Makassar (MediaBnR.Com) – Toper BF gelar lomba burung berkicau dengan tema Toper Cup I pada Minggu, 27 Maret 2022. Gelaran tersebut diserbu oleh kicaumania baik dari daerah Makassar maupun dari luar Makassar. Tak heran kalau sangat semarak di gelaran yang diketuai oleh Edi Dermawan dan dikemas Toper BF serta bekerjasama dengan KLBI pada siang itu.

Edi Dermawan

Dimulai pada pukul 11.30 Wita, ada 34 kelas yang diperlombakan. Jenis burung yang diperllombakan yaitu murai batu, love bird, cucak ijo, kenari, pleci, rio-rio, dan kacer.

Hal yang menarik pada gelaran kemasan Toper BF hari itu adalah lomba berlangsung non teriak sehingga gelaran berjalan dengan tertib. Bukan hanya itu, para peserta dibiarkan masuk ke dalam arena gantangan dengan tertib untuk memantau burung yang digantang dengan syarat tanpa teriak di dalam arena. Semua berjalan kondusif dan tertib. Oleh karenanya gelaran ini membuktikan bahwa Makassar bisa menerapkan lomba non teriak.

Penonton Menikmati Jalannya Gelaran di Dalam Gantangan

Penerapan lomba non teriak di gelaran siang itu banyak mendapatkan respon positif dari peserta kicaumania yang hadir. Banyak yang mengapresiasi dan mengatakan bahwa lomba non teriak pada siang itu ternyata sangat kondusif jika diterapkan di semua lomba burung berkicau. Edi Dermawan selaku ketua Toper BF mengharapkan dengan digelarnya Toper CUP I pada siang itu, Toper BF bisa menjadi contoh bagi beberapa EO lainnya yang ada di Makassar bahwa di Makassar lomba non teriak itu bisa diterapkan dan peserta kicau mania Makassar pasti bisa menyetujuinya. Dengan kata lain Makassar Bisa Tonji!

Sultan Arief Saat Memantau New Bawakaraeng

Terlepas dari itu, tensi tinggi terjadi di Kelas Murai Batu Toper BF. Kelas yang bertiket Rp. 500.000,- tersebut ternyata bertabur bintang. Kualitas jagoan-jagoan kicaumania yang dipertontonkan di kelas itu sangat apik dan kompetetif. Hingga akhirnya di kelas tersebut mengacu pada satu jagoan kicaumania yang sukses bertengger meraih juara. Adalah New Bawakaraeng milik Sultan Arief yang sukses catatkan nama di peringkat pertama.

Tidak sedikit kelas yang mempertontonkan keseruan-keseruannya hingga kelas terakhir yang berakhir pada pukul 19.30 Wita. Bahkan di penghujung gelaran, juga masih menunjukkan keseruan seperti pembagian doorprize. Bukan hanya itu, pemberian hadiah bagi burung terbaik menjadi agenda penutup gelaran hari itu seperti kenari terbaik, love bird terbaik, cucak ijo terbaik dan murai terbaik. Di murai terbaik ada murai batu Lapallawa milik Haris dan telah diberikan bonus plus-plus karena murai tersebut memakai ring Toper BF. Seperti brosur yang tertera bahwa murai yang memiliki ring Toper dan sukses sabet juara pertama akan mendapatkan bonus dari panitia.

Panitia Toper BF

Pengumuman SF dan BC juga menjadi bagian dari agenda penutup acara hari itu. Untuk SF, 788 SF kembali catatkan namanya di papan kejuaraan SF. Sedang untuk BC, nama BC baru telah terukir. Adalah Takanaya BC yang sukses bawa pulang piala BC untuk hari itu. Di penghujung acara, Edi Dermawan selaku ketua panitia mengapresiasi dan berterimakasih atas keikutsertaan kicaumania hari itu. Ia juga meminta maaf apabila ada kesalahan yang terjadi sepanjang gelaran berlangsung. (fuad)


Pembagian Doorprize di Akhir Gelaran

Haris : Murai Lapallawa Menjadi Terbaik

Cucak Ijo Satgas, Terbaik

Kenari Jet Lee menjadi Kenari Terbaik

Lovebird Sheila Jadi Terbaik

Takanaya BC Ukir Nama di Juara BC

788 SF Kembali Juara SF