bersama sang pemburu bakatnya Blettank sekali pantau langsung deal

BnR Jatim.naiknya Grafik dunia cendet belakangan ini membuat sang legenda dunia perburungan dari pulau Dewata (Ajik Ngurah) mulai terusik untuk turun di burung kanibal ini,apalagi gantangan cendet belakangan ini hampir full di setiap gelaran yang ada,

tidak kali ini saja Ajik Ngurah sudah beberapa kali memantau langsung di lapangan mencari amunisi untuk menghadapi panasnya atmosfir cendet di pulau bali,apalagi kurang beberapa pekan kedepan pulau dewata menjadi tuan rumah gelaran Festival Cendet Mania Bali /CMB dengan ticket yang cukup lumayan besar untuk ukuran dikelas Cendet.

Abbas koko yang juga merupakn salah satu team pemburu bakat di Squad ARB yag bermarkas di wilayah Gianyar bali sudah tidak diragukan lagi untuk urusan burung kanibal ini,beliau bukan pemain baru di dunia kicauan jam terbangnya sudah tinggi apalagi urusan cendet,

sekali Pantau langsung deal dengan nominal yang cukup fantastis,saat dihubungi di tempat berbeda pasca gelaran Walikota Cup 3 di kota pasuruan,Abbas koko mengatakan bahwainfo cendet Blettang sudah cukup lama mendengarnya,namun baru kali ini saya bisa memantau langsung dilapangan,dari lagu cukup komplit , irama dasar Greja tarung,kunti ,belalang kecek dibawakan dengan detail,serta volume yang cukup keras,kalo sedikit goyang itu mungkin sudah wajar karena ini burung cendet bukan anis merah ungkapnya sambil tersenyum.sQuad ARB yang hadir di Walikota Cup 3 pasuruan.

 

saat dikonfirmasi bay phone Ajik Ngurah mengungkapkan,bahwa beliau cukup lama mencari amunisi yang pas di kelas cendet ini,dan beberapa kali disodori dari teman dan pemain namun belum ada yang cocok waktu dipantau digantangan,saat ditanya berapa real harga menebus Blettank untuk dibawa ke markas ARB,beliau menjawab real 85 juta,tidak dikurangi dan tidak ditambahi.ungkapnya di telepon selular milik abbas koko.