[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Jejak Mahakarya

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Menikmati Wisata Berkuda di Kawasan Bromo” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Menikmati-wisata-berkuda-di-kawasan-Bromo.jpg” caption=”Menikmati Wisata Berkuda di Kawasan Bromo” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Menikmati-wisata-berkuda-di-kawasan-Bromo.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]MediaBnR.Com – Indonesia adalah negeri surga keindahan, itu bukan omong kosong belaka. Destinasi wisata Gunung Bromo adalah salah satunya. Meski udara dingin pegunungan pukul 4 pagi menusuk tulang, namun tak mengurangi antusiasme kicaumania dan komunitas penggemar rokok kretek Dji Sam Soe alias Jisamsumania untuk menikmati keindahan sunrise dari kawasan Bukit Pananjakan 1 – Gunung Bromo – Jawa Timur.

Kicaumania dan komunitas Jisamsumania itu bersatu dalam acara trip wisata yang bertajuk Jejak Mahakarya yang merupakan trip wisata dari Jakarta ke Surabaya dan Bromo dari tanggal 11-14 Oktober 2015. Meski semua terlihat menggigil, namun nuansa kegembiraan terlihat. Terbukti semua berfoto ria, bahkan ada yang menggandeng turis mancanegara untuk diajak foto bareng.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Keindahan Bromo Berlatar Belakang Gunung Semeru” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Keindahan-Bromo-berlatar-belakang-gunung-semeru1.jpg” caption=”Keindahan Bromo Berlatar Belakang Gunung Semeru” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Keindahan-Bromo-berlatar-belakang-gunung-semeru1.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Bromo memang Mahakarya dari Sang Maha Pencipta. Panorama yang ada jauh lebih indah dari lukisan. Dari Bukit Pananjakan ini terlihat kepulan kabut gunung yang muncul dari dasar lembah, berbalut sinar merah mentari pagi dan tentu saja barisan pegunungan seperti Semeru, Batok dan Bromo sendiri.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][bf_advertisement_image title=”Farid Rizal EO MCM (Foto: Insert)” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/foto-insert-Farid-Rizal-EO-MCM1.jpg” caption=”Farid Rizal EO MCM (Foto: Insert)” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/foto-insert-Farid-Rizal-EO-MCM1.jpg” target=”_blank”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Menurut Farid Rizal dari Mutiara Citra Mediatama (MCM), Event Organizer yang menggagas event jalan bareng ini, sekitar 100-an lewat peserta Jejak Mahakarya yang mengikuti tour wisata gratis Jakarta – Surabaya – Bromo ini sebelumnya diseleksi dari ribuan orang selama beberapa bulan.

“Orang bisa punya persepsi berbeda tentang konsep mahakarya, seperti seni budaya, adat istiadat, peninggalan sejarah dan sebagainya. Burung berkicau juga termasuk mahakarya. Rokok kretek Dji Sam Soe yang sudah berumur 102 tahun juga suatu mahakarya dari Indonesia. Secara nyata ada komunitas penggemar rokok kretek jisamsu turun temurun,” kata Farid lagi[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Selepas pagi, peserta Jejak Mahakarya menuruni pegunungan dengan menggunakan jeep sewaan dengan tujuan Gunung Bromo. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kuda – kuda sewaan untuk melihat kawah Bromo. Sebagian kecil peserta sengaja memilih berjalan kaki. Sejauh mata memandang terhampar lautan padang pasir. Hamparan rumput ilalang yang kuning, bukit-bukit yang menghijau dan ranting – ranting kecil yang bernuansa gersang menambah keindahan alam Bromo. Selepas dari kawah Bromo, peserta Jejak Mahakarya masih diajak melihat keindahan dan nuansa magis kawasan pasir berbisik Gunung Bromo.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][bf_advertisement_image title=”Sunrise di Kawasan Wisata Bromo Keindahan Mahakarya Sang Maha Pencipta” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Sunrise-di-kawasan-wisata-Bromo-keindahan-Mahakarya-Sang-Maha-Pencipta-2.jpg” caption=”Sunrise di Kawasan Wisata Bromo Keindahan Mahakarya Sang Maha Pencipta” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Sunrise-di-kawasan-wisata-Bromo-keindahan-Mahakarya-Sang-Maha-Pencipta-2.jpg” target=”_blank”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][bf_advertisement_image title=”Kicaumania Featuring Samsumania Bergembira di Puncak Bromo” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Kicaumania-Featuring-samsumania-bergembira-di-Puncak-Bromo.jpg” caption=”Kicaumania Featuring Samsumania Bergembira di Puncak Bromo” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Kicaumania-Featuring-samsumania-bergembira-di-Puncak-Bromo.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Ari Lasso dan Jodi Superbejo

Sebelum ke Bromo Senin menjelang pagi (12/10), peserta Jejak Mahakarya sudah dihibur penyanyi legendaris Ari Lasso. Di dinginnya pagi, Ari Lasso dan peserta Jejak Mahakarya mampu melawan dinginnya kawasan Bromo dan mengajak peserta bersama-sama menyanyikan lagu – lagu hitsnya yang legendaris seperti Hampa, Kangen, Mengejar Matahari, Rahasia Perempuan dan sebagainya. Dengan ramah, Ari Lasso pun mau melayani foto bersama dengan peserta Jejak Mahakarya. Sebelumnya peserta juga sudah dihibur oleh gaya kocak entertainner, Jodi Super Bejo.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Arie Lasso Menghangatkan Suasana Dini Hari di Bromo” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Arie-lasso-menghangatkan-suasana-dini-hari-di-Bromo.jpg” caption=”Arie Lasso Menghangatkan Suasana Dini Hari di Bromo” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Arie-lasso-menghangatkan-suasana-dini-hari-di-Bromo.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Arie Lasso Dengan Lagu dan Suaranya yang Legendaris Menghibur Peserta Jejak Mahakarya” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Arie-lasso-dengan-lagu-dan-suaranya-yang-legendaris-menghibur-peserta-Jejak-Mahakarya-.jpg” caption=”Arie Lasso Dengan Lagu dan Suaranya yang Legendaris Menghibur Peserta Jejak Mahakarya” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Arie-lasso-dengan-lagu-dan-suaranya-yang-legendaris-menghibur-peserta-Jejak-Mahakarya-.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Jejak Sejarah

Tak hanya berwisata, peserta Jejak Mahakarya juga diajak menelusuri jejak sejarah Pabrik SKT Dji Sam Soe yang sudah berusia 102 tahun dan berkesempatan melihat para pekerja pabrik yang cekatan dengan menggunakan tangan memproduksi rokok kretek Dji Sam Soe. Setelah itu peserta juga diajak melihat ke museum House Of Sampoerna menyaksikan benda – benda bersejarah dari perusahaan yang sudah berumur 102 tahun itu.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Mengunjungi Museum Sampoerna” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Mengunjungi-musium-Sampurna.jpg” caption=”Mengunjungi Museum Sampoerna” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Mengunjungi-musium-Sampurna.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][bf_advertisement_image title=”Peserta Jejak Mahakarya Mengunjungi Pabrik SKT Dji Sam Soe yang Legendaris” show_title=”0″ image=”https://mediabnr.com/data/uploads/Peserta-Jejak-Mahakarya-mengunjungi-pabrik-SKT-Jisamsu-yang-legendaris.jpg” caption=”Peserta Jejak Mahakarya Mengunjungi Pabrik SKT Dji Sam Soe yang Legendaris” link=”https://mediabnr.com/data/uploads/Peserta-Jejak-Mahakarya-mengunjungi-pabrik-SKT-Jisamsu-yang-legendaris.jpg” target=”_blank”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Tak hanya itu, peserta Jejak Mahakarya juga berhasil mengetahui kenapa Dji Sam Soe mampu bertahan selama 102 tahun. Rahasianya adalah filosofi perusahaan itu sendiri yakni nilai – nilai luhur yang sudah membentuk jiwa Indonesia, gotong royong, kegigihan, kerendahan hati dan kesabaran.

Christ Murdock salah seorang kicaumania yang jadi peserta Jejak Mahakarya menilai banyak manfaat dari perjalanan yang telah dilakukannya. “Meski badan letih, saya bahagia karena bisa berkesempatan menikmati mahakarya keindahan Indonesia, mahakarya tradisi Indonesia dan berkesempatan bertemu dengan para sahabat komunitas Jisamsumania,” katanya sambil tersenyum. (Julius)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]