Panitia Kolilo Pecinta Burung (KPB)

Mediabnr – Terobosan berani coba dilakukan oleh Kolilo Pencinta Burung (KPB) Pati, biasanya tempat latihan burung selalu berjumlah 60 bahkan ada yang sampai 72 nomor gantangan. Tetapi PKB Pati hanya memakai 36 gantangan saja, bukan tanpa sebab Mr. Hery Ompong selaku penggagas mencoba hal baru tersebut. Dengan maksud agar kinerja juri dalam memantau burung-burung lebih maksimal, sekaligus mengedukasi para juri dan rekan kicau agar bisa sama-sama belajar dan memantau para gacaoannya diatas gantangan. Maka tercetus lah ide membuat arena lomba dengan format 36 gantangan ini.

Meski hanya berformat 36 G, para rekan kicau sangat menyambut positif arena latihan tersebut. Pihak panitia sangat cekatan dengan diberikannya kursi di sisi-sisi lapangan,hal ini membuat  suasana yang nyaman dimana para rekan kicau bisa ikut mengamati burung gacoannya berlaga.

Terlihat rekan kicau sekitar kota Pati, Kudus, Jepara hingga Purwodadi memenuhi arena dengan gaco andalannya masing-masing. Dengan cuaca yang sedikit mendung gelaran Latpres Kolilo Pecinta Burung (KPB), Rabu tanggal 25 Desember 2019 tetap berjalan dengan semestinya.

Kota Pati yang terkenal dengan gudangnya burung-burung ocehan seperti, Kacer, Cucak Hijau,Pentet dan Murai Batu. Seakan tidak ada matinya untuk melahirkan talenta burung-burung berbakat. Dikelas Cucak Hijau sangat sengit persaingannya, jual beli tonjolan irama lagu tidak terbantahkan setiap sesinya. Disesi pertama Irex gaco dari Mr. Didik Brata TBRK jadi yang terbaik dengan aksi muntahan irama lagu Cililin, Cucak Jenggot dan Tengkek Butonya. Gaco yang berasal dari Purwodadi, sangat memukau dengan aksinya yang kejer ngetrok disatu titik. Meski belum berhasil menyapu bersih dikelas Cucak Hijau Mr. Didik sangat senang dengan kinerja Irex yang mulai membaik.

Brodien gaco Mr. Edi paling menonjol performanya disesi utama kelas Cucak Hijau, dengan gelontoran tonjolan yang mewah menutup ruang gerak bagi sang lawan untuk menjadi yang terbaik. Deras nya tonjolan yang dikeluarkan ditunjang dengan volume yang keras masih menjadi andalan dalam bertarung merebut prestasi.

Hola Holo milik Mbah Jimon menjadi Kacer terstabil digelaran Latpres KPB, turun di 2 sesi Hola Holo tetap tegar bercokol di 3 besar daftar juara. Dengan roll speed yang rapat serta pukulan yang mematikan, sukses bersaing dengan nama-nama besar disesi kelas Kacer yang terbilang ketat dan panas. Dewi Persik Mr. Riyo Pandawa SF ikut serta dalam Latpres KPB, burung sarat pengalaman ini harus tetap berjibaku dengan gaco-gaco dari tuan rumah yang memang secara kualitas hampir merata. Namun dengan jam terbang yang sudah tinggi, Dewi Persik unggul dikelas utama dengan roll speed rapat serta gaya kejer hypernya yang sangat menawan. Selain Dewi Persik tim Pandawa SF membawa serta Love Bird Delima yang ikut moncer dikelas Dewasa KPB.

“Terima kasih buat rekan kicau yang sudah menyempatkan hadir ditengah cuaca yang kurang kondusif, kita seru-seruan lagi disetiap hari Rabu sore disetiap pekan.”Ucap Hery Ompong. (ABEN)

Daftar Juara Kolilo Pecinta Burung (KPB) Pati (25/12/2019)

Pandawa SF moncerkan Love Bird Delima

Memo dan Sengkuni berbagi podium dikelas Love Bird Paud

MB Sakral berduet dengan C. Ijo Brodien

Mas Roy Bomber SF andalkan Kacer Angin Topan dan MB Dragon

Kenzi militan BnR cilik dari Pati

Kenzi berpose bersama Cak Ijo Brajamusti Mr. Tarom

JURI JBI JATENG

Irex curi point dikelas Cucak Hijau

Hola-Holo Mbah Jimon stabil di 3 besar

Duta Solar Cup