnR.Com) – Gelaran akbar launching BnR cabang kudus kali yang bertemakan “Dandim Kudus Cup” (17/5/2015) di halaman museum Kretek Kota Kudus teraih sukses dimana lomba berjalan lancar tanpa ada protes keras dari peserta. “Saya tekankan seorang juri harus menilai burung dengan hati nurani sehingga tiada beban dalam melaksanakan tugas, tak peduli itu milik orang yang kita kenal jika tidak layak jangan sampai dipaksakan untuk menang. Sehingga peserta puas lombapun akan berjalan dengan baik dan lancar dan semua sisi bisa tercapai,” ungkap H. Dodot saat memberi pengarahan para juri sebelum bertugas.

Jago-jago utama berbaur di ajang ini sebagai tolak ukur sebelum berangkat ke even akbar tahun ini di Jakarta yakni BnR Award. Tidak mudah bisa masuk juara kecil karena benar-benar jago utama yang dikeluarkan oleh kicaumania diajang ini dan di even Dandim Kudus Cup ini bukan ajang coba-coba burung baru. Di kelas murai batu yang tak pernah absen digelaran BnR Pusat ada RFS dari Purwodadi dengan membawa jago lawasnya Al Barqie. Namun kali ini dari team RFS menambah jagoan pendampingnya Chaster. Hari ini terbukti Al Barqie berhasil di posisi runner up di Kelas Pasi yang menambah keyakinannya untuk menampilkan jagoannya ke BnR Award.

Al Barqie & Chaster milik RFS Purwodadi siap menuju BnR Award

Al Barqie & Chaster milik RFS Purwodadi siap menuju BnR Award

Dengan posisi yang sama namun di Kelas Kasdim muncul nama OV 3 yang mampu juara 3x dalam 1 minggu siapa lagi kalau bukan milik Arif Seno Demak yang selalu mengikuti even dengan menggunakan juri BnR. Juga ada Pancasila jago milik Mr. Mimpi Pati yang sukses menang nyeri di Kelas Kasdim dan Pasi, “Rencana Pancasila akan kita terbangkan ke BnR Award melihat kerjanya kali ini semakin mantap. Semoga sesuai yang kita harapkan,”ucap Vika pengawal gaco milik Mr. Mimpi Pati.

OV3 polesan Arif Seno Demak tak kenal lelah

OV3 polesan Arif Seno Demak tak kenal lelah

Di kelas utama yakni Dandim berhasil dipimpin oleh Tarantula milik Mr. Paul Jepara yang di bawahnya ada Samurai X debutan Han’s Gepeng Semarang di posisi runner up yang ingin membuktikan dieven lain meski saat ini beliau menggelar even di Wonderia Semarang.

Samurai X milik Han's Gepeng Smg raih juara Runner up

Samurai X milik Han’s Gepeng Smg raih juara Runner up

Terjadi menang Hattrick di kelas cucak hijau dan lovebird dimana kelas cucak hijau berhasil dipimpin oleh Panglima milik Tiyo Permata Tayu SF disapu bersih olehnya. Juga di kelas lovebird berhasil di genggam oleh New Depe milik Ony Putra Pesisir SF dengan modal ngekek panjang hingga tak mampu dihitung secara detikan. “Rencana akan saya bawa ke Pakualam Jogja, selain refreshing saya juga kepingin lihat New Depe ketemu sama Kusumo biar ngikut melejit namanya.

Permata sikat Hatrick debutan Tiyo asal tayu SF

Permata sikat Hatrick debutan Tiyo asal tayu SF

 

New Depe milik Ony Putra Pesisir SF Hatrick tambah pede melangkah ke Pakualam

New Depe milik Ony Putra Pesisir SF Hatrick tambah pede melangkah ke Pakualam

Incognito mengawali kemenangan dikelas cendet Kasdim, cendet andalan Gunawan Santoso Mr. Loper Semarang ini sudah tidak diragukan lagi kwalitasnya. Hampir tiap minggu selalu menorehkan prestasi yang sangat luar biasa hingga hampir kurang lebih 80an piagam kemenangan berhasil dikoleksinya. Di bawahnya ada Darah cendet debutan Firman Sulur sari Purwodadi ini membuat banyak penonton terpukau melihat saat mengeluarkan tembakannya. “Baru kali ini saya melihat cendet mempunyai tembakan panjang bisa tampil dilapangan, apalagi yang ditembakkan tengkek buto hampir mencapai 1 menit,” ucap salah satu penonton yang heran melihat penampilan Darah.

Firman andalkan Darah menuju BnR Award

Firman andalkan Darah menuju BnR Award

Captain Hook is Come back debutan Gerry Alenia ABF Pati

Captain Hook is Come back debutan Gerry Alenia ABF Pati

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya ada Buldoser milik Robert Semarang dan Warrior milik Wawan dari ABF Pati yang berhasil menguasai kelas Pasi dengan jago lawasnya Captain Hook polesan Gerry Alenia. “Captain Hook kembali akan menghiasi perhelatan cendet mania setelah 2 bulan vakum karena proses ganti bulu, senjata gereja tarungnya masih melekat padanya hingga orang bilang 2 meter panjangnya,” papar Gerry penuh canda.

“Dengan terbentuknya BnR Cabang Kudus ini akan semakin meramaikan dunia perburungan khususnya di blok tengah dimana penjurian BnR saat ini yang sedang dicari dan dibutuhkan kicaumania tidak ada lainnya karena memang benar-benar bersih dan fairplay. Semoga dengan hadirnya BnR di kota kretek ini dapat mengangkat pamor kicaumania pemula yang nota bene juga memiliki burung yang berkwalitas sehingga semakin maju blantika kicaumania di tanah air ini,” harap bapak Andi yang terpilih menjadi ketua BnR cabang Kudus saat ini. (LamBanK)